@ahmed.hussein5549: نسرين طافش بتغني كمان هو في حلاوة كده🧡من مسابقة ملكة جمال مصر ٢٠٢٦💛

أحمد و المشاهير❤️
أحمد و المشاهير❤️
Open In TikTok:
Region: EG
Sunday 06 September 2026 07:15:37 GMT
55650
1337
11
51

Music

Download

Comments

sima49361
💗💗💗 :
مين فازت
2026-09-06 21:05:22
1
shamsja4
Shams :
ماشاءالله چنها زبدة اتخبل
2026-09-06 19:13:25
2
user8143352126190
مروه بنيران :
شن تقول
2026-09-06 07:56:35
1
fdffgggf2
كتكوته ♥️♥️ :
e2
2026-09-06 12:37:57
1
hhhhipqybhc
Muhammad :
❤️❤️❤️
2026-09-06 19:44:56
1
jawharaaa8
Jawhara :
مفهمتش
2026-09-06 08:22:04
0
simocharta
simo charta :
الله على جمال ماشاء الله
2026-09-06 09:13:39
3
younesboudine2
You Bou :
❤️‍🔥❤️‍🔥❤️‍🔥😘😘😘
2026-09-06 16:36:03
1
To see more videos from user @ahmed.hussein5549, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Sejarah baru tertulis bagi dunia olahraga Kabupaten Kebumen. Untuk pertama kalinya, Kecamatan Pejagoan mengirimkan wakilnya pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026. Hasilnya langsung berbuah manis setelah satu dari tiga atlet gulat yang diterjunkan sukses mempersembahkan medali perunggu. Ketiga atlet tersebut adalah Rully Hardian Syahputra (SDN 2 Kuwayuhan), Rizki Sabiq El Fatin (SDN 4 Kedawung), dan Gilang Prasetyo (SDN Aditirto). Gilang Prasetyo berpose dengan medali perunggu yang diraihnya setelah sukses di Kelas 35 Kg Gaya Bebas Putra.  Dari tiga nama tersebut, Gilang Prasetyo sukses menyabet medali perunggu di Kelas 35 Kg Gaya Bebas Putra setelah bertarung sengit melawan atlet-atlet terbaik dari berbagai daerah se-Jawa Tengah. Pelatih Gulat Kebumen, Betto Aminudin, mengungkapkan bahwa pencapaian ini berada di luar target awal timnya. “Kami memang berangkat dengan target mencari pengalaman. Namun, mental Gilang luar biasa. Ia tidak gentar meski ini POPDA pertamanya. Semoga hasil ini menjadi motivasi bagi atlet-atlet lain di Pejagoan,” jelas Betto, Minggu 6 September 2026. Keberhasilan Gilang diharapkan menjadi pemantik semangat bagi generasi muda di Pejagoan untuk terus menekuni olahraga gulat dan mengharumkan nama Kebumen di kancah yang lebih tinggi. Prestasi kontingen Kabupaten Kebumen di ajang POPDA Jateng 2026 kian bersinar dengan tambahan dua medali emas dari cabang olahraga tinju. Dua atlet pelajar tersebut tampil gemilang dan sukses mengunci kemenangan knock out (KO) di partai puncak. Medali emas pertama disumbangkan oleh Kania Syabilla Al Akbar, siswi kelas VIII SMPN 3 Ayah. Ia memastikan tempat teratas setelah mengalahkan lawannya asal Banjarnegara melalui kemenangan KO pada babak final nomor pertandingan fly weight SMP 48-50 Kg putri yang berlangsung di Kampus Politeknik PU Gayamsari, Semarang, Sabtu 5 September 2026. “Ini pertama kalinya saya ikut POPDA. Senang banget dan enggak nyangka bisa juara satu,” ujar Kania penuh semangat usai pertandingan. Atlet berusia 13 tahun yang rutin berlatih di Camp The Blade Kebumen Ayah ini memiliki cita-cita besar menjadi atlet profesional dan bertekad untuk terus meningkatkan kemampuannya di masa depan. Sementara itu, medali emas kedua dipersembahkan oleh Gaesna Refano, murid kelas IX SMPN 4 Gombong. Gaesna juga sukses menumbangkan lawannya asal Kudus melalui kemenangan KO di babak final. “Saya baru pertama kali ikut POPDA dan langsung dapat emas. Senang sekali,” ungkapnya. Atlet kelahiran Gombong yang berlatih di Benteng Van der Wijck di bawah didikan pelatih Ade Meril ini bercita-cita menjadi anggota militer. Ia berencana untuk terus mengikuti berbagai kompetisi tinju guna mengasah keterampilannya. Pelatih Tinju Kebumen, Aris Sabarudin, menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian luar biasa anak asuhnya. Dari sembilan petinju yang dikirimkan, dua atlet putri kategori SMP telah memastikan medali emas, sementara tiga petinju lainnya masih berjuang di babak semifinal. “Alhamdulillah dua atlet SMP sudah mendapat emas. Kami menargetkan tiga emas, tapi semoga bisa lebih dari itu,” ujar Aris. Ia menambahkan bahwa tantangan terbesar ke depan adalah menjaga konsistensi prestasi. “Mempertahankan itu lebih susah, jadi kami sebagai pelatih dan official harus bekerja lebih keras untuk menjaga konsistensi,” pungkasnya. Dengan tambahan dua emas dari cabang tinju dan satu perunggu dari gulat, kontingen Kebumen semakin optimistis mengejar target perolehan medali secara keseluruhan di ajang POPDA Jateng 2026.  Sumber:Kebumen update  #kontingenkebumen #viralkebumen #kebumenviral #ngapak #kebumenpride
