Rikiansyah :
Ini prasasti batu berbahasa *Tionghoa Klasik* dari masa Dinasti Ming.
Kaligrafi Arab di bagian atas: `لا إله إلا الله محمد رسول الله` = *"Tidak ada Tuhan selain Allah, Muhammad adalah utusan Allah"*. Jadi ini kemungkinan prasasti dari masjid/makam era Ming.
*Terjemahan ke Bahasa Indonesia*
*Baris Judul:*
*Ming Hongwu Yuan Nian Tai Zu Yu Zhi Bai Yu Zan*
*"Tahun Pertama Hongwu, Dinasti Ming. Pujian Seratus Karakter yang Dibuat Kaisar Taizu"*
*Isi Prasasti:*
Langit dan bumi berputar, menumbuhkan dan memelihara segala makhluk.
Diturunkan seratus kota, menerima mandat dari surga, berlangsung selama tiga puluh ribu tahun.
Menyelamatkan makhluk, menghidupkan semua yang hidup, memelihara sepuluh ribu penguasa.
Turun wahyu Tuhan, membantu takdir surga, melindungi negara dan rakyat.
Lima kali berdoa, berulang kali memohon, mendoakan agar dunia damai dan hati tenteram.
Ditambah sampai orang bijak memeriksa, menelusuri keajaiban gua mikro.
Turun memanggil awan dan arwah, menaiki angin dan guntur, menyebarkan kebaikan dan kasih sayang.
Di bawah langit jalan kuno sekarang dipimpin guru, mengajarkan satu ajaran.
Nama yang jernih dan sejati, tak terhitung kebajikannya, membangun hingga manusia yang mulia.
*Catatan di samping:*
*Chuangli ershi wu nian wu yue*
*"Dibuat pada bulan ke-5 tahun ke-25 Chuangli"*
*Guan zhang gong zhu*
*"Dipersembahkan oleh Tuan Guan Zhang"*
*Penjelasan singkat*
Prasasti ini isinya pujian kepada Tuhan/Langit dan kepada Kaisar. Gaya bahasanya khas Taoisme + Konfusianisme + Islam. Era *Hongwu 1* = tahun 1368 M, masa Kaisar Zhu Yuanzhang pendiri Dinasti Ming.
Banyak istilah keagamaan di sini yang tumpang tindih: "mandat surga", "wahyu Tuhan", "guru", "satu ajaran". Ini mencerminkan toleransi di awal Dinasti Ming di mana Muslim Tionghoa/Hui juga punya kedudukan.
Mau aku sekalian buatin versi bahasa yang lebih puitis/sastra, atau versi harfiah kata-per-kata?
2026-09-06 09:15:14