@katadatacoid: Tingkat kehilangan air atau non-revenue water (NRW) di PDAM Semarang masih menjadi salah satu tantangan dalam pengelolaan air bersih. Sekretaris Daerah Kota Semarang Handi Priyanto menyebut tingkat kehilangan air di PDAM Semarang mencapai hampir 42 persen, di atas standar nasional. Menurut Handi, penyebab terbesar kehilangan air tersebut berasal dari physical loss atau kerusakan pipa. Kondisi ini mendorong PDAM melakukan sejumlah inovasi untuk menekan tingkat kehilangan air, salah satunya melalui penerapan Smart Water Management. Selain mengurangi kehilangan air, PDAM juga mengembangkan energi alternatif di Waduk Jatibarang. Air yang melimpah di kawasan tersebut dimanfaatkan untuk pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH), yang nantinya menjadi sumber green energy untuk mendukung pelayanan PDAM. “Nilai kehilangan airnya itu hampir 42 persen, masih di atas standar nasional,” kata Handi dalam acara Semarang Resilience Forum 2026: Forum Kolaborasi Kepemimpinan & Inovasi Kota Tangguh Iklim di Universitas Diponegoro, Semarang, Senin (31/8). Kreator Konten: Monica Pieuxani Editor: Nur Farida, Ameidyo Daud Nasution #SemarangResilienceForum2026 #KatadataGreen #KalauBicaraPakaiData

katadata.co.id
katadata.co.id
Open In TikTok:
Region: ID
Wednesday 02 September 2026 13:30:00 GMT
4120
73
0
1

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @katadatacoid, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos


About