@beritalampung.id: Way Kambas mulai menerapkan pendekatan baru dalam mengurangi konflik antara manusia dan gajah. Strateginya tidak lagi hanya mengandalkan penghalauan satwa, tetapi juga mengembangkan budidaya lebah, tanaman serai wangi, pelatihan mahot, pembangunan tanggul, hingga perubahan pola interaksi manusia dengan gajah. Koloni lebah dimanfaatkan sebagai penghalau alami sekaligus menghasilkan madu. Sementara serai wangi dikembangkan untuk menghasilkan minyak atsiri dan berbagai produk bernilai ekonomi yang nantinya dikelola melalui BUMDes. Di sisi lain, sejumlah mahot TNWK juga mengikuti pelatihan di Thailand untuk mempelajari pendekatan yang lebih harmonis terhadap gajah. Ke depan, pengelola menargetkan pola interaksi yang tidak lagi bertumpu pada rasa takut maupun penggunaan rantai. Pembangunan tanggul di sejumlah jalur keluar masuk gajah juga terus dilakukan sebagai bagian dari mitigasi jangka panjang. Menurut kamu, apakah pendekatan yang menggabungkan konservasi dan pemberdayaan ekonomi warga seperti ini bisa menjadi solusi jangka panjang konflik manusia dan gajah? #BeritaLampung #WayKambas #TNWK #LampungTimur #GajahSumatra #KonservasiGajah #Konservasi #SatwaLiar #Lingkungan #Lampung #InfoLampung
Berita Lampung
Region: ID
Thursday 03 September 2026 05:08:27 GMT
Music
Download
Comments
There are no more comments for this video.
To see more videos from user @beritalampung.id, please go to the Tikwm
homepage.