@majangmejeng_: Sebanyak 1.500 warga di Kabupaten Lumajang mengajukan sanggahan data kesejahteraan sosial atau desil. Indriono Krishna Murti selaku Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Lumajang mengatakan ada terdapat 1.500 warga yang mengajukan keberatan desil melalui pemerintah desa. Sampai dengan tanggal 3 September 2026 lalu, Dinsos Lumajang sudah mengusulkan 1.500 warga untuk dilakukan pemutakhiran ulang. Menurut Indriono, jumlah itu belum termasuk masyarakat yang mengajukan pemutakhiran secara mandiri melalui aplikasi. Ia juga menjelaskan bahwa usulan masyarakat secara mandiri langsung masuk ke pemerintah pusat dan tidak tercatat dalam jumlah usulan yang diajukan Pemkab Lumajang. Dirinya mengaku bahwa ia tidak mendapatkan data secara rinci soal berapa banyak warga Lumajang yang mengalami perubahan desil. Dalam teknis pengajuan tersebut, warga mengajukan sanggahan melalui pemerintah desa. Lalu, petugas pendamping dari Dinsos akan melakukan verifikasi lapangan ke masing-masing warga yang keberatan. Sumber: Kompas.com/Miftahul Huda 📩 Hubungi kami untuk kolaborasi, promosi, dan sponsorship. #majangmejeng #lumajang #SeptemberRM