@thuglifekey9m: #foryou #habeshatiktok #ethiopian_tik_tok #tiktok #movie

thuglife
thuglife
Open In TikTok:
Region: ET
Saturday 05 September 2026 09:32:41 GMT
38652
4669
35
1845

Music

Download

Comments

eliltakiros
elilta kiros :
😂trgum be sileshi
2026-09-05 21:07:09
5
engida4merchandiser
Engda jebofood itms detrgent ✅ :
tirgum yastlahal
2026-09-05 10:53:50
37
baby20287
baby :
just becouse you name him daren......
2026-09-05 14:28:21
1
ydt.m
MMs :
ትርጉማቹ ፕርፌክት ነው። ፉልሙን አይቸዎለው። ሲኑንም በደንብ አውቀዎለው። ከነ ነው የተረጓማችሁት❤❤❤
2026-09-05 17:46:01
10
addis8293
Addis &kal🤱🤱🌏👩‍👦 :
ketaye
2026-09-05 19:29:13
0
user6611041615586k
Eza🇪🇹💎💎 :
ya felmu sem negarnh
2026-09-05 18:16:32
0
toyiba_123
toyiba_123 :
🤭🤣
2026-09-05 19:38:39
0
welkit.cr7
welkit cr 7 kaza belanka ✌✌🙌 :
ትንሽ ቀላ ብሎ ነው ደስ ይላል😳
2026-09-06 01:33:51
0
lidu.fishi
lidu fishi :
🥰🥰🥰
2026-09-05 19:22:05
1
abdeabdi
ABDe😊 :
😃😃😃
2026-09-05 20:51:31
0
emran4644
gadisa4644 :
😁😁😁
2026-09-05 18:51:02
0
edu_ta3
Mar_silas☺️ :
🥰🥰🥰
2026-09-05 20:31:58
0
user6102813408344
1234 :
😁😁😁😁
2026-09-05 19:11:08
0
maki64372
Ť Y Ļ À 🫧 :
😁😁😁
2026-09-05 19:50:45
0
ebwa.1999
🎧🌘.....ZÂZÂ.....👑🔥 :
😂😂😂
2026-09-06 07:16:55
0
yosefffffff10
josii :
😁😁😁
2026-09-05 18:50:09
0
mergabelay
Yab kal :
😃😃😃
2026-09-05 09:48:51
0
To see more videos from user @thuglifekey9m, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Bandar Lampung – Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung, M. Syukron Muchtar, mendorong Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Pendidikan untuk meliburkan sementara kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka di sekolah menyusul sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Syukron mengatakan keselamatan dan kesehatan siswa, guru, karyawan, petugas sekolah, serta seluruh civitas sekolah harus menjadi prioritas di tengah kondisi sebaran abu vulkanik. “Kesehatan siswa dan civitas sekolah, guru, karyawan, petugas sekolah, dan sebagainya itu lebih utama daripada proses pembelajaran,” ujar Syukron, Minggu (6/9). Sekretaris Fraksi PKS DPRD Lampung tersebut menyampaikan sejumlah pertimbangan terkait usulan peliburan sementara kegiatan belajar mengajar tatap muka. Menurutnya, potensi aktivitas erupsi susulan yang sulit diprediksi menjadi salah satu pertimbangan. Selain itu, kondisi lingkungan sekolah yang terdampak sebaran abu vulkanik juga dinilai belum sepenuhnya kondusif. Ia juga mengingatkan proses pembersihan abu vulkanik di lingkungan sekolah tidak dilakukan secara sembarangan. Menurut Syukron, abu vulkanik tidak dapat langsung disapu dalam kondisi kering karena partikel halusnya berisiko terhirup. “Abu vulkanik ini cukup berbahaya, bisa menyerang pernapasan. Sekolah juga masih kotor dan belum kondusif, karena pembersihan debu ini tidak bisa langsung disapu, harus disiram dulu dengan air menurut para ahli,” katanya. Untuk menjaga agar kegiatan belajar siswa tetap berjalan, Syukron menyarankan sekolah yang memiliki fasilitas dan infrastruktur memadai untuk menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau daring. Namun, apabila sekolah maupun siswa belum memiliki kesiapan untuk melaksanakan pembelajaran daring, ia mengatakan peliburan sementara dapat dilakukan . “Jika memang siap melaksanakan daring, silakan daring. Tapi jika tidak siap, diliburkan untuk sementara tidak mengapa,” ujarnya. Syukron juga meminta orang tua tetap memantau aktivitas anak selama sekolah diliburkan sementara. Ia mengingatkan agar anak-anak tidak memanfaatkan masa libur untuk bermain di luar rumah. “Merujuk pada kaidah fiqih bahwa menghindari bahaya harus didahulukan daripada mengambil manfaat. Dengan catatan orang tua juga memantau perkembangan anak-anak, jangan sampai libur tapi anak-anak malah bermain di luar rumah,” tutup Syukron. (Cha)
Bandar Lampung – Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung, M. Syukron Muchtar, mendorong Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Pendidikan untuk meliburkan sementara kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka di sekolah menyusul sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Syukron mengatakan keselamatan dan kesehatan siswa, guru, karyawan, petugas sekolah, serta seluruh civitas sekolah harus menjadi prioritas di tengah kondisi sebaran abu vulkanik. “Kesehatan siswa dan civitas sekolah, guru, karyawan, petugas sekolah, dan sebagainya itu lebih utama daripada proses pembelajaran,” ujar Syukron, Minggu (6/9). Sekretaris Fraksi PKS DPRD Lampung tersebut menyampaikan sejumlah pertimbangan terkait usulan peliburan sementara kegiatan belajar mengajar tatap muka. Menurutnya, potensi aktivitas erupsi susulan yang sulit diprediksi menjadi salah satu pertimbangan. Selain itu, kondisi lingkungan sekolah yang terdampak sebaran abu vulkanik juga dinilai belum sepenuhnya kondusif. Ia juga mengingatkan proses pembersihan abu vulkanik di lingkungan sekolah tidak dilakukan secara sembarangan. Menurut Syukron, abu vulkanik tidak dapat langsung disapu dalam kondisi kering karena partikel halusnya berisiko terhirup. “Abu vulkanik ini cukup berbahaya, bisa menyerang pernapasan. Sekolah juga masih kotor dan belum kondusif, karena pembersihan debu ini tidak bisa langsung disapu, harus disiram dulu dengan air menurut para ahli,” katanya. Untuk menjaga agar kegiatan belajar siswa tetap berjalan, Syukron menyarankan sekolah yang memiliki fasilitas dan infrastruktur memadai untuk menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau daring. Namun, apabila sekolah maupun siswa belum memiliki kesiapan untuk melaksanakan pembelajaran daring, ia mengatakan peliburan sementara dapat dilakukan . “Jika memang siap melaksanakan daring, silakan daring. Tapi jika tidak siap, diliburkan untuk sementara tidak mengapa,” ujarnya. Syukron juga meminta orang tua tetap memantau aktivitas anak selama sekolah diliburkan sementara. Ia mengingatkan agar anak-anak tidak memanfaatkan masa libur untuk bermain di luar rumah. “Merujuk pada kaidah fiqih bahwa menghindari bahaya harus didahulukan daripada mengambil manfaat. Dengan catatan orang tua juga memantau perkembangan anak-anak, jangan sampai libur tapi anak-anak malah bermain di luar rumah,” tutup Syukron. (Cha)

About