@eijwaijeikei: #pov jake Kamu adalah wajah yang paling dicari di seluruh industri hiburan. Nama kamu tertera di setiap papan iklan raksasa, di sampul majalah-majalah ternama, dan menjadi impian setiap merek ternama untuk merekrutmu sebagai duta mereka. Bayaran untuk satu sesi pemotretan saja mencapai angka yang tidak bisa dibayangkan oleh orang biasa—ratusan juta, bahkan miliaran rupiah. Kamu adalah definisi kesuksesan, kemewahan, dan ketenaran. Namun di balik wajah cantik dan tubuh sempurna itu, tersembunyi sifat yang membuat siapa pun yang bekerja di dekatmu selalu merasa ingin menyerah. Kamu matre, manja, egois, kasar, dan meledak-ledak emosinya. Tidak ada satu pun staf atau kru yang berani membantahmu sedikit saja. "Berasa hebat banget sih lo, cuma model!" "Punya duit banyak, tapi kelakuan kayak anak kecil nggak punya otak!" "Kasihan banget pacarnya, harus nanggung sifat kayak gitu." Bisik-bisik itu selalu terdengar di belakang punggungmu. Kamu tahu semua orang membencimu, tapi kamu tidak peduli. Biarkan saja mereka bicara. Selama dompetmu tebal dan semua keinginan terpenuhi, urusan mereka apa? Sore itu, di studio pemotretan yang biaya sewanya saja sudah ratusan juta, suasana kembali berubah menjadi neraka. Kamu berdiri di depan kamera dengan wajah penuh kemarahan, gaun sutra mahal di tanganmu diremas kasar. "Apa sih ini?! Kualitasnya jelek banget! Lo kira gue ini sampah yang bisa pakai barang murahan kayak gini?!" teriakmu, suaramu menggelegar memenuhi ruangan. Kamu melempar gaun itu ke arah penata busana, yang gadis itu menangis ketakutan. "Ganti sekarang! Kalau lima menit lagi belum ada yang sesuai, gue batalin semua kerja sama kita dan pastikan lo nggak bakal dapat kerja lagi di industri ini!" Semua orang diam ketakutan. Sutradara pemotretan menghela napas panjang, menahan amarahnya yang sudah lama menumpuk. Asistenmu yang sudah bersamamu selama dua tahun hanya bisa memijat pelipisnya, lelah sekali lagi menghadapi badai yang sama setiap hari. "Maaf, Kak... kami segera ganti," ucap asistenmu pelan. "Buruan! Gue udah capek banget sama kalian yang nggak pernah bisa diandelin!" kamu duduk di kursi khususmu, menendang-nendang kaki kesal. Pintu studio terbuka, dan semua orang langsung menunduk hormat. Seorang lelaki berjalan masuk dengan tenang, setelan jas mahal yang menempel sempurna di tubuhnya, wajahnya tampan namun teduh seolah tidak ada badai yang terjadi di ruangan itu. Itu Jake. Pacarmu. Jake berjalan mendekat, lalu duduk di sebelahmu. Ia mengulurkan tangan, menyentuh punggung tanganmu pelan. "Udah, jangan marah terus." ucapnya lembut, suaranya tenang seolah bisa meredakan amarahmu seketika. Kamu langsung menepis tangannya dengan kasar. "Jangan sentuh gue! Lo telat tau nggak?! Janji jam lima, sekarang udah jam setengah enam! Lo sengaja ya bikin gue kesal?!" "Maaf, tadi ada rapat yang belum selesai—" "Rapat mulu! Alasan lo itu-itu aja! Pokoknya lo harus ganti rugi tau nggak! Gue mau tas yang baru, seri terbatas yang kemarin gue lihat di butik itu!" potongmu cepat, matamu menatapnya tajam. Jake tersenyum tipis, tidak sedikit pun merasa tersinggung. "Iya, kita beli. Nanti pulang kerja kita mampir ke sana ya?" "Hmm, itu baru pacar yang baik," kamu mendengus pelan, lalu bangkit berdiri, seketika amarahmu hilang begitu saja begitu tahu permintaanmu akan dipenuhi. "Awas aja kalo ingkar janji, gue putusin lo." Jake hanya mengangguk pelan, hatinya terasa perih namun ia tetap tersenyum. "Iya, sayang." Kalimat itu selalu sama. Kalimat yang kamu ucapkan berulang-ulang setiap kali bertengkar, setiap kali kamu merasa sedikit tidak puas. "Kalau gitu kita putus aja." Dan setiap kali kamu mengucapkannya, Jake selalu mengiyakan seolah itu adalah hukuman yang pantas ia terima, dan keesokan harinya kamu akan kembali padanya, memohon maaf dengan cara manja dan penuh bujukan, dan ia selalu menerima—selalu. (+💬) selingan dulu hehehe ​#enhypen #jakeenhypenedit #jakeenhypen #creatorsearchinsights

