Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
API
Home
How To Use
Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
Detail
@evang_olalekan_arole:
GEN EVANG OLALEKAN AROLE
Open In TikTok:
Region: NG
Saturday 05 September 2026 09:57:10 GMT
13
8
0
0
Music
Download
No Watermark .mp4 (
0MB
)
No Watermark(HD) .mp4 (
0MB
)
Watermark .mp4 (
0MB
)
Music .mp3
Comments
There are no more comments for this video.
To see more videos from user @evang_olalekan_arole, please go to the Tikwm homepage.
Other Videos
@فراوله🍓 @mohamed_hossmm
my cousin's vow made the priest cry and now i can't stop thinking about unfinished sentences #weddingvows #emotionalintelligence #relationships #vulnerability #MentalHealth
원도어 내가 지켜줄게 #BOYNEXTDOOR #보이넥스트도어 #BND #태산 #TAESAN
this is the end @✿ Sahiba ✿ @Free Fire Pakistan Official #funny #freefire #foryou #goviral #tapuxd
Gmn nih menurut kalian🤔 Perwakilan Greenpeace Malaysia dan Himpunan Advokasi Rakyat Malaysia (HARAM) menggelar aksi di depan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur, Jumat (4/9/2026). Massa mendesak pemerintah Indonesia segera menuntaskan persoalan kabut asap lintas batas yang berasal dari kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan. Sejumlah poster bertuliskan “Can’t breathe”, “Belum merdeka dari jerebu”, hingga “Name them, show the evidence, take action” dibentangkan di sepanjang aksi, diiringi teriakan “Tolak, tolak asap!” dan “Tolak, tolak jerebu!”. Usai berorasi, kedua kelompok menyerahkan memorandum kepada perwakilan KBRI yang berisi permintaan keterbukaan informasi soal lokasi kebakaran dan perusahaan yang tengah diselidiki. Mereka menyinggung pengumuman pemerintah Indonesia sebelumnya yang menyebut 19 perusahaan pemegang konsesi tengah diselidiki dengan luas area terdampak mencapai 11.047 hektare di tujuh provinsi, serta 42 perusahaan lain yang dinilai berpotensi tinggi mengalami kebakaran. Namun identitas perusahaan itu belum dibuka ke publik, sehingga Greenpeace Malaysia dan HARAM menuntut Indonesia membagikan peta konsesi, data titik panas, hasil penyelidikan, hingga menyebut terang perusahaan asal Malaysia yang diduga terkait kebakaran maupun kabut asap. Source: Free Malaysia Today #beritaterkini#flyhigh #Demo#Malaysia#2026
He took my shoes😭🙏🏽#fyp #viral #trending #viralvideo #fypシ゚viral
About
Robot
API
Legal
Privacy Policy