@suara.pekerja4: MEDAN — Kenaikan harga daging ayam potong yang disebut telah menembus Rp60 ribu per kilogram kembali memantik kemarahan masyarakat. Persoalan harga yang semakin sulit dijangkau itu membuat Dewan Peduli Negeri (DPN) mendatangi Kantor Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Sumatera Utara, Selasa (1/9/2026). Dalam aksi tersebut, massa DPN melakukan aksi simbolik dengan melempar bulu ayam potong ke halaman/kantor Dinas Ketahanan Pangan Sumut. Aksi itu menjadi bentuk kekecewaan terhadap kondisi harga pangan yang dinilai semakin membebani masyarakat. Bagi DPN, persoalan ini bukan lagi sekadar urusan harga komoditas di pasar. Ketika harga ayam melonjak hingga Rp60 ribu per kilogram, dampaknya merembet ke pedagang kecil, pelaku UMKM, mahasiswa, hingga keluarga berpenghasilan rendah. Ketua Front Peduli Wanita Sumatera yang tergabung dalam DPN, Rina, menegaskan bahwa yang terpukul bukan hanya pedagang UMKM, tetapi juga para ibu rumah tangga. Menurutnya, kenaikan harga ayam menciptakan efek domino terhadap kebutuhan pangan lainnya. Masyarakat dipaksa menghadapi kenaikan biaya konsumsi ketika kemampuan ekonomi tidak ikut meningkat. “Bukan hanya pedagang UMKM yang menjerit. Ibu-ibu rumah tangga juga bingung. Kenaikan harga ayam ini memberikan efek domino terhadap kebutuhan pangan lainnya, mulai dari cabai, minyak, beras dan kebutuhan pokok lainnya,” tegas Rina di hadapan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sumatera Utara. Rina mempertanyakan sejauh mana pemerintah daerah melakukan pengawasan dan intervensi terhadap rantai pasok serta stabilitas harga ayam di Sumatera Utara. “Masyarakat jangan hanya disuruh menerima keadaan. Pemerintah harus hadir dan memberikan solusi yang nyata,” tegasnya. Mahasiswa: Ayam Penyet Rp10 Ribu Kini Sulit Ditemukan Keresahan yang sama juga disuarakan Ketua Dewan Mahasiswa Sumatera (DEMASU), Farhan. Dalam orasinya, Farhan menyoroti dampak kenaikan harga ayam terhadap mahasiswa, khususnya mahasiswa perantauan yang hidup dengan anggaran terbatas. Farhan mengatakan, makanan murah yang selama ini menjadi andalan mahasiswa kini semakin sulit ditemukan. “Banyak kami anak kos di Medan ini sebagai perantau, mencari makanan ayam penyet harga Rp10 ribu saja sudah tidak ada lagi di Medan ini, Pak. Sementara kami juga butuh makan ayam sebagai sumber protein. Jadi kami minta segera tuntaskan permasalahan ini,” lantang Farhan dalam orasinya. Menurut Farhan, pemerintah tidak boleh melihat persoalan harga ayam hanya dari perspektif angka statistik. Di balik kenaikan harga tersebut ada masyarakat yang harus mengurangi porsi makan, mengganti lauk, bahkan mengorbankan kebutuhan gizi karena harga semakin tidak terjangkau. “Kalau ayam saja sudah tidak terjangkau mahasiswa, bagaimana dengan masyarakat kecil yang penghasilannya jauh lebih rendah?” ujarnya. DPN Desak Pemerintah Jangan Berhenti di Rapat DPN menilai pemerintah harus segera melakukan langkah konkret untuk mengetahui penyebab lonjakan harga ayam, mulai dari produksi, distribusi, rantai pasok, harga di tingkat peternak, distributor hingga harga di pasar. Pemerintah juga dinilai perlu membuka data dan memberikan penjelasan secara transparan kepada publik mengenai faktor yang menyebabkan harga ayam potong melonjak begitu tinggi. Sebab, jika harga ayam terus dibiarkan melambung, yang terancam bukan hanya daya beli masyarakat, tetapi juga keberlangsungan UMKM kuliner, pedagang ayam, warung makan, mahasiswa, dan rumah tangga. Aksi lempar bulu ayam yang dilakukan DPN pun menjadi simbol sederhana namun keras: masyarakat sudah muak dengan persoalan harga pangan yang terus menghimpit, sementara solusi konkret belum dirasakan di lapangan. DPN meminta Pemerintah Provinsi Sumatera Utara tidak sekadar menggelar rapat dan mengeluarkan pernyataan, tetapi segera menghadirkan langkah nyata untuk menekan harga ayam dan melindungi daya beli masyarakat. Pertanyaannya sederhana: sampai kapan rakyat harus membayar mahal kebutuhan pangan, sementara pemerintah terus mengatakan akan melakukan pengendalian? Masyarakat kini menungg

