@kawanuatvmanado: TNI menggunakan paramotor atau yang dikenal sebagai “kipas punggung” untuk memetakan lokasi hotspot kebakaran di lapangan. Alat ini memungkinkan personel melakukan pengamatan langsung dari ketinggian rendah. Di sisi lain, teknologi drone thermal dengan kamera inframerah sudah tersedia dan mampu mendeteksi titik panas secara akurat melalui citra udara. Kehadiran dua metode berbeda ini memunculkan pertanyaan warganet, mengenai pemilihan peralatan yang digunakan dalam operasi pemetaan hotspot. Hingga saat ini, upaya penanganan kebakaran di Indonesia terus berlangsung dengan berbagai pendekatan teknis yang tersedia.