@koranjakarta: Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait dugaan keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di DPRD Tana Toraja, Jumat (4/9/2026), berlangsung panas setelah muncul pernyataan, “Kalau makanan sudah bau, kenapa dimakan?” Ucapan tersebut disampaikan saat pembahasan SOP pengolahan dan distribusi makanan SPPG Makale Batupapan 1 dan menuai protes karena dinilai tidak menunjukkan empati terhadap siswa yang menjadi korban. Pihak mitra SPPG sebelumnya menyatakan proses pengolahan dan distribusi telah dilakukan sesuai SOP. Kasus ini menjadi sorotan setelah 173 siswa dan guru dilaporkan mengalami gejala dugaan keracunan, dengan 165 orang mendapat penanganan di tiga rumah sakit dan delapan lainnya di puskesmas. Operasional SPPG Makale Batupapan 1 kemudian dihentikan selama 30 hari untuk evaluasi, sementara penyebab pasti dugaan keracunan masih diselidiki. Kontroversi pernyataan dalam RDP turut memunculkan pertanyaan mengenai pengawasan makanan: jika makanan memang telah berbau sebelum disantap, bagaimana makanan tersebut bisa lolos pemeriksaan dan sampai kepada siswa. #KoranJakarta #MBGTanaToraja #KeracunanMBG #MakanBergiziGratis [DS]