Suara Pekerja News
Suara Pekerja News
Open In TikTok:
Region: ID
Saturday 05 September 2026 07:27:49 GMT
44032
930
116
131

Music

Download

Comments

dcapricorn9
DK :
gara2 MBG ini
2026-09-05 09:35:23
54
fannyharuni
tahniah store :
lanjutkan om demonya Pening x aku hrg ayam 49rb/kg apalgi mw ku masak drmh
2026-09-05 10:29:31
27
walisongo.66
walisongo.66 :
kalau saya jadi staf ahli presiden saya akan usulkan 1. pendidikan gratis 2. berobat gratis bagi seluruh warga Indonesia dimana pun berada denga iuran per kk 50 rb perbulan gak pakai kartu BPJS dan kantor BPJS satu pintu kementrian sosial dan kementrian kesehatan saja 3. seluruh warga yg berumur 65 thn mendapatakan bantuan beras dan uang lauk langsung ke rek ybs PKH.. KIP.. BPNT DLL DI KANJI ULANG
2026-09-05 14:19:57
8
mejalipatmedan
Devi Sagala-mejalipatmedan :
makin parah harga2 skrg, penghasilan tak seberapa pengeluaran lebih mahal, apa gak makin miskin rakyat ini woy....
2026-09-05 09:09:25
25
lianmoeisnasution
lianmoeisnasution :
TUTUP MBG GRATISKAN PENDIDIKAN
2026-09-05 09:57:54
21
daihatsusahabatku29
Sahabat Medan :
terlalu banyak mafia nya...
2026-09-05 08:44:29
14
iqbalee7777
Bale :
kasihan woi org jualan yg berkaitan dengan ayam bingung mau naikan harga takut gk laku, mau di kurangi ayamnya takut gadk rasanya (tukng bakso). aku beli bakso rasa tepung skrg 🤣🤣
2026-09-05 18:59:24
1
tomampo_89
Bang Tom :
warga nya, diolah mafia 🤣 😂
2026-09-05 10:19:04
4
banarlotttroll
banarlotttroll :
stop mbg
2026-09-05 09:42:12
2
vinkesta
Rojawista :
program pemerintah untuk rakyat juga 🔥
2026-09-05 09:08:16
3
eskaulakpurba
Eska Ulak Purba :
murah salah. mahal salah 😁
2026-09-05 10:00:16
2
bodonkqu
bodonkqu :
cakap-cakap aja itu
2026-09-05 10:14:39
3
idayati12__
OMA ATIK :
ayo emak" semua mari kita ber 1
2026-09-05 09:59:27
2
serta60
Wanti Nababan :
klu 40 rb masih wajar,klu uda lbih kasihan kalangan bawah
2026-09-05 10:12:05
2
asenk7835
Asenk :
gara2 MBG naik semua bahan pokok🙏
2026-09-05 09:55:49
2
13myiii
じゅうさん :
beras juga rata2 naik
2026-09-05 09:14:19
4
cimit29
Diarni Sasmita Daman :
terima kasih sudah menyuarakan suara rakyat bapak ibu
2026-09-05 10:40:41
0
arifrahman3991
Vario RedBlack :
siapa yg menaikkan harga ayam sebetulnya ? peternak, pedagang, distributor, yg punya dapur mbg, atau siapa ?
2026-09-05 15:35:02
0
ajo.bolon
Jonathan :
Ditempatku fillet ayam bersih udh 65ribu 😭
2026-09-05 09:28:31
3
chandra.irwan0
Awan :
parah x mmg
2026-09-05 09:21:39
2
sugito1316
pejuang tangguh :
kapan harga ayam turun bg,kami para pedagang menjerit dengan harga ayam yg melambung bg
2026-09-05 09:47:26
1
dedekristian16
Dedek Ristian :
gara- gara,MBG FIX Kemaren anak sekolah libur ...ayam turun harga
2026-09-05 10:18:10
1
m4ulana86
@NewCity$$ :
MEMANG PROGRAM MBG NATANG...DAMPAKNYA DAHSYAT KE HARGA BAHAN POKOK
2026-09-05 10:18:00
1
kekasihygdibuang
REAL KISAHKU :
medan lagi medan lagi
2026-09-05 09:41:52
1
idayati12__
OMA ATIK :
ayok buk gandeng tangan si bpk tu ke pasar pagi biar tau mereka harga sembako baik itu beras maupun harga daging ayam
2026-09-05 10:01:11
1
To see more videos from user @suara.pekerja4, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos


About