@lesron3: 🛒 9.9 SALE!✨ Upgrade your UBOX! 🏍️ Premium leather cover — mas malinis, mas comfy, mas premium ang look! 🔥 #9DSale #TikTokShopPH #99Sale #MotorcyclePH #PCX160 #ADV160 #Click125 #NMAX155 #MotorcycleAccessories #BudolFinds

EliteBazaar
EliteBazaar
Open In TikTok:
Region: PH
Tuesday 08 September 2026 07:51:46 GMT
519
1
0
0

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @lesron3, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Tepat hari ini di tahun 1940, raksasa samudra IJN Yamato resmi diluncurkan IJN Yamato (大和) adalah kapal tempur (battleship) milik Angkatan Laut Kekaisaran Jepang (Imperial Japanese Navy) pada era Perang Dunia II. Nama
Tepat hari ini di tahun 1940, raksasa samudra IJN Yamato resmi diluncurkan IJN Yamato (大和) adalah kapal tempur (battleship) milik Angkatan Laut Kekaisaran Jepang (Imperial Japanese Navy) pada era Perang Dunia II. Nama "Yamato" diambil dari Provinsi Yamato kuno di Jepang, sekaligus melambangkan sebutan historis untuk bangsa dan jiwa Jepang itu sendiri. Bersama dengan kapal saudaranya (sister ship), Musashi, Yamato dirancang sebagai kapal perang permukaan paling masif dan dipersenjatai paling berat yang pernah dibangun dalam sejarah umat manusia. Yamato mulai dibangun (laid down) pada 4 November 1937 dan resmi diluncurkan (launched) pada 8 Agustus 1940. Setelah menjalani berbagai uji coba laut dan proses kelengkapan senjata, Yamato resmi ditugaskan (commissioned) pada 16 Desember 1941—hanya beberapa hari setelah peristiwa penyerangan Jepang ke Pearl Harbor. Pada awal tahun 1942, Yamato dijadikan sebagai kapal bendera (flagship) Armada Gabungan (Combined Fleet) di bawah komando Laksamana Isoroku Yamamoto. Spesifikasi: •Dilengkapi 9x Meriam 46 cm (18,1 inci) Type 94 (Terbagi dalam 3 kubah meriam tiga laras: 2 di depan, 1 di belakang). •6 x Meriam 15,5 cm (6,1 inci) Type 89 (Terbagi dalam 2 kubah tiga laras) — Awalnya berjumlah 12 meriam (4 kubah), namun 2 kubah dilepas pada 1944 untuk memberi ruang bagi senjata anti-pesawat. •12 x Meriam Dual-Purpose 12,7 cm (5 inci) Type 89 (6 menara ganda) — Ditambah menjadi 24 meriam (12 menara ganda) pada upgrade 1944–1945. •162 x Kanon Anti-Pesawat 25 mm Type 96. •4 x Senapan Mesin Berat 13,2 mm Type 93 (Dudukan ganda). •Dilengkapi Fasilitas Penerbangan 2 x Ketapel Peluncur (Catapults) di bagian buritan kapal,7 x Pesawat Intai/Floatplane (biasanya membawa Aichi E13A "Jake" atau Mitsubishi F1M "Pete" untuk pengintai artileri dan patroli udara). Pada awal tahun 1945, posisi Jepang sudah sangat terdesak. Pasukan Sekutu berhasil merebut Iwo Jima dan mulai menginvasi Okinawa. Angkatan Laut Jepang yang kehabisan bahan bakar dan kehilangan hampir seluruh kekuatan udara pendukungnya merancang sebuah misi bunuh diri yang diberi nama Operasi Ten-Go. Namun, misi tersebut sudah terdeteksi oleh kapal selam dan radar penerbang AS sejak armada Yamato meninggalkan Laut Pedalaman Jepang. Pada tanggal 7 April 1945, di utara Okinawa (sekitar Laut Cina Timur), Yamato disergap oleh gelombang serangan udara massif yang melibatkan lebih dari 300 pesawat tempur, pembom tukik, dan pembom torpedo yang diluncurkan dari kapal induk Sekutu (Task Force 58). Sadar bahwa lambung baja Yamato sangat tebal di garis air, para penerbang AS memfokuskan serangan torpedo hanya pada satu sisi (sisi port/kiri) dari Yamato. Strategi ini berhasil membuat kapal mengalami kebocoran parah dan miring secara drastis hingga tidak bisa distabilkan lagi. Setelah dihantam oleh setidaknya 11–13 torpedo dan 8 bom presisi, pada pukul 14.23 waktu setempat, Yamato terbalik. Amunisi di dalam kubah meriam utamanya yang bergeser meledak hebat di bawah air, menciptakan awan jamur raksasa yang terlihat hingga puluhan mil jauhnya. Yamato tenggelam bersama sekitar 3.055 awak kapalnya, menandai berakhirnya era kapal tempur raksasa di dunia. TAG:@🌸𝙔𝙖𝙢𝙖𝙩𝙤戦艦 #yamato #battleship #naval #fypp #fypppp

About