Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
API
Home
How To Use
Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
Detail
@ifyouxayso: fomo
kei
Open In TikTok:
Region: ID
Tuesday 08 September 2026 08:13:13 GMT
3504
448
9
16
Music
Download
No Watermark .mp4 (
0MB
)
No Watermark(HD) .mp4 (
0MB
)
Watermark .mp4 (
0MB
)
Music .mp3
Comments
Midnight moon :
Baddieesss
2026-09-08 08:21:30
1
frill ♡ no𓈒 1 naufal fan :
mama so pretty
2026-09-15 11:40:53
0
ryan :
2026-09-08 08:38:37
1
anti horny pills :
gapapa kak shorts girl peluk able
2026-09-12 06:14:19
0
VICKY SIGMA :
ini lah my mine gue
2026-09-08 11:07:17
1
x4ysofanpage :
2026-09-08 11:39:43
1
kyle :
momyy
2026-09-08 18:04:39
1
To see more videos from user @ifyouxayso, please go to the Tikwm homepage.
Other Videos
POV 2 | Keonho adalah mantan kekasihmu, yang dulu selalu mengisi hampir seluruh harimu. Laki-laki yang selalu datang paling pagi hanya untuk menyelipkan cemilan di laci mejamu, yang tak pernah lupa mengantarmu pulang meski rumahnya berada di arah yang berlawanan. Dan yang selalu berkata, “Selama masih ada aku, kamu nggak akan sendirian.” Sayangnya, semua itu berakhir tepat sebelum Hari Valentine. Sebuah pertengkaran kecil yang seharusnya bisa diselesaikan baik-baik... justru mengubah segalanya. Namun meski begitu, Keonho tak pernah benar-benar pergi. Setidaknya begitu yang kamu tahu. Selama 365 hari, Keonho tak pernah lupa membawakanmu bunga. Namun di hari ke-366... untuk pertama kalinya, ia memilih pergi. Terlebih, setelah melihat bunga pemberian James berada di pelukanmu sore itu. ••• Malam itu, rasa gelisah seolah menjalar ke seluruh tubuhmu. Kamu berjalan mondar-mandir di dalam kamar, sesekali melirik layar ponsel yang sejak tadi tak pernah benar-benar kamu tinggalkan. Room chat itu kembali kamu buka, lalu ditutup. Beberapa menit kemudian, kamu membukanya lagi. Masih sama, tak ada satu pun pesan baru dari Keonho sejak kejadian di parkiran sore tadi. Kamu hanya bisa menghembuskan napas pelan. Aneh, bukankah Keonho hanya mantanmu? Lalu mengapa bayangan bahwa ia benar-benar berhenti datang justru membuat dadamu terasa sesak? Mengapa kamu begitu takut jika suatu hari nanti, ia memilih berhenti memperjuangkan kata maaf yang selama ini tak pernah selesai ia sampaikan? Hingga tiba-tiba—Ting! Suara notifikasi mendadak memecah keheningan. Jantungmu seakan berhenti berdetak sesaat. Refleks, kamu segera meraih ponsel itu. Nama yang sejak tadi kamu tunggu akhirnya muncul di layar. 🗨️ Keonho Bunganya cantik. Hanya dua kata, sesederhana itu. Tak ada pertanyaan lain seperti biasanya. Jemarimu mulai bergetar, dengan cepat kamu membalas. 🗨️ You Kenapa bunganya dibuang? Kamu… marah? Beberapa detik berlalu, lalu... balasan itu muncul. 🗨️ Keonho Sedikit. Maaf. Dadamu terasa semakin sesak membaca pesan itu. Jemarimu menggantung di atas layar ponsel, berkali-kali kamu mengetik sesuatu. Lalu menghapusnya lagi dan lagi. Hingga akhirnya, satu pesan berhasil kamu kirim. Namun... akhirnya tak ada balasan, hingga beberapa menit berlalu. Tatapanmu tak pernah lepas dari layar ponsel, berharap gelembung kecil bertuliskan ‘sedang mengetik...’ kembali muncul seperti biasanya. Namun keheningan masih menjadi satu-satunya jawaban. “Keonho...?” gumammu lirih. ••• Keesokan paginya, seperti biasa. Langkahmu otomatis terhenti sesaat begitu memasuki ruang kelas. Refleks, pandanganmu lebih dulu mencari meja milikmu. Tapi... ternyata kosong. Hari itu tak ada setangkai mawar putih, tak ada sekotak cokelat kecil yang biasanya tergeletak rapi di sudut meja. Keningmu perlahan berkerut, mungkin... hari ini Keonho terlambat? Kamu mencoba mengusir pikiran itu, lalu menarik kursi dan duduk perlahan. Meski begitu, bahkan kamu sendiri tak mengerti mengapa kehadiran bunga itu justru begitu kamu harapkan pagi ini. ••• Bel pertama akhirnya berbunyi. Satu per satu murid mulai memenuhi kelas, disusul guru yang melangkah masuk beberapa menit kemudian. Namun tak ada sosok berhoodie hitam yang biasanya memilih duduk di bangku paling belakang. Bangku itu tetap kosong. Hingga pelajaran pertama usai. Perasaanmu perlahan dipenuhi kegelisahan yang sulit dijelaskan. Tanpa sadar, pandanganmu berulang kali kembali menuju bangku paling belakang. Berharap, pintu kelas tiba-tiba terbuka. Lalu Keonho masuk sambil tersenyum tipis seperti biasanya. Namun harapan itu tak pernah menjadi kenyataan. Hingga bel istirahat akhirnya berbunyi. Kamu tak lagi sanggup memendam rasa penasaran yang sejak tadi memenuhi kepalamu. “Andin...” Panggilanmu membuat gadis itu menoleh, sementara jemarinya masih sibuk memasukkan buku ke dalam tas. “Hm?” “Keonho… ke mana, ya?" tanyamu pelan. “Kok hari ini dia nggak masuk?” “Aku chat juga ceklis satu dari semalem.” +🗨️ #pov #keonhocortis #keonhoedit #fyp #keonho
Продолжаем нашу рубрику! Музыка моя, стихи — @Stella Shahunts . Новый припев — завтра
Asik 😅
PRR bakal jadi penerus PNI?!😱 #bapakpalingjujur #punyabapakjujur #bpjclip #masukberanda #tiktokainment #viral #fyppppppppppppppppppppppp #4u #andovidalopez #soekarno #pni #partai #fypシ
About
Robot
API
Legal
Privacy Policy