@delnya.s_p: 🤣🎀 #کوردستان #kurdstan #explore #trend #اکسپلور

delnya.s_p
delnya.s_p
Open In TikTok:
Region: DE
Friday 04 September 2026 10:20:08 GMT
26444
1821
10
492

Music

Download

Comments

arkan.alrabati6
Arkan Alrabati :
زور خوشه او كورانبه
2026-09-04 15:36:20
0
bzhar533
Bzhar :
ماشآء الله جوانه والله جوانه
2026-09-04 17:01:49
0
sirppu5
Sirppu :
ماشەڵا هەتیو بۆ ئەوەنە جوانی[Rakkautta säteilevä] [Hihitys]
2026-09-04 10:37:14
0
kozhinn8
☀ swra 🇬🇧 :
ههههه بێژە وەخوا 🤣
2026-09-04 14:43:56
0
bzhar533
Bzhar :
🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
2026-09-04 17:01:36
0
sara.sadeghi.nrw
Sara.sadghi :
❤️❤️
2026-09-04 15:31:24
0
dedarreni
Garde :
🥰🥰🥰
2026-09-04 17:11:31
0
balenn7
balenn7 :
🥰🥰🥰🥰🥰
2026-09-04 11:14:20
0
dedarreni
Garde :
❤️❤️❤️
2026-09-04 17:11:34
0
To see more videos from user @delnya.s_p, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Sebelum menjadi salah satu lagu paling ikonik Green Day, “Boulevard of Broken Dreams” ternyata berawal dari momen yang cukup personal bagi Billie Joe Armstrong. Saat berada sendirian di New York, Billie Joe banyak menghabiskan waktunya berjalan kaki dan mencari inspirasi. Pengalaman merasa sendiri dan asing di tengah kota besar itu kemudian menjadi salah satu inspirasi di balik lagu yang akhirnya masuk ke album American Idiot. Menariknya, rasa kesepian tersebut kemudian diterjemahkan ke dalam cerita Jesus of Suburbia, karakter utama dalam konsep American Idiot. Setelah meninggalkan kehidupan lamanya, karakter ini harus menghadapi sisi lain dari kebebasan: berjalan sendiri dan tidak tahu ke mana harus pergi. Karena itu, “Boulevard of Broken Dreams” terasa begitu dekat dengan banyak orang. Liriknya menggambarkan seseorang yang berjalan sendirian, mencoba mencari arah, sekaligus berhadapan dengan rasa sepi yang mungkin pernah dirasakan siapa saja. Dirilis pada 2004 sebagai bagian dari American Idiot, lagu ini kemudian berkembang jauh melampaui cerita personal Billie Joe. “Boulevard of Broken Dreams” menjadi salah satu lagu terbesar Green Day, meraih kesuksesan besar di berbagai negara dan memenangkan Grammy Award untuk Record of the Year pada 2006. Sebuah lagu yang awalnya lahir dari rasa kesepian di sebuah kota besar, akhirnya justru menjadi teman bagi jutaan orang yang pernah merasakan hal yang sama. Gimana menurut kalian? #musiknisme #greenday #boulevardofbrokendreams
Sebelum menjadi salah satu lagu paling ikonik Green Day, “Boulevard of Broken Dreams” ternyata berawal dari momen yang cukup personal bagi Billie Joe Armstrong. Saat berada sendirian di New York, Billie Joe banyak menghabiskan waktunya berjalan kaki dan mencari inspirasi. Pengalaman merasa sendiri dan asing di tengah kota besar itu kemudian menjadi salah satu inspirasi di balik lagu yang akhirnya masuk ke album American Idiot. Menariknya, rasa kesepian tersebut kemudian diterjemahkan ke dalam cerita Jesus of Suburbia, karakter utama dalam konsep American Idiot. Setelah meninggalkan kehidupan lamanya, karakter ini harus menghadapi sisi lain dari kebebasan: berjalan sendiri dan tidak tahu ke mana harus pergi. Karena itu, “Boulevard of Broken Dreams” terasa begitu dekat dengan banyak orang. Liriknya menggambarkan seseorang yang berjalan sendirian, mencoba mencari arah, sekaligus berhadapan dengan rasa sepi yang mungkin pernah dirasakan siapa saja. Dirilis pada 2004 sebagai bagian dari American Idiot, lagu ini kemudian berkembang jauh melampaui cerita personal Billie Joe. “Boulevard of Broken Dreams” menjadi salah satu lagu terbesar Green Day, meraih kesuksesan besar di berbagai negara dan memenangkan Grammy Award untuk Record of the Year pada 2006. Sebuah lagu yang awalnya lahir dari rasa kesepian di sebuah kota besar, akhirnya justru menjadi teman bagi jutaan orang yang pernah merasakan hal yang sama. Gimana menurut kalian? #musiknisme #greenday #boulevardofbrokendreams

About