@kabarterdepan.com: Suasana kecewa menyelimuti kantor biro tersebut saat para korban berbondong-bondong datang untuk menuntut kejelasan. Karena merasa digantung tanpa kepastian yang jelas, sebagian besar dari mereka kini memilih untuk menarik kembali uang yang telah mereka setorkan. Impian suci ratusan warga untuk menginjakkan kaki di Makkah dan Madinah mendadak runtuh. Sebanyak 360 calon jemaah umrah menjadi korban ketidakpastian setelah biro perjalanan haji dan umrah PT Annisa Ahmada Travelindo (ITS Grup), yang berlokasi di Jalan PB Sudirman, Kota Mojokerto. Kekecewaan ini memuncak lantaran rombongan jamaah dijadwalkan sudah terbang ke tanah suci semenjak tanggal 30 Agustus 2026 yang lalu. Nyatanya, hingga saat ini pihak travel belum juga memberangkatkan mereka. Padahal, para korban sudah membayar lunas seluruh biaya yang berkisar antara Rp 20 juta hingga Rp 36 juta per orang, bahkan banyak di antaranya yang sudah mengadakan acara syukuran keberangkatan di rumah masing-masing bersama sanak saudara. Didorong rasa cemas akan nasib uang mereka, opsi pengembalian dana atau refund menjadi tuntutan utama yang dilayangkan kepada PT Annisa Ahmada Travelindo (ITS Grup). #annisaahmadatravelindo #annisaahmada #annisaahmadaitsgrup #mojokerto #kabarterdepan