@emdad312: #tension

emdad
emdad
Open In TikTok:
Region: PK
Thursday 03 September 2026 12:19:17 GMT
166728
8501
193
10749

Music

Download

Comments

just.maja_maja
Maja❤️💋 :
Bruhh I this I have a broken one
2026-09-04 20:51:32
4
chiara.kocikova
Chiara🖕 :
I love You too
2026-09-03 13:12:54
16
idk206854
𖣂Monligth𖣂 :
my bump ass red happy birthday
2026-09-05 16:56:54
0
animal_friend123
Bakugo💥🧨 :
I thought it would be "good girl" or "good boy" again but you're cute🥰
2026-09-03 13:42:30
5
istolezaydensheart
☆📷AIKO🎧♪♡ :
is there supposed to be something here..?
2026-09-04 17:23:28
8
patrisefa67
~♥️patri♥️~ :
Io thank you
2026-09-04 07:35:31
1
itsme.your.kenmie
arie :
second
2026-09-03 12:25:29
0
yuhhhhsssyyy
乇匚卄ㄖㄖ🥂 :
....
2026-09-04 12:53:29
1
apple.user3592321
✨🌷Nihal 🌷✨ :
2026-09-03 12:23:43
3
jake0b4
不明ファイル :
Brody u got 1 job🫩
2026-09-05 13:49:45
0
963_ay0
愛 :
NO im not doing this shit again
2026-09-03 14:09:59
0
simone48715
𝑆𝑖𝑚𝑜𝑛𝑒💐 :
@Lukas_Busk ❤️❤️❤️❤️
2026-09-27 11:41:43
1
melissatempels7
Leon&Lilly :
@𝓛𝓮𝓸𝓷𝓲𝓮🎭🎤🕺🏼
2026-10-09 14:25:15
1
tamar1843
𝚃𝚊𝚖𝚊𝚛_𝟶𝟹𝟾🧸 :
@Vigo_038💫🪐
2026-10-15 13:11:29
1
joanyvandendries
joany!! :
@🐻‍❄️☆~Nova~☆🐧
2026-09-06 11:32:37
1
heartzfr0mava
✝️ :
@Kv🤪
2026-09-04 22:08:35
0
1tz_gr4ci3
𝐆𝐫𝐚𝐜𝐢𝐞🥂 :
@Snake VRFS 🏴󠁧󠁢󠁷󠁬󠁳󠁿🐍
2026-09-04 15:23:30
1
ise.van.moll8
🇳🇱~Ise~🇳🇱 :
@𝑺𝒐𝒑𝒉𝒊𝒆 💯❤️😘
2026-09-05 20:23:55
1
equi_tilde62
equi_tilde :
@𝓜𝓲𝓻𝓪😽🫶
2026-09-05 19:28:21
1
lize6017
Lize🌸 :
@⚔️𝐀𝐥𝐞𝐱𝐚𝐧𝐝𝐞𝐫⚔️
2026-09-22 20:04:41
1
shantioosterbaan0299
𝐒𝐡𝐚𝐧𝐭𝐢 :
@Saar @𝐉𝐚𝐜𝐤𝐢𝐞 @💐 @𝓡𝓮𝔃𝓪 @Esther 🤍
2026-09-05 12:17:54
2
z523573
𝕿 :
@𖣂Rubes𖣂
2026-09-06 21:22:04
1
fleur.joehoe
Fleur. 6️⃣7️⃣🦓🐘🛹🪽🐘 :
@Luwie✈️🎸
2026-09-05 22:59:36
1
havytjeee
ℋ𝒶𝓋𝓎💕 :
@𝓜𝓮𝓽𝓽𝓮 💘
2026-09-05 20:01:51
1
kurmanciheregule0345
🌸🌸🌸 :
@𝓡𝓲𝓮𝓶𝓪𝓼
2026-09-05 20:35:37
1
To see more videos from user @emdad312, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

