@mrpathfinder1950: #OneVoiceOneMission #MissionForAll #GlobalMission #mrpafinder1950

mrpathfinder
mrpathfinder
Open In TikTok:
Region: TZ
Saturday 05 September 2026 18:11:11 GMT
20857
3062
61
165

Music

Download

Comments

user34652383849217
Bella :
give us the clear meaning of this one voice celebration
2026-09-07 07:22:21
1
user344136090570
Beatrice Awino :
mission for all
2026-09-07 19:25:04
0
nahwera.babrah7
Babrah ghee :
one voice 27
2026-09-08 19:52:34
0
sarah.peace422
Sarah peace :
hope starts here
2026-09-08 13:45:24
0
dorcas.revokatusi
Dorcas Revokatusi :
one voice 2027 ♥️♥️♥️
2026-09-08 12:06:42
0
witnesses9254
witnesses :
one voice for lord dog
2026-09-06 08:40:30
0
estheridrissa
estheridrissa612 :
yes bwana atuinue tusimamame kwa pamoja nawapenda
2026-09-06 19:38:19
1
rosemanoa180
Rose Manoa :
One voice that Jesus Christ is coming very very sorry 🙏🙏
2026-09-06 08:34:57
2
mnyohu
mnyohu :
one voice for all
2026-09-06 12:19:35
1
user812947749
Biocé😊 la belle@ :
Jesus reviens bientôt
2026-09-08 12:41:10
0
user6590597040194
Kija :
kanisa langu 🙏
2026-09-08 17:57:26
0
.i.dontcareyoulove
Bush man tz🤝 :
ameeeen injili isongee mbele🙏
2026-09-06 03:56:16
5
jaspersamso
Cute B :
amen
2026-09-06 04:21:57
2
estheritar12
Estheritar :
one voice 2027
2026-09-07 12:31:28
0
fatmarashdy6
@fatmarashdy :
one voice 2027
2026-09-06 13:31:42
2
joxeelinazi88
joxeElinazi88 :
amen
2026-09-06 12:52:24
2
annajuma536
Annie J :
amen 🙏🙏
2026-09-07 23:01:51
0
user1079091440363
Munyasiri family :
amen
2026-09-06 05:35:22
1
gift.gihoza
gift gihoza :
2026-09-06 10:18:53
1
benja.john3
Benja John :
mungu ni mwemaaa
2026-09-07 05:45:27
0
user4439935207605
user4439935207605 :
What do one voice do,cos what I know there is a reason for it
2026-09-06 19:43:49
1
user1114481975913
NALU ZM :
one voice
2026-09-08 20:32:45
0
user25771730785345
Mrs Pantaz :
Amen
2026-09-08 17:34:24
0
willyisaacstz115
Willyisaac's Tz🇹🇿115 :
barikiwen sana watumishi hapo kirumba
2026-09-07 17:49:10
0
rahel.mwendesha3
rahelmwendesha :
amen
2026-09-05 19:14:02
0
To see more videos from user @mrpathfinder1950, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Pemkab Banyumas Kembali Sidak Pabrik Hebel PT IKN, Diduga Nekat Beroperasi Meski Ditutup Sementara Selasa, 8 September 2026 BANYUMAS — Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Banyumas menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke pabrik bata ringan milik PT Inovasi Kota Nusantara (PT IKN) di Desa Losari, Kecamatan Rawalo, Selasa (8/9/2026). Sidak dilakukan setelah Pemkab Banyumas menerima laporan masyarakat mengenai adanya aktivitas produksi di lokasi tersebut. Padahal, perusahaan manufaktur hebel ini masih dalam status penutupan dan pengawasan pemerintah daerah pasca-komitmen bersama yang disepakati pada 21 Agustus lalu. Kepala DPMPTSP Kabupaten Banyumas, Roni Hidayat, mengonfirmasi bahwa tim gabungan menemukan indikasi kuat pabrik nekat beroperasi kembali. “Dasarnya adalah informasi bahwa pabrik beroperasi lagi. Saat tim mengecek ke dalam, mesin didapati dalam kondisi hidup dan sedang berproduksi. Di lokasi juga terlihat armada truk yang mengangkut bahan baku masuk serta truk yang membawa keluar barang hasil produksi,” kata Roni usai sidak, Selasa (8/9/2026). Mesin Hidup, Produk Hebel Berkurang Dalam sidak tersebut, tim Pemkab memergoki perwakilan manajemen pabrik bernama Ahong, penerjemah Candra, serta sejumlah tenaga kerja asing (TKA) asal Tiongkok di bagian produksi. Berdasarkan keterangan penerjemah pabrik, aktivitas mesin diklaim telah berjalan sejak hari Minggu (6/9/2026). Pihak perusahaan beralasan operasional tersebut dilakukan untuk menghabiskan sisa bahan baku yang menumpuk di dalam mesin, sekaligus pemeliharaan rutin (maintenance). Perusahaan juga mengaku telah melayangkan surat permohonan izin kepada Bupati Banyumas bernomor 001/08/VIII/2026 terkait permohonan menghidupkan mesin untuk perawatan. Namun, Roni menegaskan bahwa tindakan tersebut melanggar komitmen bersama yang disepakati sebelumnya. Menurutnya, pemanasan mesin untuk pemeliharaan memang diperbolehkan, tetapi tidak diizinkan untuk melakukan proses produksi hingga mendistribusikan