@curhatsekarang: Membalas @asmahabdrahman2 Ashana menatap layar ponselnya, nama itu tidak perlu disebutkan.Dia tahu siapa yang saat ini mengirimkannya pesan tersebut. Zhifana. Perempuan yang dicintai suaminya, perempuan yang malam tadi disebut Arkana sebagai pilihannya. Ashana menatap makanan di atas meja. Masih hangat dan mengepulkan aroma yang selama ini disukai suaminya. Namun malam itu, Ashana tidak akan ingin menunggu. Dia justru merasa jijik dengan dirinya sendiri karena masih sempat berharap. Jam terus bergerak. Dia masih menunggu hingga jam sebelas malam. Arkana tidak pulang, bahkan tidak menelepon dan mengiriminya pesan. Hanya ada pesan dari Zhifana yang terus terbuka di layar ponselnya. Ashana mengusap perutnya kembali. “Maaf, Sayang.” Air matanya jatuh. “Mulai sekarang, Bunda tidak akan menunggu Ayahmu lagi.” Dia mematikan ponselnya. Kemudian satu per satu makanan di meja dibereskannya. Bukan untuk dibuang, melainkan untuk disimpan. Besok pagi mungkin masih bisa dimakan. Seperti halnya cinta yang sudah basi ... tidak perlu dipaksakan untuk tetap terasa manis. Ashana baru saja hendak masuk kamar ketika suara mobil terdengar dari halaman. Dia berhenti, Arkana akhirnya pulang. Namun kali ini Ashana tidak berlari menyambut, tidak bertanya kenapa terlambat. Dia juga tidak akan bertanya apakah suaminya sudah makan. Dia hanya berdiri di depan pintu kamar. Menunggu. Beberapa detik kemudian, pintu rumah terbuka. Arkana masuk dengan wajah lelah dan panik yang sangat kentara sekali kelihatannya. “Sayang?” Ashana menatapnya. “Mas sudah pulang.” “Iya.” Arkana tersenyum. Dia sudah siap dengan alasan jika Ashana kembali memgomel atas janji yang dia ingkari. Dia berjalan mendekat. “Makanan yang Mas minta tadi masih ada?” “Sudah aku simpan.” Ashana membalas senyumnya. “Kenapa?” “Karena sudah terlalu malam. Makanannya juga sudah dingin." “Kalo begitu besok saja kita memakannya." “Iya.” Ashana mengangguk. Tidak ada pertengkaran dan perdebatan malam ini, semuanya berjalan dengan tenang. Dan justru ketenangan itu membuat Arkana semakin tidak nyaman. Sebab saat ini Ashana tidak bertanya dari mana dia pulang. Tidak bertanya dengan siapa dia berada. Tidak bertanya kenapa dia terlambat. Bahkan tak lagi memperdebatkan dengan bertanya apakah dia benar-benar lembur. Arkana menatap istrinya. “Asha.” “Hm?” “Kamu benar-benar enggak marah?” Ashana tersenyum. “Kenapa aku harus marah?” "Karena aku pulang terlambat lagi malam ini," ucapny dengan nada suara yang terdengar merasa bersalah. "Tidak, Mas. Lanjutkan saja, aku juga sudah mulai terbisa." Belum sempat Arka bertanya, Ashana lebih dulu meninggalkannya di depan kamar sendirian. ** Pagi itu, Ashana bangun sebelum matahari benar-benar terbit. Untuk pertama kalinya setelah bertahun-tahun menjadi seorang istri, dia tidak menoleh ke sisi ranjang untuk memastikan suaminya masih tidur. Dia justru duduk di depan meja rias. Sebuah koper terbuka di atas lantai, beberapa pakaian sudah dilipat rapi. Tidak banyak. Ashana memang sengaja hanya membawa barang-barang yang benar-benar dibutuhkan. Dia tidak ingin meninggalkan rumah itu dengan terlalu banyak kenangan. Tangannya terhenti ketika menemukan sebuah kemeja milik Arkana di antara pakaian yang hendak dia masukkan. Kemeja itu pernah dipakainya ketika mereka berbulan madu. Ashana tersenyum kecil. Dulu, dia yang menyetrikanya. Dulu, dia bahkan hafal bagaimana Arkana menyukai kerah kemejanya. Sekarang semua itu tidak lagi penting. Dia meletakkan kemeja tersebut kembali. “Ini milikmu, Mas.” Suara Ashana lirih. “Bukan bagian dari hidupku lagi.” “Ashana?” Suara Arkana terdengar dari belakang. Ashana terkejut. Dia buru-buru menutup koper. “Sudah bangun, Mas?" Arkana duduk di tepi ranjang. “Kenapa pagi-pagi sudah beres-beres?” Ashana tersenyum. "Biar lebih rapi, Mas, pakaiannya." “Kenapa dimasukkan koper?” “Bukannya aku sudah bilang kemarin? mau disumbangkan.” Arkana mengangguk, dia lupa bahwa istrimu sudah mengatakan hal itu. Lengkapnya baca di K B M Judul: Sewindu Mencintaimu Penulis: Nurul M #fypシ゚viral #sadstory #xyzbca #4u #fyp

Curhat Sekarang
Curhat Sekarang
Open In TikTok:
Region: ID
Saturday 05 September 2026 09:54:51 GMT
518
12
1
2

Music

Download

Comments

tete.haryati
Tete haryati :
lanjut 🥰🥰🥰
2026-09-05 10:33:17
0
To see more videos from user @curhatsekarang, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos


About