@kingsnapeur1: #kingsnapeur1 #mbour #lemeilleurdembour @seydi.family

kingsnapeur1
kingsnapeur1
Open In TikTok:
Region: SN
Wednesday 02 September 2026 16:09:14 GMT
5870
939
16
12

Music

Download

Comments

user226734614801
aminah :
tala mon Frère seul❤️❤️❤️🥰🥰🥰🥰
2026-09-02 22:09:08
0
laye.wade87
Laye Wade :
Ay way talla lii Lanla non ❤️❤️❤️❤️
2026-09-02 21:11:39
0
user55726313957306
aïdaly😘😍 :
tala seul
2026-09-02 20:49:24
0
mind.daly.oncad
Mind Daly oncad :
🥰🥰🥰
2026-09-02 21:50:53
0
p..s..d1
P. S. D :
🥰🥰🥰
2026-09-02 21:50:49
0
saliou.ndao41
mame saliou :
🥰🥰🥰
2026-09-02 21:24:39
0
massina74
Massina Baldé :
🥰🥰🥰
2026-09-02 21:19:29
0
khadim.samb829
khadim samb :
🥰🥰🥰
2026-09-02 21:15:11
0
matarsmbne
Baye@865 :
🙏🙏🙏
2026-09-02 20:56:36
0
seydouseydi098
Seydou2023 :
🥰🥰🥰
2026-09-02 20:47:58
0
pape.diop9046ma.n
pape diop9046Ma Ndiaye :
🥰🥰🥰
2026-09-02 18:15:19
0
useblackking
BadaraDeme :
🥰🥰🥰
2026-09-02 17:16:52
0
user433417785
Amadou Diop :
🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
2026-09-02 16:11:57
0
ibrahimalhommeinconnu
Ibrahima haliloula ♥️♥️👳 :
❤️❤️❤️
2026-09-02 22:15:52
0
To see more videos from user @kingsnapeur1, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

DARI DAPUR SEDERHANA DI BANTUL, LEMPER FROZEN TEMBUS AUSTRALIA Berawal dari permintaan sang keponakan di Jakarta, Isnaini (53) justru melahirkan inovasi lemper frozen dari dapurnya di Padukuhan Mayungan 2, Kalurahan Murtigading, Kapanewon Sanden, Bantul. Pada Selasa (1/9/2026) siang, aroma santan dan rempah memenuhi rumah sederhana tempat Isnaini menjalankan usaha yang dirintis sejak pertengahan 2024. Lemper buatannya dibuat tanpa pengawet, dikemas vakum, dan dapat disimpan di freezer sekitar satu bulan. Untuk menikmatinya, lemper cukup didiamkan sekitar 30 menit pada suhu ruangan, kemudian dikukus sekitar satu jam hingga kembali hangat dan empuk. Sebelum divakum, lemper yang telah dibungkus daun harus didinginkan setidaknya dua jam agar lebih keras dan tidak saling menempel. Secara otodidak, Isnaini mengolah 10–12 kilogram beras ketan selama sekitar enam jam setiap hari. Ketan direndam, dikukus bertahap dengan santan, garam, dan gula hingga tiga kali proses pematangan, sebelum diisi suwiran daging ayam atau sapi. Dalam sehari, sekitar 500 lemper dapat diproduksi. Harganya Rp30.000 per paket untuk isi ayam dan Rp40.000 untuk isi sapi. Seluruh proses masih dikerjakan secara manual oleh Isnaini bersama keluarga. Lemper frozen tersebut disebut menjadi satu-satunya di Kalurahan Murtigading. Selain dipesan warga Sanden dan Bantul, produk ini telah dikirim sebagai oleh-oleh ke Jambi, Kalimantan, hingga Australia. Kemasan vakum, styrofoam, dan ice gel digunakan agar produk lebih aman selama pengiriman tanpa mengurangi kualitas dan rasa. Awalnya, Isnaini yang telah berjualan snack sejak 1998 hanya melayani tetangga sekitar. Namun, promosi melalui media sosial dan dari mulut ke mulut membuat permintaan meningkat, terutama menjelang musim liburan dan hari raya. Meski kini menjangkau berbagai daerah, Isnaini mengatakan pengolahan tetap dipertahankan secara tradisional untuk menjaga cita rasa asli lemper. (nei/mon) Produser : Ibnu Taufik Juwariyanto Reporter : Neti Rukmana Editor : Mona Kriesdinar Program : Tribun Jogja News Video Editor : Afiffudin #kuliner #lemper #frozen
DARI DAPUR SEDERHANA DI BANTUL, LEMPER FROZEN TEMBUS AUSTRALIA Berawal dari permintaan sang keponakan di Jakarta, Isnaini (53) justru melahirkan inovasi lemper frozen dari dapurnya di Padukuhan Mayungan 2, Kalurahan Murtigading, Kapanewon Sanden, Bantul. Pada Selasa (1/9/2026) siang, aroma santan dan rempah memenuhi rumah sederhana tempat Isnaini menjalankan usaha yang dirintis sejak pertengahan 2024. Lemper buatannya dibuat tanpa pengawet, dikemas vakum, dan dapat disimpan di freezer sekitar satu bulan. Untuk menikmatinya, lemper cukup didiamkan sekitar 30 menit pada suhu ruangan, kemudian dikukus sekitar satu jam hingga kembali hangat dan empuk. Sebelum divakum, lemper yang telah dibungkus daun harus didinginkan setidaknya dua jam agar lebih keras dan tidak saling menempel. Secara otodidak, Isnaini mengolah 10–12 kilogram beras ketan selama sekitar enam jam setiap hari. Ketan direndam, dikukus bertahap dengan santan, garam, dan gula hingga tiga kali proses pematangan, sebelum diisi suwiran daging ayam atau sapi. Dalam sehari, sekitar 500 lemper dapat diproduksi. Harganya Rp30.000 per paket untuk isi ayam dan Rp40.000 untuk isi sapi. Seluruh proses masih dikerjakan secara manual oleh Isnaini bersama keluarga. Lemper frozen tersebut disebut menjadi satu-satunya di Kalurahan Murtigading. Selain dipesan warga Sanden dan Bantul, produk ini telah dikirim sebagai oleh-oleh ke Jambi, Kalimantan, hingga Australia. Kemasan vakum, styrofoam, dan ice gel digunakan agar produk lebih aman selama pengiriman tanpa mengurangi kualitas dan rasa. Awalnya, Isnaini yang telah berjualan snack sejak 1998 hanya melayani tetangga sekitar. Namun, promosi melalui media sosial dan dari mulut ke mulut membuat permintaan meningkat, terutama menjelang musim liburan dan hari raya. Meski kini menjangkau berbagai daerah, Isnaini mengatakan pengolahan tetap dipertahankan secara tradisional untuk menjaga cita rasa asli lemper. (nei/mon) Produser : Ibnu Taufik Juwariyanto Reporter : Neti Rukmana Editor : Mona Kriesdinar Program : Tribun Jogja News Video Editor : Afiffudin #kuliner #lemper #frozen

About