@kumparan: Kedutaan Besar Rusia di Indonesia merespons isu delapan WNI yang disebut bergabung dengan Angkatan Bersenjata Rusia setelah berkunjung ke Rusia. Informasi itu awalnya disebarkan oleh intelijen Rusia. Mereka justru balik menuding Ukraina, menyebutnya sebagai bagian dari propaganda Ukraina dalam perang yang berkepanjangan itu. “Kedutaan Besar Ukraina di Jakarta baru-baru ini menyebarkan komentar yang mengklaim bahwa setidaknya delapan warga negara Indonesia yang mengunjungi Rusia diduga bergabung dengan Angkatan Bersenjata Rusia—ini adalah kampanye disinformasi yang didorong propaganda,” tulis Kedutaan Besar Rusia lewat akun Instagram resminya, Jumat (4/9). Kedutaan Rusia juga mengeklaim Ukraina aktif merekrut tentara asing dan menyebut terdapat puluhan ribu warga negara asing yang saat ini bertugas di militer Ukraina. Mereka turut menyinggung dugaan perlakuan buruk terhadap tawanan perang. Kedutaan Rusia menilai kampanye tersebut bertepatan dengan kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Eastern Economic Forum XI di Vladivostok dan bertujuan merusak hubungan Rusia-Indonesia. 📸: Dok. Reuters. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play. 📝: newsupdate | update | news | oneliner | R059 | E023 | E164 #bicarafaktalewatberita #kumparan