@soxibjon77: #ВэтотДень

СОХИБЖОН
СОХИБЖОН
Open In TikTok:
Region: UZ
Monday 07 September 2026 04:51:28 GMT
13559
355
22
291

Music

Download

Comments

89orlan98
O R L A N :
bitta kichkina lekin haqiqat bulgan malumotni bildirib quymoqchiman. spit infeksiyasi ochiq havoda jismlar yuzasida juda tez uladi, yoki xuddi videodagi kabi bumagaga shprits orqali singdirib quyilganda virus uzoq yashamaydi va juda tez uladi qogoz suyuqlikni shimib qoladi va virus ham tezda nobut buladi. qogoz wmas shunchaki ochiq yuzaga qonni tomizib quysangiz qonda juda tez ivish jarayoni boshlanadi va tarkibida virus bor bulsa ham u nobut buladi. virus qanday yuqadi... virus juda kup xollarda jinsiy aloqadan, ochiq yaragaga virus tushishidan, virus bor odamga ishlatilgan shpritsdan foydalanilganda qondan qonga yuqishi xolatlari juda kuplab kuzatilgan. virusda tashqi muhitda kupayish funksiyasi mavjud emas. hatto virus bor bemor bilan upishganda sulak orqali yuqish xavfi ham juda past aka ikkala tarafning ham ogiz yarasi yuq bulsa albatta qachonki gemaroy bilan ogrigan bemor videodagi kabi bumagaga virusli eritma qon yoki qon zardobi yuborilgan zahoti qon qurumasdan, qogoz hali qonni tuliq shimib olmasdan srazi foydalansa unda yuqishi mumkin. lekin menimcha faqat axmoq odam qonga bukib nam bulib turgan bumagadan xojatxonada foydalanadi
2026-09-07 15:48:12
5
tolipovarayyona
Maryam :
бу видеога 1 йил бўлди
2026-09-07 16:02:35
1
jasursabirow03
Jasurbek :
Allahim õzing asra begunahlarni
2026-09-07 18:07:56
1
sahnaz_0202
Saxnaz :
Alah saqlasın Allah ga qanday beradı hısabını nıma aybı bar bashqalarnı
2026-09-07 19:57:36
0
o.o4416
Nigora Islomova.... :
fakt mi bu
2026-09-07 09:02:26
1
ranohanim1
Неля :
Аллохни лснсти келсин шунака душмснларга
2026-09-07 17:03:14
2
hurshide.ilmurado
🇺🇿 🇺🇿 :
😳
2026-09-07 16:09:20
1
user2775403460737
ШАХРИЗОДА :
Астахфируллох😳
2026-09-07 15:01:48
1
user.564654867557
User.*🇺🇿* :
Olloh jazosini bersin
2026-09-07 13:14:38
0
ravshan730610
Равшан. :
Бундан кимга нима пойда хайронман.
2026-09-07 11:23:15
1
umide315
Umide :
spid bolganlanı kmab koyiş kere
2026-09-07 14:00:24
1
boys83153
boys :
зури кессак
2026-09-07 17:49:05
1
zaprapka1
🌏ZAPRAPKA HIZMATI 🌏 :
яхшиям ёт тувалетларда чичолмайман😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂
2026-09-07 11:31:46
0
okkkjuuyed
Jahannamda yonasan :
😁😁😁
2026-09-07 15:07:08
0
okkkjuuyed
Jahannamda yonasan :
😳😳😳
2026-09-07 15:07:11
0
.anasxon._
anasxon :
🥰🥰🥰
2026-09-07 17:10:05
1
okkkjuuyed
Jahannamda yonasan :
🥰🥰🥰
2026-09-07 15:07:14
0
s7719165
s :
😳😳😳😳😳😳
2026-09-07 12:16:42
0
To see more videos from user @soxibjon77, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

