@rmol.id: Pemilu 2029 akan berlangsung di tengah perubahan karakter pemilih Indonesia yang semakin lekat dengan teknologi digital. Berdasarkan data per 30 Juni 2026, jumlah penduduk Indonesia mencapai 290.125.073 jiwa. Dari jumlah tersebut, Generasi Z menjadi kelompok terbesar dengan 75.369.786 jiwa, disusul generasi milenial sebanyak 68.535.021 jiwa. Besarnya populasi Gen Z dan milenial, yang secara total mencapai sekitar 140 juta jiwa, menjadikan teknologi digital semakin relevan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk penyelenggaraan pemilu. Kondisi tersebut kembali membuka ruang pembahasan mengenai penerapan electronic voting atau e-voting sebagai alternatif sistem pemungutan suara pada Pemilu 2029. E-voting berpotensi membuat proses pemungutan suara lebih cepat dan efisien. Namun, penerapannya tidak semata-mata tentang memindahkan surat suara ke perangkat elektronik. Keamanan sistem, transparansi, akurasi, perlindungan data, serta kepercayaan publik menjadi fondasi utama yang harus dipastikan. Dengan demikian, Pemilu 2029 bukan hanya menjadi ujian bagi para kandidat, tetapi juga bagi kesiapan Indonesia membawa demokrasi memasuki era digital. #rmol #rmolid #evoting

rmol.id
rmol.id
Open In TikTok:
Region: ID
Monday 07 September 2026 09:00:30 GMT
2968
82
1
5

Music

Download

Comments

fredyriant
Fredyriant :
pertama tama
2026-09-07 09:53:39
0
To see more videos from user @rmol.id, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Sering kali kita baru menyadari betapa berharganya seseorang setelah ia tidak lagi berada di sisi kita. Padahal, selama ia masih ada, kita masih memiliki kesempatan untuk menghargai, memuliakan, dan membahagiakannya. Yang paling layak mendapatkan perhatian itu adalah ibu. Sosok yang telah mengorbankan tenaga, waktu, air mata, bahkan hidupnya demi anak-anaknya. Selagi beliau masih bisa dipeluk, masih bisa diajak berbicara, dan masih bisa didoakan secara langsung, jangan tunda untuk berbakti. Syekh Ibnu 'Athaillah As-Sakandari mengingatkan: من لم يقبل على الله بملاطفات الإحسان، قيد إليه بسلاسل الامتحان
Sering kali kita baru menyadari betapa berharganya seseorang setelah ia tidak lagi berada di sisi kita. Padahal, selama ia masih ada, kita masih memiliki kesempatan untuk menghargai, memuliakan, dan membahagiakannya. Yang paling layak mendapatkan perhatian itu adalah ibu. Sosok yang telah mengorbankan tenaga, waktu, air mata, bahkan hidupnya demi anak-anaknya. Selagi beliau masih bisa dipeluk, masih bisa diajak berbicara, dan masih bisa didoakan secara langsung, jangan tunda untuk berbakti. Syekh Ibnu 'Athaillah As-Sakandari mengingatkan: من لم يقبل على الله بملاطفات الإحسان، قيد إليه بسلاسل الامتحان "Barang siapa tidak mau mendekat kepada Allah melalui kelembutan berbagai nikmat dan kebaikan-Nya, maka ia akan digiring kepada-Nya dengan rantai-rantai ujian." Keberadaan ibu, keluarga, kesehatan, dan orang-orang yang mencintai kita adalah bagian dari kelembutan nikmat Allah. Jika nikmat itu tidak disyukuri, bisa jadi Allah mengajarkan arti berharganya mereka melalui ujian kehilangan. Maka, jangan tunggu penyesalan datang. Hormatilah ibu, bahagiakan beliau, dengarkan nasihatnya, dan perbanyak doa untuknya. Syukur yang paling indah bukan hanya diucapkan dengan lisan, tetapi diwujudkan dengan sikap menghargai nikmat yang masih Allah titipkan kepada kita. Karena saat kesempatan itu telah pergi, yang tersisa hanyalah kenangan, doa, dan penyesalan yang tak mampu mengembalikan waktu. #guskautsar #guskautsarploso #terasgubuk #dawuhterasgubuk #nderekpusatofficial

About