@pojoksatu.id: Seorang pekerja migran Indonesia yang bekerja di Jepang memperlihatkan bagaimana dirinya harus berjuang keras dan menempuh segala resiko. Ia bekerja di bagian konstruksi dan saat itu sedang membuat tulangan beton yang sudah dirangkai sedemikian rupa. Ketatnya konstruksi di Jepang, membuat sejumlah pekerja harus masuk kembali ke dalam rangka besi tulangan sebelum dibeton untuk mengecek ulang. Dengan ruang yang sempit, ia dan pekerja lainnya harus masuk dengan sangat hati-hati, sembari mengecek ikatan kawat yang mungkin ada terlepas atau belum dipasang. Upah kerja di Jepang yang dibayar per jam dengan penghasilan bulanan yang tinggi membuat masyarakat Indonesia tergiur. Akan tetapi, bekerja di Jepang bukan hanya butuh tekad, tapi juga fisik yang prima serta mental baja.