𝒆𝑖𝒋𝑗𝒆𝑖
𝒆𝑖𝒋𝑗𝒆𝑖
Open In TikTok:
Region: ID
Sunday 06 September 2026 05:07:27 GMT
3686
919
28
27

Music

Download

Comments

eijwaijeikei
𝒆𝑖𝒋𝑗𝒆𝑖 :
continue 1- 16 . 1. Hubungan kalian sudah berjalan lebih dari dua tahun. Dua tahun di mana Jake menjadi penyokong segala gaya hidupmu, dan dua tahun di mana kamu menjadi sumber kekacauan sekaligus satu-satunya sandaran hatinya. . Malam itu, di ruang pribadi salah satu restoran paling mahal di kota, kalian kembali bertengkar. Masalahnya sepele—Jake terlambat sepuluh menit menjemputmu pulang dari acara sosial. . "Lo emang nggak pernah berubah ya, Jake! Selalu aja telat! Gue nungguin di depan pintu sampai semua orang lihat dan ngomongin gue! Malu tau nggak?!" suaramu meninggi, sama sekali tidak peduli pelayan yang ada di ruangan itu. . "Maaf, tadi macet parah di jalan utama. Aku udah berusaha cepat—" "Alasan! Semua orang bisa tepat waktu, cuma lo aja yang nggak bisa! Gue capek deh sama hubungan kayak gini! Kita putus aja!" kamu berdiri, menatapnya dengan tatapan tajam, seolah kata 'putus' itu bukan hal yang berat untuk diucapkan. . Jake terdiam. Ia menatapmu lekat-lekat, matanya menyiratkan kesedihan yang dalam. Namun ia tidak marah. Ia tidak berteriak balik, tidak menyalahkanmu, tidak pergi begitu saja. Ia hanya menghela napas panjang. "Kalau itu yang kamu mau... aku terima. Tapi kalau nanti kamu butuh apa-apa, telepon aku aja ya. Jangan sungkan." . "Siapa yang butuh lo?! Gue bisa hidup sendiri tanpa duit lo!" kamu membanting tas tangan berharga puluhan juta itu ke meja, lalu berjalan keluar meninggalkannya sendirian di ruangan itu. . Sepanjang malam kamu tidak membalas satu pun pesan darinya. Kamu mematikan ponsel, berpura-pura tidak peduli, berpura-pura bahwa kehilangan dia bukan masalah besar. Namun saat pagi tiba, kesepian mulai merayap. Kamu terbangun di kasur yang terlalu besar, di kamar yang terlalu mewah namun terasa hampa. Dan kebiasaan itu kembali muncul—kebiasaan yang sudah berulang puluhan kali. . Kamu menyalakan ponsel, dan belum semenit, nama Jake langsung muncul di layar. . 'Selamat pagi. Sarapan sudah aku kirim ke depan pintu kamar kamu. Jangan lupa makan ya, biar nggak sakit.'
2026-09-06 05:09:05
2
liyasm3
liyaSM🕸️ :
aw...aw... tipe aku bangettt authornya makanya aku pacaran sama jake
2026-09-06 09:26:55
2
mochipeach_23
mochipeach_23 :
wahhh aku butuh kelanjutannya nihhh
2026-09-06 05:26:22
2
chealssy_amora14
⋆. 𐙚 ˚𝐂𝗁𝖾𝖺𝗅𝗌𝗌𝗒 °ʚ🎀ɞ° :
lanjut dong kakkk
2026-09-06 05:46:44
2
___qwertyuiop___
___qwertyuiop___ :
kak no 16ny gaada ya?
2026-09-06 14:15:31
0
ruby._.aep
୭ৎ¹⁰⁰⁹ :
remind me ❤️
2026-09-06 07:40:22
1
To see more videos from user @eijwaijeikei, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos


About