@cnbcindonesia: Mengembangkan vaksin bukan proses yang instan. Dibutuhkan waktu bertahun-tahun, mulai dari pencarian dan pengembangan seed, pengujian pre-klinis, uji klinis tahap 1 hingga 3, sampai uji stabilitas sebelum sebuah vaksin dapat diproduksi. Bio Farma terus memperkuat kapasitas riset dan produksi vaksin untuk menjawab kebutuhan kesehatan nasional. Setelah vaksin Tifoid, Bio Farma juga tengah mempersiapkan pengembangan vaksin Rotavirus yang ditargetkan mulai diproduksi secara bertahap di dalam negeri pada 2027. Tak berhenti di sana, pengembangan vaksin HPV untuk pencegahan kanker serviks juga terus dilakukan melalui kerja sama dan pengembangan formulasi. Dari proses yang panjang, untuk kemandirian kesehatan Indonesia.
pemerintah Sumba barat daya NTT sengaja mempersulit keluarga kami, kami mohon bantuan dari pusat secepatnya,kami sedang di persulit masalah pekerjaan dan finansial
2026-09-08 14:12:17
0
To see more videos from user @cnbcindonesia, please go to the Tikwm
homepage.