@dokter_kerti: Membalas @threeheartscakesRespons yang kamu lakukan saat relapsed—seperti menarik diri dari obrolan WhatsApp, menghindari Instagram, dan melarikan diri ke TikTok—sebenarnya adalah bentuk mekanisme pertahanan diri (coping mechanism) yang sangat wajar. Kenapa Kamu Melakukan Ini? Menghindari Beban Sosial (Social Burnout): Membuka WhatsApp dan Instagram sering kali menuntut respons emosional, interaksi, atau memperlihatkan perbandingan hidup orang lain (social comparison) yang terasa sangat berat saat energimu sedang habis. Mencari Dopamine Spike Cepat: Saat relapsed, otak kekurangan hormon bahagia. Algoritma TikTok yang menyajikan video pendek lucu memberikan suntikan dopamin instan tanpa menuntut usaha atau energi emosional dari dirimu. Bentuk Escapism (Pengalihan Isu): Menonton hal-hal lucu adalah cara alami otak untuk 'beristirahat' sejenak dari rasa sakit, cemas, atau hampa yang sedang kamu rasakan. Hal yang Perlu Diperhatikan Berikan Istirahat Tanpa Rasa Bersalah: Tidak apa-apa untuk sementara waktu tidak membalas chat atau menarik diri. Jangan merasa bersalah karena butuh waktu untuk dirimu sendiri. Pasang Peringatan Singkat (Jika Perlu): Jika khawatir membuat orang terdekat cemas, kamu bisa pasang status singkat seperti "Lagi off/rest dulu ya, nanti dihubungi balik" agar kamu bisa tenang tanpa beban pesan menumpuk. Waspadai Doom Scrolling Berlebih: Tertawa melihat video lucu itu membantu, tapi pastikan kamu tetap memenuhi kebutuhan fisik dasar (makan, minum air, tidur) dan tidak menggunakan TikTok untuk lari dari kenyataan secara terus-menerus. Pelan-pelan saja ya, izinkan dirimu beristirahat sampai energimu terkumpul kembali.
dr. Ni Wayan Kertiasih, Sp.KJ.
Region: ID
Saturday 05 September 2026 02:23:25 GMT
Music
Download
Comments
threehearts cakes :
🥰🥰🥰
2026-09-05 02:25:31
1
To see more videos from user @dokter_kerti, please go to the Tikwm
homepage.