@millenialzkece: Asap karhutla Indonesia kini resmi jadi persoalan empat negara: Sarawak Malaysia mencatat udara kategori tidak sehat sampai sekolah di lima wilayah ditutup, Brunei melaporkan warga mengeluh batuk dan iritasi mata, dan media Filipina menyebut asap dari Kalimantan mencapai Luzon hingga siswa Metro Manila belajar dari rumah. Malaysia dan Brunei sudah sepakat membawa persoalan ini lewat mekanisme ASEAN pada 22 Agustus, memakai perjanjian polusi asap lintas batas yang diratifikasi Indonesia sendiri lewat UU 26 Tahun 2014. Pakar hukum internasional Satria Unggul Wicaksana menilai langkah itu berarti Indonesia dianggap tidak mampu dan tidak mau menyelesaikan masalahnya, dan memperingatkan skenario terburuknya: kalau jalur regional buntu dan Indonesia terus menyangkal tanpa permintaan maaf atau ganti rugi, Malaysia dan Brunei punya peluang menggugat ke Mahkamah Internasional. Perjanjian ASEAN memang tanpa sanksi, tapi negara sumber asap memikul tanggung jawab mutlak. Pemerintah lewat Mensesneg Prasetyo Hadi mengakui dampaknya dan menyebut komunikasi dengan negara tetangga sedang berjalan. Sumber: BBC News Indonesia.