barang. “Kalau hanya pemanasan mesin silakan, tetapi tidak boleh ada aktivitas produksi. Komitmen awal sudah jelas. Namun di lapangan, produk hebel di halaman yang sebelumnya menumpuk justru berkurang karena dikirim keluar, artinya ini ada aktivitas produksi beroperasinya pabrik,” tegasnya. Langgar Aturan Tata Ruang Selain pelanggaran komitmen operasional, penempatan mesin pabrik tersebut disinyalir menyalahi aturan tata ruang kawasan. Dari total lahan yang diizinkan seluas 2,4 hektare, posisi mesin pabrik berada di area sebelah selatan yang masuk dalam zona larangan. Atas temuan ini, Pemkab Banyumas mengambil langkah tegas dengan meminta seluruh aktivitas produksi di PT IKN dihentikan hari ini juga. Pihak manajemen PT IKN dijadwalkan akan menemui tim Pemkab Banyumas untuk penanganan lebih lanjut. “Kami akan tindak lanjuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Ini menyangkut kepatuhan terhadap komitmen dan aturan tata ruang yang telah ditetapkan,” pungkas Roni. Tim Redaksi #losarirawalo #pabrikhebel #pemkabbanyumas #DPMPTSP #indiebanyumas
Pemkab Banyumas Kembali Sidak Pabrik Hebel PT IKN, Diduga Nekat Beroperasi Meski Ditutup Sementara Selasa, 8 September 2026 BANYUMAS — Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Banyumas menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke pabrik bata ringan milik PT Inovasi Kota Nusantara (PT IKN) di Desa Losari, Kecamatan Rawalo, Selasa (8/9/2026). Sidak dilakukan setelah Pemkab Banyumas menerima laporan masyarakat mengenai adanya aktivitas produksi di lokasi tersebut. Padahal, perusahaan manufaktur hebel ini masih dalam status penutupan dan pengawasan pemerintah daerah pasca-komitmen bersama yang disepakati pada 21 Agustus lalu. Kepala DPMPTSP Kabupaten Banyumas, Roni Hidayat, mengonfirmasi bahwa tim gabungan menemukan indikasi kuat pabrik nekat beroperasi kembali. “Dasarnya adalah informasi bahwa pabrik beroperasi lagi. Saat tim mengecek ke dalam, mesin didapati dalam kondisi hidup dan sedang berproduksi. Di lokasi juga terlihat armada truk yang mengangkut bahan baku masuk serta truk yang membawa keluar barang hasil produksi,” kata Roni usai sidak, Selasa (8/9/2026). Mesin Hidup, Produk Hebel Berkurang Dalam sidak tersebut, tim Pemkab memergoki perwakilan manajemen pabrik bernama Ahong, penerjemah Candra, serta sejumlah tenaga kerja asing (TKA) asal Tiongkok di bagian produksi. Berdasarkan keterangan penerjemah pabrik, aktivitas mesin diklaim telah berjalan sejak hari Minggu (6/9/2026). Pihak perusahaan beralasan operasional tersebut dilakukan untuk menghabiskan sisa bahan baku yang menumpuk di dalam mesin, sekaligus pemeliharaan rutin (maintenance). Perusahaan juga mengaku telah melayangkan surat permohonan izin kepada Bupati Banyumas bernomor 001/08/VIII/2026 terkait permohonan menghidupkan mesin untuk perawatan. Namun, Roni menegaskan bahwa tindakan tersebut melanggar komitmen bersama yang disepakati sebelumnya. Menurutnya, pemanasan mesin untuk pemeliharaan memang diperbolehkan, tetapi tidak diizinkan untuk melakukan proses produksi hingga mendistribusikan barang. “Kalau hanya pemanasan mesin silakan, tetapi tidak boleh ada aktivitas produksi. Komitmen awal sudah jelas. Namun di lapangan, produk hebel di halaman yang sebelumnya menumpuk justru berkurang karena dikirim keluar, artinya ini ada aktivitas produksi beroperasinya pabrik,” tegasnya. Langgar Aturan Tata Ruang Selain pelanggaran komitmen operasional, penempatan mesin pabrik tersebut disinyalir menyalahi aturan tata ruang kawasan. Dari total lahan yang diizinkan seluas 2,4 hektare, posisi mesin pabrik berada di area sebelah selatan yang masuk dalam zona larangan. Atas temuan ini, Pemkab Banyumas mengambil langkah tegas dengan meminta seluruh aktivitas produksi di PT IKN dihentikan hari ini juga. Pihak manajemen PT IKN dijadwalkan akan menemui tim Pemkab Banyumas untuk penanganan lebih lanjut. “Kami akan tindak lanjuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Ini menyangkut kepatuhan terhadap komitmen dan aturan tata ruang yang telah ditetapkan,” pungkas Roni. Tim Redaksi #losarirawalo #pabrikhebel #pemkabbanyumas #DPMPTSP #indiebanyumas

About