jum'at ini??? 😱 Sebuah paper ilmiah berusia lebih dari enam dekade kembali ramai karena mencantumkan tanggal yang kini semakin dekat, Jumat, 13 November 2026. Pada 4 November 1960, fisikawan Heinz von Foerster bersama Patricia M. Mora dan Lawrence W. Amiot menerbitkan penelitian di jurnal Science dengan judul yang sangat mencolok, Doomsday: Friday, 13 November, A.D. 2026. Sekilas memang terdengar seperti ramalan hari kiamat. Namun isi penelitiannya ternyata berbeda. Para ilmuwan itu menganalisis pertumbuhan populasi manusia selama sekitar dua milenium. Dari model matematis yang mereka gunakan, jika pola pertumbuhan tersebut terus berlangsung tanpa perubahan, populasi manusia secara matematis akan mendekati angka tak terhingga pada 13 November 2026. Karena kondisi itu jelas mustahil terjadi di dunia nyata, tanggal tersebut diberi istilah dramatis “Doomsday”. Jadi penelitian itu bukan ramalan bahwa Bumi akan hancur, manusia akan musnah, atau sebuah bencana tertentu pasti terjadi pada tanggal tersebut. Menjelang akhir 2026, teori lama itu mudah kembali dikaitkan dengan berbagai prediksi bencana yang beredar di media sosial, termasuk klaim mengenai gempa besar yang akan melanda Indonesia. Namun hubungan seperti itu tidak memiliki dasar ilmiah. BMKG berulang kali menegaskan bahwa gempa bumi sampai sekarang belum bisa diprediksi secara akurat kapan terjadi, di mana lokasinya, dan berapa magnitudonya. Indonesia memang berada di wilayah aktif gempa dan memiliki sejumlah zona dengan potensi gempa besar, tetapi potensi tidak sama dengan prediksi tanggal kejadian. Karena itu, semakin dekatnya 13 November 2026 bukan alasan untuk panik. Paper tahun 1960 tersebut justru menarik sebagai contoh bagaimana model matematika bisa menunjukkan bahwa pertumbuhan populasi tanpa batas tidak mungkin berlangsung selamanya. Kalau baru melihat judul “Doomsday 13 November 2026” #kiamat #beritaviral #xycba #fypシ
jum'at ini??? 😱 Sebuah paper ilmiah berusia lebih dari enam dekade kembali ramai karena mencantumkan tanggal yang kini semakin dekat, Jumat, 13 November 2026. Pada 4 November 1960, fisikawan Heinz von Foerster bersama Patricia M. Mora dan Lawrence W. Amiot menerbitkan penelitian di jurnal Science dengan judul yang sangat mencolok, Doomsday: Friday, 13 November, A.D. 2026. Sekilas memang terdengar seperti ramalan hari kiamat. Namun isi penelitiannya ternyata berbeda. Para ilmuwan itu menganalisis pertumbuhan populasi manusia selama sekitar dua milenium. Dari model matematis yang mereka gunakan, jika pola pertumbuhan tersebut terus berlangsung tanpa perubahan, populasi manusia secara matematis akan mendekati angka tak terhingga pada 13 November 2026. Karena kondisi itu jelas mustahil terjadi di dunia nyata, tanggal tersebut diberi istilah dramatis “Doomsday”. Jadi penelitian itu bukan ramalan bahwa Bumi akan hancur, manusia akan musnah, atau sebuah bencana tertentu pasti terjadi pada tanggal tersebut. Menjelang akhir 2026, teori lama itu mudah kembali dikaitkan dengan berbagai prediksi bencana yang beredar di media sosial, termasuk klaim mengenai gempa besar yang akan melanda Indonesia. Namun hubungan seperti itu tidak memiliki dasar ilmiah. BMKG berulang kali menegaskan bahwa gempa bumi sampai sekarang belum bisa diprediksi secara akurat kapan terjadi, di mana lokasinya, dan berapa magnitudonya. Indonesia memang berada di wilayah aktif gempa dan memiliki sejumlah zona dengan potensi gempa besar, tetapi potensi tidak sama dengan prediksi tanggal kejadian. Karena itu, semakin dekatnya 13 November 2026 bukan alasan untuk panik. Paper tahun 1960 tersebut justru menarik sebagai contoh bagaimana model matematika bisa menunjukkan bahwa pertumbuhan populasi tanpa batas tidak mungkin berlangsung selamanya. Kalau baru melihat judul “Doomsday 13 November 2026” #kiamat #beritaviral #xycba #fypシ

About