Sejarah baru tertulis bagi dunia olahraga Kabupaten Kebumen. Untuk pertama kalinya, Kecamatan Pejagoan mengirimkan wakilnya pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026. Hasilnya langsung berbuah manis setelah satu dari tiga atlet gulat yang diterjunkan sukses mempersembahkan medali perunggu. Ketiga atlet tersebut adalah Rully Hardian Syahputra (SDN 2 Kuwayuhan), Rizki Sabiq El Fatin (SDN 4 Kedawung), dan Gilang Prasetyo (SDN Aditirto). Gilang Prasetyo berpose dengan medali perunggu yang diraihnya setelah sukses di Kelas 35 Kg Gaya Bebas Putra. Dari tiga nama tersebut, Gilang Prasetyo sukses menyabet medali perunggu di Kelas 35 Kg Gaya Bebas Putra setelah bertarung sengit melawan atlet-atlet terbaik dari berbagai daerah se-Jawa Tengah. Pelatih Gulat Kebumen, Betto Aminudin, mengungkapkan bahwa pencapaian ini berada di luar target awal timnya. “Kami memang berangkat dengan target mencari pengalaman. Namun, mental Gilang luar biasa. Ia tidak gentar meski ini POPDA pertamanya. Semoga hasil ini menjadi motivasi bagi atlet-atlet lain di Pejagoan,” jelas Betto, Minggu 6 September 2026. Keberhasilan Gilang diharapkan menjadi pemantik semangat bagi generasi muda di Pejagoan untuk terus menekuni olahraga gulat dan mengharumkan nama Kebumen di kancah yang lebih tinggi. Prestasi kontingen Kabupaten Kebumen di ajang POPDA Jateng 2026 kian bersinar dengan tambahan dua medali emas dari cabang olahraga tinju. Dua atlet pelajar tersebut tampil gemilang dan sukses mengunci kemenangan knock out (KO) di partai puncak. Medali emas pertama disumbangkan oleh Kania Syabilla Al Akbar, siswi kelas VIII SMPN 3 Ayah. Ia memastikan tempat teratas setelah mengalahkan lawannya asal Banjarnegara melalui kemenangan KO pada babak final nomor pertandingan fly weight SMP 48-50 Kg putri yang berlangsung di Kampus Politeknik PU Gayamsari, Semarang, Sabtu 5 September 2026. “Ini pertama kalinya saya ikut POPDA. Senang banget dan enggak nyangka bisa juara satu,” ujar Kania penuh semangat usai pertandingan. Atlet berusia 13 tahun yang rutin berlatih di Camp The Blade Kebumen Ayah ini memiliki cita-cita besar menjadi atlet profesional dan bertekad untuk terus meningkatkan kemampuannya di masa depan. Sementara itu, medali emas kedua dipersembahkan oleh Gaesna Refano, murid kelas IX SMPN 4 Gombong. Gaesna juga sukses menumbangkan lawannya asal Kudus melalui kemenangan KO di babak final. “Saya baru pertama kali ikut POPDA dan langsung dapat emas. Senang sekali,” ungkapnya. Atlet kelahiran Gombong yang berlatih di Benteng Van der Wijck di bawah didikan pelatih Ade Meril ini bercita-cita menjadi anggota militer. Ia berencana untuk terus mengikuti berbagai kompetisi tinju guna mengasah keterampilannya. Pelatih Tinju Kebumen, Aris Sabarudin, menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian luar biasa anak asuhnya. Dari sembilan petinju yang dikirimkan, dua atlet putri kategori SMP telah memastikan medali emas, sementara tiga petinju lainnya masih berjuang di babak semifinal. “Alhamdulillah dua atlet SMP sudah mendapat emas. Kami menargetkan tiga emas, tapi semoga bisa lebih dari itu,” ujar Aris. Ia menambahkan bahwa tantangan terbesar ke depan adalah menjaga konsistensi prestasi. “Mempertahankan itu lebih susah, jadi kami sebagai pelatih dan official harus bekerja lebih keras untuk menjaga konsistensi,” pungkasnya. Dengan tambahan dua emas dari cabang tinju dan satu perunggu dari gulat, kontingen Kebumen semakin optimistis mengejar target perolehan medali secara keseluruhan di ajang POPDA Jateng 2026. Sumber:Kebumen update #kontingenkebumen #viralkebumen #kebumenviral #ngapak #kebumenpride

About