@cettaonlineclass: Dua bencana lingkungan lagi kompak terjadi bersamaan dan bikin kualitas udara di Indonesia ambruk. Gimana ceritanya? Yang pertama datang dari Selat Sunda. Gunung Anak Krakatau terus erupsi sejak awal September 2026, melontarkan abu vulkanik yang menyebar terbawa angin hingga ke Banten, Jakarta, sebagian Jawa Barat, Lampung, dan Bengkulu. Dampaknya nggak main-main, mulai dari penutupan sementara Bandara Soekarno-Hatta, sekolah yang menerapkan belajar dari rumah, sampai imbauan warga untuk pakai masker saat beraktivitas di luar ruangan. BMKG sendiri menegaskan sebaran abu ini bisa berubah arah sewaktu-waktu tergantung kondisi angin di atmosfer. Di saat yang hampir bersamaan, krisis lain juga terjadi di Kalimantan. Musim kemarau panjang akibat El Nino bikin kebakaran hutan dan lahan (karhutla) meluas parah, terutama di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat. Saking parahnya, kabut asap ini bukan cuma menyelimuti langit Kalimantan, tapi sudah menyeberang lintas negara sampai ke Malaysia, Singapura, Brunei, bahkan Manila di Filipina. Dari data IQAir yang kami cek langsung, dampaknya jelas terlihat. Di Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, indeks kualitas udara (AQI) tercatat di angka 535, alias kategori Berbahaya, dengan polutan utama PM2.5 mencapai 342,9 µg/m³, jauh di atas ambang batas aman. Sementara di ranking kota besar dunia, Kuching, Malaysia justru menempati posisi pertama kota dengan udara terburuk secara global dengan AQI 192, mengalahkan kota-kota besar lain seperti Delhi dan Kuala Lumpur. Dua bencana yang beda sumber ini kebetulan kompak terjadi bareng, dan sama-sama berdampak langsung ke kesehatan pernapasan masyarakat luas. Kamu yang ada di wilayah terdampak, yuk selalu cek kualitas udara sekitar sebelum beraktivitas di luar, dan jangan lupa pakai masker ya! 😷💪 Menurut kamu, bencana lingkungan kayak gini bakal makin sering terjadi ke depannya nggak? 👀 Source: iqair.com

Cetta - Kursus Bahasa Asing
Cetta - Kursus Bahasa Asing
Open In TikTok:
Region: ID
Monday 07 September 2026 05:06:20 GMT
1989
50
0
0

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @cettaonlineclass, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Biografi pelaku bom Bali, Ali Imron Nama lengkap: Ali Imron Tempat, tanggal lahir: Lamongan, Jawa Timur, Indonesia (sekitar tahun 1970) Kewarganegaraan: Indonesia Latar Belakang Ali Imron lahir di keluarga sederhana di Lamongan. Ia merupakan adik dari Amrozi dan Ali Ghufron, yang juga terlibat dalam aksi teror. Sejak muda, Ali Imron dikenal memiliki latar belakang pendidikan agama yang cukup kuat. Ia sempat pergi ke luar negeri, termasuk ke Afghanistan, dan diduga mendapatkan pelatihan militer serta terpapar paham radikal. Keterlibatan dalam Bom Bali Ali Imron terlibat dalam peristiwa Bom Bali 2002 yang terjadi pada 12 Oktober 2002 di Kuta, Bali. Serangan ini menewaskan lebih dari 200 orang dan melukai ratusan lainnya. Perannya dalam aksi tersebut antara lain: Membantu merakit bahan peledak Ikut dalam perencanaan serangan Terlibat dalam jaringan kelompok ekstremis yang terkait dengan organisasi seperti Jemaah Islamiyah Namun, Ali Imron diketahui sempat menentang penggunaan bom di tempat ramai karena dapat menimbulkan banyak korban sipil. Penangkapan dan Hukuman Ali Imron ditangkap oleh aparat keamanan Indonesia setelah kejadian Bom Bali. Ia kemudian diadili dan dijatuhi hukuman penjara seumur hidup. Berbeda dengan beberapa pelaku lain yang dijatuhi hukuman mati, Ali Imron mendapatkan keringanan karena: Bersikap kooperatif saat penyelidikan Menunjukkan penyesalan atas perbuatannya Membantu aparat dalam mengungkap jaringan terorisme Kehidupan di Penjara Selama menjalani hukuman, Ali Imron dikenal aktif dalam program deradikalisasi. Ia bahkan: Mengakui kesalahannya Menolak kekerasan dan terorisme Memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya radikalisme #aliimron #bombali #bali #indonesia #airlanggaeditor
Biografi pelaku bom Bali, Ali Imron Nama lengkap: Ali Imron Tempat, tanggal lahir: Lamongan, Jawa Timur, Indonesia (sekitar tahun 1970) Kewarganegaraan: Indonesia Latar Belakang Ali Imron lahir di keluarga sederhana di Lamongan. Ia merupakan adik dari Amrozi dan Ali Ghufron, yang juga terlibat dalam aksi teror. Sejak muda, Ali Imron dikenal memiliki latar belakang pendidikan agama yang cukup kuat. Ia sempat pergi ke luar negeri, termasuk ke Afghanistan, dan diduga mendapatkan pelatihan militer serta terpapar paham radikal. Keterlibatan dalam Bom Bali Ali Imron terlibat dalam peristiwa Bom Bali 2002 yang terjadi pada 12 Oktober 2002 di Kuta, Bali. Serangan ini menewaskan lebih dari 200 orang dan melukai ratusan lainnya. Perannya dalam aksi tersebut antara lain: Membantu merakit bahan peledak Ikut dalam perencanaan serangan Terlibat dalam jaringan kelompok ekstremis yang terkait dengan organisasi seperti Jemaah Islamiyah Namun, Ali Imron diketahui sempat menentang penggunaan bom di tempat ramai karena dapat menimbulkan banyak korban sipil. Penangkapan dan Hukuman Ali Imron ditangkap oleh aparat keamanan Indonesia setelah kejadian Bom Bali. Ia kemudian diadili dan dijatuhi hukuman penjara seumur hidup. Berbeda dengan beberapa pelaku lain yang dijatuhi hukuman mati, Ali Imron mendapatkan keringanan karena: Bersikap kooperatif saat penyelidikan Menunjukkan penyesalan atas perbuatannya Membantu aparat dalam mengungkap jaringan terorisme Kehidupan di Penjara Selama menjalani hukuman, Ali Imron dikenal aktif dalam program deradikalisasi. Ia bahkan: Mengakui kesalahannya Menolak kekerasan dan terorisme Memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya radikalisme #aliimron #bombali #bali #indonesia #airlanggaeditor

About