@702.frikitona: idk all guys are cheaters lol idc nm #fyp #real

702.frikitona
702.frikitona
Open In TikTok:
Region: US
Saturday 05 September 2026 22:58:04 GMT
1459
60
9
0

Music

Download

Comments

unknown_idk903
unknown_idk903 :
Earlyyy
2026-09-05 23:15:40
1
iloveelyanaaa
𝓔𝓵𝔂𝓪𝓷𝓪ᥫ᭡ :
Sooo pretty😍
2026-09-13 00:10:24
0
marisleacamacho
marisleacamacho :
First
2026-09-05 23:03:28
1
j.a.c.k.i.e.e.3
𝒋𝒂𝒄𝒌𝒊𝒆 :
prettyy girll😍😍
2026-09-05 23:57:38
1
jul3snotfound
Jules :
😍😍
2026-09-05 23:24:42
1
y4jahir4_
𝐲𝐚𝐣𝐚𝐡𝐢𝐫𝐚𝐚👸🏽 :
😍😍😍
2026-09-05 23:18:08
1
To see more videos from user @702.frikitona, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Kalau BB anak terus stagnan, turun, atau kenaikannya tidak sesuai, jangan cuma menunggu sampai tulang rusuk atau bagian tubuh lain terlihat jelas. Perubahan pada grafik pertumbuhan bisa menjadi alasan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. UNICEF juga menyarankan anak dengan BB turun, tidak naik, atau kenaikannya tidak cukup untuk dibawa ke fasilitas kesehatan. (UNICEF) Untuk mendeteksi risiko wasting, Bunda bisa memperhatikan beberapa hal: - 📌 Pantau tren BB, bukan hanya angka sekali timbang. - 📌 Perhatikan apakah anak tampak semakin kurus. - 📌 Usia 6–59 bulan, LiLA dapat digunakan sebagai salah satu alat skrining. - 📌 Cek apakah terdapat bengkak pada kedua punggung kaki. - 📌 Bila ada tanda yang mengkhawatirkan, lakukan pemeriksaan pertumbuhan secara menyeluruh. (UNICEF) Yang perlu diingat, wasting tidak bisa dipastikan hanya dari foto atau dari tulang rusuk yang terlihat.  WHO mendefinisikan wasting terutama berdasarkan berat badan menurut tinggi/panjang badan, dengan LiLA sebagai salah satu ukuran alternatif pada kondisi tertentu. (Iris) Jadi Bunda, jangan tunggu anak terlihat “sangat kurus” untuk mulai memperhatikan pertumbuhannya. Pantau BB secara rutin dan segera periksa bila ada perubahan yang menetap. ❤️ Sumber: - WHO – Guideline on Wasting and Nutritional Oedema - UNICEF Indonesia – Tangani Wasting agar Tidak Stunting - UNICEF Indonesia – Tanda-Tanda dan Cara Identifikasi Wasting #masukberanda #explore #foryou #viral #fyppppppppppppppppppppppp
Kalau BB anak terus stagnan, turun, atau kenaikannya tidak sesuai, jangan cuma menunggu sampai tulang rusuk atau bagian tubuh lain terlihat jelas. Perubahan pada grafik pertumbuhan bisa menjadi alasan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. UNICEF juga menyarankan anak dengan BB turun, tidak naik, atau kenaikannya tidak cukup untuk dibawa ke fasilitas kesehatan. (UNICEF) Untuk mendeteksi risiko wasting, Bunda bisa memperhatikan beberapa hal: - 📌 Pantau tren BB, bukan hanya angka sekali timbang. - 📌 Perhatikan apakah anak tampak semakin kurus. - 📌 Usia 6–59 bulan, LiLA dapat digunakan sebagai salah satu alat skrining. - 📌 Cek apakah terdapat bengkak pada kedua punggung kaki. - 📌 Bila ada tanda yang mengkhawatirkan, lakukan pemeriksaan pertumbuhan secara menyeluruh. (UNICEF) Yang perlu diingat, wasting tidak bisa dipastikan hanya dari foto atau dari tulang rusuk yang terlihat. WHO mendefinisikan wasting terutama berdasarkan berat badan menurut tinggi/panjang badan, dengan LiLA sebagai salah satu ukuran alternatif pada kondisi tertentu. (Iris) Jadi Bunda, jangan tunggu anak terlihat “sangat kurus” untuk mulai memperhatikan pertumbuhannya. Pantau BB secara rutin dan segera periksa bila ada perubahan yang menetap. ❤️ Sumber: - WHO – Guideline on Wasting and Nutritional Oedema - UNICEF Indonesia – Tangani Wasting agar Tidak Stunting - UNICEF Indonesia – Tanda-Tanda dan Cara Identifikasi Wasting #masukberanda #explore #foryou #viral #fyppppppppppppppppppppppp

About