@safespace8169: #blowthisup #foryoupage #relateable #viralvideo #famous

safespace
safespace
Open In TikTok:
Region: US
Monday 07 September 2026 23:47:23 GMT
108182
27274
46
918

Music

Download

Comments

user641598784
️ :
Bc I gave them 100 chances but the one time I mess up, it’s my fault and I don’t even get a chance.
2026-09-08 01:46:27
85
everykidkounts
Every kid Kounts :
I’m so sorry! You deserve someone who stays no matter what and never gives up 🖤 sending you hugs!
2026-09-12 03:47:47
0
secretacc12.123
secretacc12.123 :
Including myself
2026-09-12 04:02:31
1
depressionisreall_
ineedhelpbutwontask :
I’m juss not important enough to anybody but I get it
2026-09-09 00:42:26
8
jacobsobish
Jacob :
everyone except my gf bro
2026-09-09 10:47:47
3
katedaniellee13
kate🩷 :
i don’t even make a mistake and they give up on me 🤗
2026-09-09 07:20:49
4
idontknowyou20202
.👸🏽 :
realll.!
2026-09-11 02:02:11
0
ipseitywithin
Promise :
they're only teaching you how to respect yourself someone leaving you that served no real purpose in your life is a blessing
2026-09-10 10:15:27
0
adablu3s
𝚋𝚕𝚞𝚎 :
saw him giving flowers to another girl tdy..💔
2026-09-09 22:39:29
1
sam_gutz
sam🌞🌞 :
but i was there for all theirs
2026-09-08 04:24:36
2
mitchhh0007
mitchhh :
BI’m
2026-09-12 06:45:45
0
user_not_found34551
贾斯敏 :
Frrrr
2026-09-10 08:20:31
0
undercover_1113
Xxx,juice wrld,lil peep :
So real
2026-09-09 23:15:57
0
unknownusernames04
unknownusernames04 :
always
2026-09-09 23:39:33
0
_macc.elisee
𝖒𝖆𝖈𝖈🥹✨💐🦋 :
Same unfortunately
2026-09-10 00:25:05
0
joe.gonzo5
Joe Gonzo🇲🇽  :
2026-09-10 02:28:26
0
www.seceretaccount
J🌟 :
Me either
2026-09-08 06:38:20
0
To see more videos from user @safespace8169, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Maluku -  Aksi seorang karyawan Indomaret di Kota Ambon, Maluku, yang membakar kaki seorang bocah yang sedang tertidur di teras depan toko viral di media sosial dan menuai kecaman publik. Dalam video berdurasi 31 detik yang beredar, pelaku bernama Rendi Glen Pattipelilohy terlihat meletakkan selembar kertas di atas kaki korban, kemudian membakarnya menggunakan korek api. Korban yang diduga anak jalanan itu langsung terbangun sambil menjerit kesakitan, sementara pelaku terlihat mengamati reaksi korban sambil tertawa. Menanggapi video tersebut, Kasi Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Ipda Janete Luhukay, mengatakan hingga Sabtu (27/6/2026) belum ada laporan resmi yang masuk ke kepolisian terkait peristiwa tersebut. Sehari setelah videonya viral, Rendi menyampaikan klarifikasi dan permintaan maaf melalui sebuah video yang didampingi orang tua asuh korban, manajemen Indomaret Ambon, serta Ketua RW setempat. Ia mengakui perbuatannya merupakan tindakan pribadi yang dilakukan karena iseng dan tidak ada kaitannya dengan perusahaan tempatnya bekerja. Rendi juga mengaku menyesali tindakannya yang telah menimbulkan kegaduhan dan merugikan nama baik perusahaan. Pelaku berjanji menjadikan peristiwa tersebut sebagai pelajaran agar tidak mengulangi tindakan serupa di kemudian hari. Sementara itu, kepolisian menyatakan siap menindaklanjuti kasus tersebut apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan melaporkannya secara resmi. Hingga kini, kasus tersebut masih menjadi perhatian publik setelah videonya menyebar luas di berbagai platform media sosial. #viral #beritaviral #beritaterkini #tiktokberita #surabayatv
Maluku - Aksi seorang karyawan Indomaret di Kota Ambon, Maluku, yang membakar kaki seorang bocah yang sedang tertidur di teras depan toko viral di media sosial dan menuai kecaman publik. Dalam video berdurasi 31 detik yang beredar, pelaku bernama Rendi Glen Pattipelilohy terlihat meletakkan selembar kertas di atas kaki korban, kemudian membakarnya menggunakan korek api. Korban yang diduga anak jalanan itu langsung terbangun sambil menjerit kesakitan, sementara pelaku terlihat mengamati reaksi korban sambil tertawa. Menanggapi video tersebut, Kasi Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Ipda Janete Luhukay, mengatakan hingga Sabtu (27/6/2026) belum ada laporan resmi yang masuk ke kepolisian terkait peristiwa tersebut. Sehari setelah videonya viral, Rendi menyampaikan klarifikasi dan permintaan maaf melalui sebuah video yang didampingi orang tua asuh korban, manajemen Indomaret Ambon, serta Ketua RW setempat. Ia mengakui perbuatannya merupakan tindakan pribadi yang dilakukan karena iseng dan tidak ada kaitannya dengan perusahaan tempatnya bekerja. Rendi juga mengaku menyesali tindakannya yang telah menimbulkan kegaduhan dan merugikan nama baik perusahaan. Pelaku berjanji menjadikan peristiwa tersebut sebagai pelajaran agar tidak mengulangi tindakan serupa di kemudian hari. Sementara itu, kepolisian menyatakan siap menindaklanjuti kasus tersebut apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan melaporkannya secara resmi. Hingga kini, kasus tersebut masih menjadi perhatian publik setelah videonya menyebar luas di berbagai platform media sosial. #viral #beritaviral #beritaterkini #tiktokberita #surabayatv

About