@koranjakarta: Akademisi sekaligus pengamat politik Rocky Gerung menyoroti persoalan konflik agraria saat memberikan kuliah umum di Politeknik Agraria STPN, Sleman, DI Yogyakarta, Jumat (4/9/2026). Di hadapan lebih dari 500 taruna/i, Rocky menjelaskan adanya benturan tiga pemaknaan terhadap tanah: masyarakat adat memandangnya sebagai warisan leluhur, negara melalui fungsi sosial dan hukum, sementara korporasi cenderung melihat tanah sebagai komoditas bernilai ekonomi. Perbedaan tersebut, menurut Rocky, membuat konflik agraria tidak sebatas persoalan kepemilikan, tetapi juga pertarungan dalam menentukan makna dan fungsi tanah. Rocky menegaskan pandangannya melalui pernyataan, “Kita tidak pernah memiliki tanah, kita dimiliki oleh tanah,” sebagai kritik terhadap cara kepemilikan tanah dipahami. Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid, yang turut hadir, menyebut pandangan tersebut penting bagi pengambil kebijakan dan mempertanyakan relevansi UUPA 1960 dalam menghadirkan keadilan serta kesejahteraan berbasis tanah setelah lebih dari enam dekade berlaku. #KoranJakarta #RockyGerung #KonflikAgraria #ReformaAgraria [DS]
Koran Jakarta
Region: ID
Tuesday 08 September 2026 05:26:56 GMT
Music
Download
Comments
zaenab?reno :
pertama
2026-09-08 05:38:16
0
renoo :
p.
2026-09-08 07:57:52
0
To see more videos from user @koranjakarta, please go to the Tikwm
homepage.