R’ :
proses paling panjang dalam hidup seseorang adalah proses menerima dirinya sendiri, it is never easy sebab musuh paling besar selalunya bukan orang lain, tapi diri kita yang selalu rsa tak cukup, kita marah pada kelemahan, kita menyesali masa lalu, kita berandal- andai kalau saja jalan hidup boleh di ubah, hati kita letih, fikirkan kita penuh, karena kita asik mencari versi diri yang "sempurna"
but the truth is, self acceptance is not about bencoming perfect it,s about embrancing every flaw, every scar, every chapter of our story, ia tentang belajar berkata pada diri "i am enough, just as i am" dan untuk sampai ke tahap itu it takes a long time, mungkin seumur hidup,
namun, saat kita mulai menerima diri, dunia tersa lebih ringan, we no longer punish ourselves with regrets, no longer chain our heart with anger, no longer drown in endless anger, onger drown "wath ifs" .sebaliknya kita mulai melihat diri dengan syukur, bahwa setiap kelemahn ada hikmanya, setiap luka ada pelajaranya ada setiap kegagalan ada tangga menuju kedewasan,
at the end of the day, self- acceptance is not a final destination, but a life long journey, and with every step of embrancing who we are, we're actually learning to love the one who created us exactly this way-perfectly imperfect yet complate in his eyes aku juga capek menjadi manusia yang harus selalu memahami orang orang di sekitarku, aku juga kesakitan menerima semua perlakuan egois mereka. tapi dimata mereka aku adalah sosok yang tak pengertian terkadang aku bingung apa yang tak ku coba pahami dari apa yang selalu mereka beri pada ku? di saat aku marah aku juga menerima amarah mereka dan memilih untuk merendam paksa amarahku sendiri, aku tak boleh memberontak sedikitpun walau hanya sepatah kata. aku harus selalu menjelaskan banyak hal dan meminta maag atasa segela kesalahan yang sebetulnya bukan salah ku. aku harus mengerti kondisi mereka disaat aku juga kelelahan dengan semuanya. aku tak pernah di beri ruang pengertian oleh siapapun akulah sosok egois tak berperasaan yang selalu kalah ketika aku ingin menyuarakan isi hati dan amarah yang selalu ku pendam. entah sampai kapan, entah di dunia mana yang aku bisa menjadi aku yg dulu…
2026-09-10 16:39:41