bencana maritim paling mematikan dalam sejarah Amerika Serikat yang hampir tidak pernah didengar orang, karena kejadiannya tertutup oleh berita pembunuhan Presiden Abraham Lincoln: kisah karamnya Kapal Uap Sultana pada April 1865. Pada akhir Perang Saudara Amerika, kapal uap kayu bernama Sultana disewa untuk membawa pulang para tawanan perang tentara Uni yang baru saja dibebaskan dari kamp tahanan Selatan. Kapal yang kapasitas resminya hanya untuk 376 penumpang ini dipaksa memuat lebih dari 2.100 orang karena keserakahan sang kapten yang ingin mendapatkan bayaran per kepala dari pemerintah. Pasukan yang kurus kering dan lemah itu berjejal di setiap jengkal dek kapal. Sebelum berangkat dari Vicksburg, salah satu dari empat ketel uap raksasa kapal tersebut ditemukan retak dan bocor. Alih-alih menggantinya (yang memakan waktu berhari-hari), kapten kapal memerintahkan seorang tukang besi untuk melakukan perbaikan kilat yang tidak aman demi mengejar waktu keberangkatan. Pada 27 April 1865, sekitar pukul 02.00 dini hari, saat kapal sedang berjuang melawan arus kuat Sungai Mississippi yang sedang banjir, ketel uap yang rusak itu meledak hebat. Ledakan tersebut menghancurkan bagian tengah kapal, melemparkan ratusan penumpang ke udara, dan memicu kebakaran dahsyat yang melahap habis kapal kayu tersebut hanya dalam waktu singkat. Ratusan tentara yang selamat dari ledakan dihadapkan pada pilihan mengerikan: terbakar hidup-hidup di atas dek atau melompat ke dalam air Sungai Mississippi yang sedingin es dan berarus deras. Karena kondisi fisik mereka yang sudah sangat lemah akibat kelaparan di kamp tawanan, sebagian besar penumpang tidak mampu berenang dan tenggelam dalam kegelapan malam. Diperkirakan sekitar 1.168 hingga 1.800 orang tewas dalam tragedi ini—jumlah korban jiwa yang setara atau bahkan melampaui tenggelamnya RMS Titanic. Alasan utama mengapa kisah mengerikan ini sangat jarang dibahas dalam buku sejarah adalah karena terjadi hanya beberapa hari setelah pembunuhan Presiden Abraham Lincoln dan pemburuan pembunuhnya, John Wilkes Booth. Seluruh halaman depan surat kabar di Amerika penuh dengan berita politik nasional, sehingga tragedi kemanusiaan yang menimpa ribuan tentara di Sungai Mississippi ini terlupakan oleh dunia. #truestory #truecrime #story #crime #History
bencana maritim paling mematikan dalam sejarah Amerika Serikat yang hampir tidak pernah didengar orang, karena kejadiannya tertutup oleh berita pembunuhan Presiden Abraham Lincoln: kisah karamnya Kapal Uap Sultana pada April 1865. Pada akhir Perang Saudara Amerika, kapal uap kayu bernama Sultana disewa untuk membawa pulang para tawanan perang tentara Uni yang baru saja dibebaskan dari kamp tahanan Selatan. Kapal yang kapasitas resminya hanya untuk 376 penumpang ini dipaksa memuat lebih dari 2.100 orang karena keserakahan sang kapten yang ingin mendapatkan bayaran per kepala dari pemerintah. Pasukan yang kurus kering dan lemah itu berjejal di setiap jengkal dek kapal. Sebelum berangkat dari Vicksburg, salah satu dari empat ketel uap raksasa kapal tersebut ditemukan retak dan bocor. Alih-alih menggantinya (yang memakan waktu berhari-hari), kapten kapal memerintahkan seorang tukang besi untuk melakukan perbaikan kilat yang tidak aman demi mengejar waktu keberangkatan. Pada 27 April 1865, sekitar pukul 02.00 dini hari, saat kapal sedang berjuang melawan arus kuat Sungai Mississippi yang sedang banjir, ketel uap yang rusak itu meledak hebat. Ledakan tersebut menghancurkan bagian tengah kapal, melemparkan ratusan penumpang ke udara, dan memicu kebakaran dahsyat yang melahap habis kapal kayu tersebut hanya dalam waktu singkat. Ratusan tentara yang selamat dari ledakan dihadapkan pada pilihan mengerikan: terbakar hidup-hidup di atas dek atau melompat ke dalam air Sungai Mississippi yang sedingin es dan berarus deras. Karena kondisi fisik mereka yang sudah sangat lemah akibat kelaparan di kamp tawanan, sebagian besar penumpang tidak mampu berenang dan tenggelam dalam kegelapan malam. Diperkirakan sekitar 1.168 hingga 1.800 orang tewas dalam tragedi ini—jumlah korban jiwa yang setara atau bahkan melampaui tenggelamnya RMS Titanic. Alasan utama mengapa kisah mengerikan ini sangat jarang dibahas dalam buku sejarah adalah karena terjadi hanya beberapa hari setelah pembunuhan Presiden Abraham Lincoln dan pemburuan pembunuhnya, John Wilkes Booth. Seluruh halaman depan surat kabar di Amerika penuh dengan berita politik nasional, sehingga tragedi kemanusiaan yang menimpa ribuan tentara di Sungai Mississippi ini terlupakan oleh dunia. #truestory #truecrime #story #crime #History

About