@mohameddeeq209: abwaan hanad 🗣 | kaka | ⚽️🇧🇷🔥🐐 #abwaan hanad #kaka#zanetti edit #viosproblem😔💔 #copylink🙏

ZANETTI EDIT
ZANETTI EDIT
Open In TikTok:
Region: SO
Thursday 03 September 2026 18:35:31 GMT
919
219
10
41

Music

Download

Comments

cabdiraxmanaxmaad6
munaa10 :
🥰🥰🥰
2026-09-04 16:34:08
0
awez334
🥰WLL RAAJAA(5)🥰 :
👍👍👍
2026-09-04 11:48:42
0
sakariye4276
sakariye :
😁😁😁
2026-09-04 05:45:58
0
khadar.ugaas1
diniyo :
😇😇😇
2026-09-04 04:30:28
0
sahra.cismaan104
sahra cismaan :
😳😳😳
2026-09-03 19:43:34
0
cabdi.maalig.cabd1
Cabdi maalig Cabdi :
🥰🥰🥰
2026-09-03 19:30:43
0
huseinali686
maرyaن 🌷🍂✨️🎀 :
🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
2026-09-03 18:42:12
0
fahmomaxamadshiiq
fahmo maxamed shiq :
🥰🥰🥰
2026-09-03 18:41:05
0
carwohaldoor1
Khadro collection :
😁😁😁
2026-09-03 18:40:31
0
adam.goodle
kaTalooniya10 :
🔥🔥🔥
2026-09-04 18:13:35
0
To see more videos from user @mohameddeeq209, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Suasana duka menyelimuti kediaman Mozza Axillia Gunarsa (19) di Dusun Gebugan RT 04/RW 01 Desa Gebugan Kecamatan Bergas Kabupaten Semarang, Jumat (4/9/2026) malam.  Perempuan yang dilaporkan hilang pada 28 Juni 2025 tersebut ditemukan tewas pada Jumat (4/9/2026). Dia diduga menjadi korban pembunuhan yang dilakukan MDVS (22) warga Kabupaten Blora.  Jenazah Mozza akan langsung dimakamkan, setibanya di rumah duka. Sebelumnya, telah dilakukan proses pemeriksaan terhadap jenazah Mozza yang tinggal kerangka di RS Bhayangkara Kota Semarang.  Kakek Mozza, Ngadirin (68) mengatakan cucu pertamanya tersebut sosok yang baik dan pintar. Bahkan sebelum dikabarkan hilang, Mozza telah diterima untuk berkuliah di Universitas Diponegoro.
Suasana duka menyelimuti kediaman Mozza Axillia Gunarsa (19) di Dusun Gebugan RT 04/RW 01 Desa Gebugan Kecamatan Bergas Kabupaten Semarang, Jumat (4/9/2026) malam. Perempuan yang dilaporkan hilang pada 28 Juni 2025 tersebut ditemukan tewas pada Jumat (4/9/2026). Dia diduga menjadi korban pembunuhan yang dilakukan MDVS (22) warga Kabupaten Blora. Jenazah Mozza akan langsung dimakamkan, setibanya di rumah duka. Sebelumnya, telah dilakukan proses pemeriksaan terhadap jenazah Mozza yang tinggal kerangka di RS Bhayangkara Kota Semarang. Kakek Mozza, Ngadirin (68) mengatakan cucu pertamanya tersebut sosok yang baik dan pintar. Bahkan sebelum dikabarkan hilang, Mozza telah diterima untuk berkuliah di Universitas Diponegoro. "Sebelum penemuan ini, saya sudah ada firasat. Badan saya terasa tidak enak, bahkan saat shalat tahajud juga begitu," ungkapnya. Ngadirim mengatakan sebelum mendapat kabar jasad cucunya ditemukan, dirinya sedang melayat. "Saat itu saya juga merasa tidak enak, seperti kepikiran terus. Setelah jenazah tiba nanti langsung dimakamkan," ujarnya. Sementara Ketua RT 04/RW 01 Dusun Gebugan Suryanto mengatakan informasi awal penemuan jenazah Mozza diketahuinya pukul 17.00 WIB. "Namun karena masih info awal, belum dishare. Namun pada pukul 17.30 WIB, adik mas Singgih (orangtua Mozza) menyatakan penemuan jenazah itu adalah pasti Mozza, maka warga langsung menyiapkan pemakaman di makam desa," ungkapnya. "Keluarga mas Singgih sebelumnya tetap berharap Mozza ditemukan, namun karena kondisinya begini saya harap semua ikhlas," kata Suryanto. Dia juga mengucapkan terima kasih pada kepolisian yang bisa mengungkap kasus ini, termasuk menangkap terduga pelaku pembunuhan Mozza. Terpisah, Kasat Reskrim Polres Semarang AKP Bodia Teja Lelana mengatakan Mozza dilaporkan hilang pada 28 Juni 2025. "Dari interograsi awal, terduga pelaku MDVS (22) melakukan pembunuhan pada 25 Juni 2025," ungkapnya. Dia mengatakan kasus ini terkuak saat orangtua korban menyerahkan perangkat elektronik ke penyidik Satreskrim Polres Semarang. "Dari situ dilakukan penyelidikan, dan ada komunikasi terkait kos di wilayah Jalan Sriwijaya Kota Semarang," ungkapnya. "Kemudian mengarah ke salah satu orang terduga pelaku yang berdomisili di Kabupaten Blora. Selama dua hari kita melakukan penyelidikan, pada Rabu-Kamis (2-3/9/2026)," kata Bodia. Dari penyelidikan di Blora, petugas mengamankan terduga pelaku berinisial MDVS (22) yang merupakan teman dekat pelaku. "Interograsi awal, dia mengakui melakukan pembunuhan, tapi sekarang masih dilakukan pendalaman," ungkapnya. Bodia mengatakan, pembunuhan dilakukan dengan cara pelaku mencekik korban. Selanjutnya dimasukan ke dalam karung dan dibuang ke jalan lereng di wilayah Jalan Tol Jangli Kota Semarang. "Lokasinya susah dan tidak ada yang lewat di jalan tersebut, sehingga kami meminta bantuan tim SAR untuk melakukan evakuasi," ujarnya.#viraltiktok #kabsemarang #serasisatu #fypシ゚viral #fypシ

About