@reci_koje_ostaju: Druga polovina života #poezija #srbija #hrvatska #bosna #recikojeostaju #shorts #ljubav

Šapat Duše
Šapat Duše
Open In TikTok:
Region: RS
Wednesday 02 September 2026 17:54:54 GMT
6070
244
5
277

Music

Download

Comments

gordanapetrovic50
gordana🎼🎶🎵 :
2026-09-03 07:59:06
2
djurdjakorenic
Djurdja Korenic :
Lepo
2026-09-05 16:54:03
0
hdhudhwbsjsiusb827
a :
2026-09-05 06:49:00
0
istvankovacs175
sondy :
@ pandy@🐼pandy🐻teddy23.01🐼🐻
2026-09-05 08:51:43
1
To see more videos from user @reci_koje_ostaju, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Penerbangan Concorde 001 mengejar gerhana matahari total pada 30 Juni 1973 merupakan salah satu pencapaian terbesar dalam sejarah integrasi kedirgantaraan dan astronomi. Berikut adalah detail mendalam mengenai misi legendaris tersebut Ide luar biasa ini dicetuskan oleh astrofisikawan Prancis, Pierre Léna, yang menyadari bahwa kecepatan pesawat komersial biasa tidak akan cukup untuk menandingi kecepatan bayangan bulan. Ia bekerja sama dengan pilot uji coba legendaris Concorde, André Turcat. Titik Lepas Landas: Pesawat berangkat dari Las Palmas, Gran Canaria (Kepulauan Kanari) pada pukul 10:08 GMT.Titik Intersepsi: Concorde berhasil memotong ujung depan bayangan umbra bulan di atas wilayah udara Mauritania dengan akurasi luar biasa hanya melesat satu detik dari jadwal.Jalur Pengejaran: Pesawat terbang melintasi bentangan Gurun Sahara, melewati Mauritania, Mali, Nigeria, dan Niger.Pendaratan: Setelah menyelesaikan misi pengamatan, pesawat mendarat dengan aman di Fort-Lamy (sekarang N'Djamena),  Selama 74 menit berada dalam kegelapan total (fase totalitas gerhana), para ilmuwan melakukan lima eksperimen besar untuk mempelajari rahasia matahari yang selama ini terhalang oleh atmosfer tebal bumi. Studi Korona matahari Ilmuwan mengamati wilayah luar atmosfer matahari (korona) yang sangat panas. Berkat ketinggian jelajah pesawat yang mencapai 55.000–58,000 kaki (sekitar 17-18 km), pengamatan terbebas dari awan, polusi debu, dan gangguan uap air atmosfer.Penelitian Sinar Inframerah: Spektrometer inframerah digunakan untuk menganalisis emisi termal dari korona tanpa gangguan sky noise (derau langit) yang biasa dialami teleskop di darat.Gelombang Akustik: Para ilmuwan berhasil mendeteksi keberadaan gelombang akustik atau fluktuasi periodik jangka panjang di dalam atmosfer matahari, yang membantu menjelaskan mengapa korona matahari bisa jauh lebih panas daripada permukaan matahari itu sendiri.Pengamatan Kromosfer: Fase kontak kedua dan ketiga gerhana yang sengaja
Penerbangan Concorde 001 mengejar gerhana matahari total pada 30 Juni 1973 merupakan salah satu pencapaian terbesar dalam sejarah integrasi kedirgantaraan dan astronomi. Berikut adalah detail mendalam mengenai misi legendaris tersebut Ide luar biasa ini dicetuskan oleh astrofisikawan Prancis, Pierre Léna, yang menyadari bahwa kecepatan pesawat komersial biasa tidak akan cukup untuk menandingi kecepatan bayangan bulan. Ia bekerja sama dengan pilot uji coba legendaris Concorde, André Turcat. Titik Lepas Landas: Pesawat berangkat dari Las Palmas, Gran Canaria (Kepulauan Kanari) pada pukul 10:08 GMT.Titik Intersepsi: Concorde berhasil memotong ujung depan bayangan umbra bulan di atas wilayah udara Mauritania dengan akurasi luar biasa hanya melesat satu detik dari jadwal.Jalur Pengejaran: Pesawat terbang melintasi bentangan Gurun Sahara, melewati Mauritania, Mali, Nigeria, dan Niger.Pendaratan: Setelah menyelesaikan misi pengamatan, pesawat mendarat dengan aman di Fort-Lamy (sekarang N'Djamena), Selama 74 menit berada dalam kegelapan total (fase totalitas gerhana), para ilmuwan melakukan lima eksperimen besar untuk mempelajari rahasia matahari yang selama ini terhalang oleh atmosfer tebal bumi. Studi Korona matahari Ilmuwan mengamati wilayah luar atmosfer matahari (korona) yang sangat panas. Berkat ketinggian jelajah pesawat yang mencapai 55.000–58,000 kaki (sekitar 17-18 km), pengamatan terbebas dari awan, polusi debu, dan gangguan uap air atmosfer.Penelitian Sinar Inframerah: Spektrometer inframerah digunakan untuk menganalisis emisi termal dari korona tanpa gangguan sky noise (derau langit) yang biasa dialami teleskop di darat.Gelombang Akustik: Para ilmuwan berhasil mendeteksi keberadaan gelombang akustik atau fluktuasi periodik jangka panjang di dalam atmosfer matahari, yang membantu menjelaskan mengapa korona matahari bisa jauh lebih panas daripada permukaan matahari itu sendiri.Pengamatan Kromosfer: Fase kontak kedua dan ketiga gerhana yang sengaja "diperpanjang" oleh gerakan pesawat memberi waktu bagi para astronom untuk menangkap detail lapisan kromosfer matahari dengan resolusi ketinggian yang jauh lebih baik. Penerbangan ini tetap memegang rekor sebagai pengamatan gerhana matahari total terlama yang pernah disaksikan oleh manusia dalam satu kali perjalanan. Saat ini, pesawat prototipe Concorde 001 yang bersejarah tersebut diabadikan dan dipamerkan di Musée de l'Air et de l'Espace di Le Bourget, Prancis, lengkap dengan garis jalur gerhana tahun 1973 yang dilukis di badan pesawatnya. #Gerhana#masukberanda#sains#Astronomy#concorde001

About