@baple21: Cả nhà đã xem Chiikawa hết chưa #baplegraphy #bwmedia #tiktokgiaitri #Chiikawa #Bimatdaonguoica

Bắp Lê Xi Nê
Bắp Lê Xi Nê
Open In TikTok:
Region: VN
Sunday 06 September 2026 11:02:29 GMT
11575
941
16
129

Music

Download

Comments

nqoc_mainayae
Ngmai:3 :
Thêm fact nè: Có hai bé lá bất tử nên pin sau đúyt mỗi bé có số ba vì hai cục ghép lại thành số 8 nằm ngang, nghĩa là bất tử á.
2026-09-06 12:51:38
25
toilameof3
Khánhbắp🌽🤪 :
Sớm
2026-09-06 11:41:50
0
khoizuizene
~Măng Khui~ :
Sớm
2026-09-06 11:22:49
0
To see more videos from user @baple21, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Pemerintah Provinsi Bali bersama Pemerintah Kabupaten Badung dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menindaklanjuti rencana pengembangan transportasi perkeretaapian di Bali. Moda yang dikembangkan berupa trem listrik berbasis baterai yang direncanakan menghubungkan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dengan kawasan Canggu, Kabupaten Badung. Pengembangan trem tersebut diarahkan menjadi salah satu solusi transportasi massal untuk mengatasi kepadatan lalu lintas, khususnya di kawasan Badung yang memiliki tingkat mobilitas masyarakat dan wisatawan cukup tinggi. Penandatanganan kerja sama pengembangan perkeretaapian tersebut dilaksanakan di Gedung Kertasabha, Denpasar, Selasa (1/9/2026). Kegiatan dihadiri Gubernur Bali Wayan Koster, Bupati Badung, Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin, CEO Angkasa Pura, Sekda Kabupaten Badung, serta sejumlah pihak terkait. Kerja sama ini merupakan tindak lanjut atas usulan Pemerintah Provinsi Bali bersama Kementerian PPN/Bappenas untuk memperbaiki fasilitas dan sistem transportasi di Bali, khususnya di Kabupaten Badung. PT KAI memilih konsep trem listrik, bukan mass rapid transit (MRT) maupun light rail transit (LRT). Konsep trem dinilai lebih sesuai dengan karakteristik, kondisi wilayah, serta kebutuhan transportasi di Bali. Kehadiran trem diharapkan dapat mengurangi kepadatan kendaraan, meningkatkan mobilitas masyarakat, memperkuat konektivitas kawasan pariwisata, serta mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan pribadi. Dalam kondisi maksimal, trem diproyeksikan mampu mengangkut sekitar 15 ribu hingga 20 ribu penumpang. Waktu tempuh diperkirakan sekitar 30 menit dengan jeda keberangkatan antartrem sekitar 10 menit. Pembangunan trem ditargetkan mulai memasuki tahap groundbreaking pada Maret 2027. Trase pertama ditargetkan mulai beroperasi pada 2028, sedangkan seluruh jalur hingga Canggu ditargetkan selesai dan beroperasi pada 2029. “Pengembangan transportasi harus tetap memperhatikan keunikan Bali, menjaga keindahan Bali, mendukung pariwisata dan tidak mengganggu kehidupan masyarakat,” tegas Koster. Koster menekankan, pembangunan trem tidak boleh mengganggu ekosistem pariwisata Bali. Jalur transportasi harus memperhatikan keberadaan hotel, akomodasi wisata, objek pariwisata, lingkungan, permukiman, serta kehidupan masyarakat di sepanjang trase. (Text by Bali Berkarya) #kosterupdate  #koster  #transportasiumum  #bali  #badungbali🌿
Pemerintah Provinsi Bali bersama Pemerintah Kabupaten Badung dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menindaklanjuti rencana pengembangan transportasi perkeretaapian di Bali. Moda yang dikembangkan berupa trem listrik berbasis baterai yang direncanakan menghubungkan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dengan kawasan Canggu, Kabupaten Badung. Pengembangan trem tersebut diarahkan menjadi salah satu solusi transportasi massal untuk mengatasi kepadatan lalu lintas, khususnya di kawasan Badung yang memiliki tingkat mobilitas masyarakat dan wisatawan cukup tinggi. Penandatanganan kerja sama pengembangan perkeretaapian tersebut dilaksanakan di Gedung Kertasabha, Denpasar, Selasa (1/9/2026). Kegiatan dihadiri Gubernur Bali Wayan Koster, Bupati Badung, Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin, CEO Angkasa Pura, Sekda Kabupaten Badung, serta sejumlah pihak terkait. Kerja sama ini merupakan tindak lanjut atas usulan Pemerintah Provinsi Bali bersama Kementerian PPN/Bappenas untuk memperbaiki fasilitas dan sistem transportasi di Bali, khususnya di Kabupaten Badung. PT KAI memilih konsep trem listrik, bukan mass rapid transit (MRT) maupun light rail transit (LRT). Konsep trem dinilai lebih sesuai dengan karakteristik, kondisi wilayah, serta kebutuhan transportasi di Bali. Kehadiran trem diharapkan dapat mengurangi kepadatan kendaraan, meningkatkan mobilitas masyarakat, memperkuat konektivitas kawasan pariwisata, serta mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan pribadi. Dalam kondisi maksimal, trem diproyeksikan mampu mengangkut sekitar 15 ribu hingga 20 ribu penumpang. Waktu tempuh diperkirakan sekitar 30 menit dengan jeda keberangkatan antartrem sekitar 10 menit. Pembangunan trem ditargetkan mulai memasuki tahap groundbreaking pada Maret 2027. Trase pertama ditargetkan mulai beroperasi pada 2028, sedangkan seluruh jalur hingga Canggu ditargetkan selesai dan beroperasi pada 2029. “Pengembangan transportasi harus tetap memperhatikan keunikan Bali, menjaga keindahan Bali, mendukung pariwisata dan tidak mengganggu kehidupan masyarakat,” tegas Koster. Koster menekankan, pembangunan trem tidak boleh mengganggu ekosistem pariwisata Bali. Jalur transportasi harus memperhatikan keberadaan hotel, akomodasi wisata, objek pariwisata, lingkungan, permukiman, serta kehidupan masyarakat di sepanjang trase. (Text by Bali Berkarya) #kosterupdate #koster #transportasiumum #bali #badungbali🌿

About