@suliphan_: sơ hở mất nên phải sắm cả combo

suliphan
suliphan
Open In TikTok:
Region: VN
Tuesday 08 September 2026 04:58:29 GMT
700
0
0
1

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @suliphan_, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

KENALAN BELUM BERARTI MENGENAL. Habib Ja’far menyampaikan satu hal yang sederhana, tapi sering kita lupakan: “Nikah itu nggak harus lewat pacaran.” Sebab yang paling penting dalam pernikahan bukan sekadar kenalan, tetapi mengenal. Dan ternyata, mengenal seseorang tidak semudah yang kita kira. Bahkan mengenal diri sendiri saja terkadang membutuhkan waktu bertahun-tahun. Beliau memberi contoh tentang dirinya sendiri. Dulu beliau mengira tidak suka durian karena pernah mengalami pengalaman tidak menyenangkan dengan olahan durian. Sampai akhirnya di usia 30-an, beliau mencoba durian lagi dan baru menyadari: Ternyata saya suka durian. Yang saya tidak suka adalah olahan durian tertentu. Kalau mengenali selera diri sendiri saja bisa membutuhkan waktu puluhan tahun… Lalu bagaimana kita bisa merasa sudah benar-benar mengenal seseorang hanya karena beberapa tahun pacaran? Apalagi ketika masa pacaran, yang sering ditampilkan adalah versi terbaik dari diri kita. Sementara kehidupan setelah menikah mempertemukan kita dengan sisi yang jauh lebih nyata: Saat lelah. Saat marah. Saat kecewa. Saat punya masalah. Saat menghadapi keluarga. Saat berhadapan dengan tanggung jawab. Karena itu, menikah bukan hanya soal menemukan orang yang membuat kita nyaman. Tetapi tentang menemukan seseorang yang akhlaknya bisa kita kenali, tanggung jawabnya bisa kita lihat, dan kehidupannya bisa kita pertimbangkan dengan jernih. Islam pun mengajarkan kita untuk melihat perkara pernikahan dengan serius. Rasulullah ﷺ bersabda: “Perempuan dinikahi karena empat perkara: karena hartanya, keturunannya, kecantikannya, dan agamanya. Maka pilihlah yang memiliki agama...” (HR. Bukhari dan Muslim) Bukan berarti seseorang tidak boleh mengenal calon pasangannya. Justru kenalilah dengan cara yang baik, jujur, dan bertanggung jawab. Kenali keluarganya. Kenali akhlaknya. Kenali bagaimana ia memperlakukan orang lain. Kenali cara ia menghadapi masalah. Kenali bagaimana ia menjalankan agamanya. Karena pernikahan bukan tentang: “Seberapa lama kita pacaran?” Tetapi: “Seberapa baik kita mengenal orang yang akan kita jadikan teman hidup?” Dan yang paling penting… Jangan hanya mencari seseorang yang membuat hati kita jatuh cinta. Carilah seseorang yang membuat kita semakin dekat kepada Allah. 🤍 Semoga Allah mempertemukan setiap kita dengan pasangan yang baik, dan menjadikan pernikahan sebagai jalan menuju sakinah, mawaddah, wa rahmah. Aamiin ya Rabbal ‘alamin. 🤲 #HabibJafar #HabibJafarQuotes #Pernikahan #Nikah #Jodoh #Pacaran #TaAruf #KeluargaIslami #CintaDalamIslam #NasihatIslam #RenunganIslam #KajianIslam #DakwahIslam #HikmahDalamSejarah #ReelsIslam
KENALAN BELUM BERARTI MENGENAL. Habib Ja’far menyampaikan satu hal yang sederhana, tapi sering kita lupakan: “Nikah itu nggak harus lewat pacaran.” Sebab yang paling penting dalam pernikahan bukan sekadar kenalan, tetapi mengenal. Dan ternyata, mengenal seseorang tidak semudah yang kita kira. Bahkan mengenal diri sendiri saja terkadang membutuhkan waktu bertahun-tahun. Beliau memberi contoh tentang dirinya sendiri. Dulu beliau mengira tidak suka durian karena pernah mengalami pengalaman tidak menyenangkan dengan olahan durian. Sampai akhirnya di usia 30-an, beliau mencoba durian lagi dan baru menyadari: Ternyata saya suka durian. Yang saya tidak suka adalah olahan durian tertentu. Kalau mengenali selera diri sendiri saja bisa membutuhkan waktu puluhan tahun… Lalu bagaimana kita bisa merasa sudah benar-benar mengenal seseorang hanya karena beberapa tahun pacaran? Apalagi ketika masa pacaran, yang sering ditampilkan adalah versi terbaik dari diri kita. Sementara kehidupan setelah menikah mempertemukan kita dengan sisi yang jauh lebih nyata: Saat lelah. Saat marah. Saat kecewa. Saat punya masalah. Saat menghadapi keluarga. Saat berhadapan dengan tanggung jawab. Karena itu, menikah bukan hanya soal menemukan orang yang membuat kita nyaman. Tetapi tentang menemukan seseorang yang akhlaknya bisa kita kenali, tanggung jawabnya bisa kita lihat, dan kehidupannya bisa kita pertimbangkan dengan jernih. Islam pun mengajarkan kita untuk melihat perkara pernikahan dengan serius. Rasulullah ﷺ bersabda: “Perempuan dinikahi karena empat perkara: karena hartanya, keturunannya, kecantikannya, dan agamanya. Maka pilihlah yang memiliki agama...” (HR. Bukhari dan Muslim) Bukan berarti seseorang tidak boleh mengenal calon pasangannya. Justru kenalilah dengan cara yang baik, jujur, dan bertanggung jawab. Kenali keluarganya. Kenali akhlaknya. Kenali bagaimana ia memperlakukan orang lain. Kenali cara ia menghadapi masalah. Kenali bagaimana ia menjalankan agamanya. Karena pernikahan bukan tentang: “Seberapa lama kita pacaran?” Tetapi: “Seberapa baik kita mengenal orang yang akan kita jadikan teman hidup?” Dan yang paling penting… Jangan hanya mencari seseorang yang membuat hati kita jatuh cinta. Carilah seseorang yang membuat kita semakin dekat kepada Allah. 🤍 Semoga Allah mempertemukan setiap kita dengan pasangan yang baik, dan menjadikan pernikahan sebagai jalan menuju sakinah, mawaddah, wa rahmah. Aamiin ya Rabbal ‘alamin. 🤲 #HabibJafar #HabibJafarQuotes #Pernikahan #Nikah #Jodoh #Pacaran #TaAruf #KeluargaIslami #CintaDalamIslam #NasihatIslam #RenunganIslam #KajianIslam #DakwahIslam #HikmahDalamSejarah #ReelsIslam

About