Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
API
Home
How To Use
Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
Detail
@biminhnguyt514: The perfect fail doesn’t exi #perfectfail #funnyvideo #viralclips #foryou #lol
biminhnguyt514
Open In TikTok:
Region: MX
Tuesday 08 September 2026 16:33:27 GMT
88616
2453
8
110
Music
Download
No Watermark .mp4 (
0.79MB
)
No Watermark(HD) .mp4 (
1.88MB
)
Watermark .mp4 (
1.94MB
)
Music .mp3
Comments
El Torres :
🥰🥰🥰🥰
2026-09-09 02:47:18
0
kull :
2026-09-09 03:39:40
0
Raffy Jee Geronimo :
🥰🥰🥰🥰
2026-09-09 03:22:19
0
Arturo Rodríguez reyna :
🥰🥰🥰
2026-09-09 02:53:53
0
Mario.zi :
🤩🤩🤩
2026-09-09 02:53:13
0
Víctor.martinez :
😂😂😂
2026-09-09 02:47:02
0
Mario mejia :
🥰🥰🥰
2026-09-09 00:24:28
0
Nzzull :
😝🙃
2026-09-09 04:48:34
0
To see more videos from user @biminhnguyt514, please go to the Tikwm homepage.
Other Videos
#اغاني_مسرعه💥 #عراقي #مسرع #fyp #fypシ゚ راح اضل عاقل ابد ماحجيي بيكك !!
Bá khí 🥶💀 intro idea: @yuri #fyppppppppppppppppppppppp #edit #drogba #kai #football
❌Das ist ihr Arbeitsplatz: Sie sitzen ‼️gemeinsam, haben fertige Vorlagen, gestohlene Bilder und Namen ⚠️– von Alex 💔Dominik, Happy Hamburg, bekannten Persönlichkeiten. Jeder von ihnen schreibt gleichzeitig an Dutzende Frauen, baut falsche Gefühle auf und wartet nur auf die erste Geldforderung. Das ist keine Liebe, das ist ein kalkuliertes Geschäft. #OrganisierterLiebesbetrug #NigeriaMasche #GruppeVonBetrügern #GestohleneIdentität #AlexDominik
Massa Geruduk Mapolres Tasikmalaya Kota akibat Oknum Polisi Acungkan Jari Tengah Massa aksi tergabung dari Cipayung plus Kota Tasikmalaya dan Poros Pelajar menggeruduk Polres Tasikmalaya Kota, terkait penegakan terhadap maraknya geng motor, Selasa (8/9/2026) sore. Aksi ini dilakukan menyusul, meninggalnya seorang remaja yang diduga dianiaya sekelompok pemotor terjadi pada Minggu (30/8/2026) lalu. Pantauan dilapangan, massa aksi tidak bertemu dengan Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andik Eko Siswanto, dan hanya dihadiri Wakapolres dan unsur jajaran Polres Tasikmalaya Kota. Bahkan aksi mulai memanas saat akan membakar band di depan gerbang Mapolres Tasikmalaya Kota. Karena salah satu anggota Polres Tasikmalaya Kota sempat berselisih dengan massa aksi. Sampai akhirnya anggota polisi tersebut ditarik kedalam supaya kondisi meredam. Alih-alih akan membubarkan diri, massa aksi kembali memanas, karena ada oknum anggota polisi diduga mengacungkan jari tengah yang berada di dalam Mapolres. Sontak, kejadian tersebut membuat kondisi kembali memanas dan massa aksi meneriaki oknum tersebut hingga menaiki pagar Mapolres Tasikmalaya Kota. Tidak berhenti disitu, massa pun mendorong anggota polisi yang berjaga dan ingin masuk untuk mencari keberadaan oknum polisi yang mengacungkan jari tengah. Sampai akhirnya massa bisa masuk lewat gerbang kedua di sisi kiri. Tapi sempat tertahan oleh barisan anggota Polres Tasikmalaya Kota yang berjaga. Aksi sempat mereda usai Wakapolres Tasikmalaya Kota berjanji akan mencari oknum anggota polisi yang diduga mengacungkan jari tengah ke puluhan aksi massa. "Kita lakukan aksi ini biasa, tapi kenapa ada anggota polisi yang mengacungkan jari tengah kepada kami, secepatnya bikin klarifikasi," ucap Ketua PC PMII Kota Tasikmalaya Ilham Ramdani saat di depan puluhan Polisi yang berjaga depan gerbang Mapolres Tasikmalaya Kota. Bahkan, massa aksi meminta waktu secepatnya dan meminta Wakapolres mencari oknum anggota polisi untuk dihadirkan. "Kami minta pak Wakapolres supaya mencari anggotanya, dan kami beri waktu 1x24 jam karena nanti bakal kembali datang kesini," tegasnya. Sementara itu, Korlap aksi Teni Ramdani menuturkan, kedatangan massa aksi ini menuntun keamanan Kamtibmas yang menyeluruh supaya masyarakat terjaga keamanannya. "Situasi Kamtibmas diciptakan tidak hanya oleh masyarakat saja, tapi daerah dari Polres, DPRD dan Pemerintah Kota untuk menyelesaikan permasalahan di Kota Tasikmalaya," jelas Teni. Soal adanya kejadian tadi gestur kurang baik oleh oknum polisi, ia mengaku sangat disayangkan dan ini akan terus dikawal sampai tuntas. "Jadi kami tadi ingin beranjak dari polres ke DPRD, tapi ada satu sampai tiga personel polres yang mengacungkan jari tengah, gestur tidak baik ke demonstran. Dan itu merupakan tindakan yang kami kecam," keluhnya. Pihaknya juga sudah melakukan mediasi dengan Wakapolres untuk segera menemukan oknum polisi supaya melakukan klarifikasi. "Bahwasanya dalam 1x24 jam pelaku atau oknum tersebut tidak bisa menemui massa aksi, kami akan lakukan kembali. Karena mau tidak mau ini negara hukum, mekanisme harus ditempuh," kata Teni.(*) #tiktokberita
koi na Jane #saig25428 #tiktok #trend #tiktokindia #foryoupage #foryou #viralvideo #viral
About
Robot
API
Legal
Privacy Policy