@kanaldesa: Sejumlah kepala desa atau lurah di Yogyakarta enggan menandatangani serah terima aset Koperasi Desa Merah Putih. Mereka khawatir jika tanda tangan itu justru akan membuat mereka terkena jerat hukum kalau nantinya ternyata asetnya bermasalah. Para lurah pun mempertanyakan, misalnya kalau truk ternyata tidak sesuai, volume bangunan berbeda, spesifikasinya melenceng atau muncul kerusakan, siapa yang bertanggung jawab? Karenanya para lurah meminta agar aset seperti bangunan, kendaraan dan perlengkapan lain diverifikasi lebih dulu sebelum diserah terimakan, dibantu oleh BPKP dan pemerintah daerah. Semuanya harus dicek, bukan cuma jumlah barang, tapi juga kondisi, spesifikasi, volume pekerjaan, nilai aset, sampai kecocokannya dengan RAB berdasarkan ketentuan yang berlaku. Sebab setelah menjadi aset kelurahan, nanti akan ada pemeliharaan kerusakan, bahkan pertanggungjawaban saat ada pemeriksaan. Intinya mereka meminta kepastian: asetnya benar, nilainya jelas, kondisinya sesuai dan soal pertanggungjawaban juga harus tegas. Nah, bagaimana di desamu, apakah KDMP sudah diserah terimakan ke desa?
Kanal Desa
Region: ID
Wednesday 09 September 2026 01:26:50 GMT
Music
Download
Comments
NOSSEL :
penganggaran ga diajak,belanja bahan bangunan ga diajak,rapat ga diajak,monitoring ga di ajak,tiba tiba diminta tanda tangan
wkwkwk ancur di rezim
2026-09-09 02:41:13
2001
Asep Saeful Millah :
ini jeratan buat Sandra politik 2029🤣
2026-09-09 02:58:33
551
adit msd :
TNI mainnya kurang rapi kayak polisi
2026-09-09 02:25:30
498
Rekomendasi Belanja :
ini lurah nya cerdas jadi hati hati
2026-09-09 02:33:13
864
Er de :
minggu lalu pas ngopi bareng sama pak bayan desa tempatku aku coba nanya soal kdmp,,ternyata selama pembangunan pihak desa gak ada cawe" sama sekali tapi utang pembangunan yg nanggung desa 😭🤣🤣
2026-09-09 02:51:41
322
dedek :
kades cuma ditumbalkan
2026-09-09 02:33:17
40
James Bond 007 :
lurah yg pintar dan bijak jangan mau korupsi
2026-09-09 02:35:09
40
Om Sijuki :
SEMUA AKAN DISERET SAAT PRABOWO TAK LAGI JADI PRESIDEN
2026-09-09 02:50:55
48
moncemon :
kades hoho sebagai contoh terbaik...semuanya jdi ngikutin dia.
2026-09-09 04:08:36
8
fajar ryotaporago :
ini baru lurah cerdas. jngn mau nanti mlh di kambing hitamkan
2026-09-09 03:14:10
11
Pini Indriani :
di desa aku juga gada kopdes, hasil musyawarah yaa jdi pak kades gk semaunya 😁
2026-09-09 03:40:54
7
yohanan1230 :
sekarang lurah dilibatkan...dulu bangun enggak dilibatkan...RUWET
2026-09-09 02:52:55
16
Pak Dhe blangkon :
desa jadi korban pemerintah pusat
2026-09-09 02:03:59
28
tak terlihat :
yg bangun kacang ijo, yg suruh tanggung jawab lurah. bisa aja
2026-09-09 03:25:42
9
offstories_ :
jangan pernah! itu semua jeratan.
2026-09-09 03:44:07
9
Dem. :
mantap belajar dr pengalaman..
2026-09-09 02:54:00
7
jun ji :
bener2 tidak jelas buka koperasi merah putih buat apa
2026-09-09 03:35:43
70
ibrahimalie :
1,9 * yg di bangun cuma 9** sisa nya kemana,jdi wajar tidak mau tanda tangan serah terima 🤣
2026-09-09 02:38:58
13
yuhenpurwanto :
dana pembangunan kopdes misalnya 1M dari pusat datang ke desanya pasti tinggal 600-700 juta terus desa harus membayar 1 M yg dari pusat itu kn ngawur
2026-09-09 03:10:45
21
Saint Mjosgard :
nahh yg waktu itu nolak krna nilai nya 1.6 apa 1.5m gitu tp desa terima nya 800jt. makanya nolak.
2026-09-09 02:16:49
77
Aditya eS :
yg 1 M pertahun kemaren kok nggak nolak bapack2🤣
2026-09-09 03:09:46
14
DEN ATHO' :
lurah jangan mau di kadalin ama tni dan polisi. pemerintah bisa saja menjebak kalian
2026-09-09 03:16:49
18
Gaemoshiep :
yg bangun siapa yg ngelola spa? dan yg bertanggung jalan siapa? 😂 keuntungan nya bukan untuk desa tp keuntungan nya buat bank 🤔.. itu hnya asumsi sya... 🙏 maaf jika salah
2026-09-09 02:56:49
10
To see more videos from user @kanaldesa, please go to the Tikwm
homepage.