@tribunnews: Aktivis Muda NU, Roy Murtadho, mendesak PBNU mengembalikan konsesi tambang batu bara seluas 26.000 hektare di Kaltim yang diterima pada Agustus 2024. "Kiai itu ahlinya kitab kuning, bukan kitab mining," tegas Roy dalam pernyataannya, Kamis (3/9/2026). Roy menilai NU berisiko hanya menjadi broker konsesi dan menyerahkan pengelolaan kepada pihak ketiga, yang sebelumnya sudah menimbulkan kegaduhan internal. Ia khawatir NU tidak akan mampu menghasilkan pertambangan ramah lingkungan, mengingat pengusaha besar saja gagal melakukannya. Harapan agar kepengurusan baru di bawah Gus Kikin melahirkan visi baru dinilai pesimistis. "Bahkan beberapa kawan sudah mengibarkan bendera setengah tiang di media sosial," ujarnya. Wasekjen PBNU Rahmat Hidayat Pulungan mengakui keputusan menerima konsesi tambang di era sebelumnya diambil serba cepat tanpa musyawarah matang. Ia menyebut kurangnya keterbukaan soal pihak ketiga pengelola tambang memicu konflik internal. Rahmat menegaskan prinsip kehati-hatian terpinggirkan, sehingga kini muncul pertanyaan apakah kebijakan tambang ini etis dan strategis bagi NU. Apakah menurut Anda NU sebaiknya mengembalikan konsesi tambang demi menjaga khittah sosial-keagamaan, atau tetap mengelola demi kemandirian finansial organisasi? #PBNU #NU #TambangBatubara #RoyMurtadho #GusKikin
Tribunnews
Region: ID
Thursday 03 September 2026 15:30:03 GMT
Music
Download
Comments
ozzi181 :
jaman sekarang itu tidak ada ulama,kyai.yang ada adalah penghianat. penghianat negara dan penghianat agamanya. karena mereka lupa akan tujuan beragama.
2026-09-03 15:44:19
11
Dejavoe :
konon dulu di Konoha ada Ormas keagamaan diberi ijin tambang biar narik suara pas pemilihan presiden. itu di Konoha loh ya kononnya
2026-09-03 17:24:08
2
hahahihi :
betul sekali gak usah urusin tambang
Kalo menurut saya si kan ada dana NU kelola aja dana nya buat usaha seperti buka mini market di seluruh daerah jd sambil buka lowongan pekerjaan untuk masyrakat nanti hasilnya dr usaha kembalikan ke kas NU lg dan bisa untuk membantu masyarakat yg kurang mampu jadi gak perlu lg warga NU iuran terus kalo mau buat sarana dan keperluan 2 organisasi dan jg biar mandiri biar menjauh dr bau politik karena kan kumpulan orang 2 alim ulama
mohon maaf ini hanya menurut saya 🤣
2026-09-03 23:48:16
2
Al bahri :
ketumx aja bos tambang
2026-09-03 22:35:19
3
ragiel 74 :
NU harus banyak belajar dari muhamadiyah
2026-09-04 22:15:08
0
opung_hutabarat :
Alhamdulilah sekeluarga nyeberang ke Muhamadiyah...
2026-09-04 01:48:17
1
akung280 :
beeetuuull sekali NU jangan ngurusi urusi umat jika bisnis jangan bawa bawa NU
2026-09-04 00:49:52
1
Usman Syihabudin :
Alhamdulillah keturunan syeh KH Hasyim Asy'ari memimpin PBNU juga kemenhaj .
2026-09-04 00:25:15
0
aji one :
betul sekali
2026-09-04 03:45:28
0
AGUS TO :
Kyai nya pd takut miskin dan kelaparan ,,,
2026-09-04 11:13:19
0
imann :
Tambang ibarat kata adalah penarik... 😂😂😂alat pemecah NU.. antara yg kokoh pada pendirian ajaran NU dan yg serakah akan kekuasaan
2026-09-04 04:12:21
0
Roy fae :
iya mending balikin aja tambangnya,kita kembalikan NU yang dulu tanpa ada pengelolaan tambang,pemberian tambang ke NU itu penub dengan syarat akan politik.mending sumber dana dari anggotanya sendiri kaya dulu lagi. 🙏
2026-09-05 12:37:10
0
Nazhars :
gak ada salahnya ! yg salah itu caranya jika TDK transparan , mosok terlalu jauh kalah sama Muhammadiyah yg punya usaha begitu besar,baik dan banyak manfaat buat manusia ! dan tambang juga bisa bermanfaat buat manusia ,umat ,dan negara !
2026-09-05 06:42:05
0
anto :
ketua nya saja mantan pengusaha
2026-09-04 07:49:27
0
aa gus :
lalu siapa yang cocok untuk mengelola tambang agar hasilnya bisa dinikmati semua rakyat Indonesia.
2026-09-04 10:51:40
0
OPOSISI A1 :
Kami keluarga besar d cirebon sangat setuju NU tdk perlu terlibat langsung dgn penguasa,,yg ada hasilnya tdk bisa mngkritisi kebijakan pemerintah krn trbelenggu dgn kompensasi tambang...
#salam waras lurus
2026-09-04 06:02:41
0
hrp :
semua serakah...
2026-09-04 02:12:44
0
Afgan_ :
[Stiker]
2026-09-03 15:42:36
1
Oncot Putra Dusun :
Cakep...NU dan ulama nya ngurusi umat nya dan control pemerintahan pro rakyat. jngn ngurusi Tambang..jadi nanti nya tarik sana tarik sini
2026-09-04 01:07:32
0
Santer Hasim :
kiyayi sekarang Ki terjunnya bidang politik lama lamaa maaf
2026-09-04 00:46:47
0
indah pada waktunya :
iya lah jelas...ulama waris nya Ambiya ya ilmu...msa dagang.
2026-09-07 01:22:44
0
TOKO AFWAJA :
sebaiknya dikelola NU tapi oleh ahlinya ,, masa orang lain boleh ngelola , NU ga boleh, NU sbg ormas adalah representasi wong cilik, tentu berhak mengelola, klu para pengusaha besar mengelola tentu keuntungan utk pribadinya, klu NU tentu utk organisasi yg adalah punya umat
2026-09-04 02:00:12
0
Kyai Sanggul :
syukur syukur sama dapat 50 persennya. .tapi apa mau pt dan pengelolanya ? lebih baik ttp menghadilkan dari pada mangkrak, dan tdk dikelila.
2026-09-04 01:34:52
0
Kyai Sanggul :
NU SIAPKAN LAHAN TAMBANG. .PT YG DITUNJUK SIAPKAN MODAL DAN PENGELOLAANYA. PEMBAGIANYA . NU 35 PERSEN, PEMODAL 50 PERSEN PENGELOLA 15 PERSEN. .
2026-09-04 01:33:09
0
oklokl :
selama di kelola dgn amanah,baik dan benar... NU juga perlu mandiri dalam kontek sesuai aturan
2026-09-04 00:29:24
0
To see more videos from user @tribunnews, please go to the Tikwm
homepage.