@afroshasha1: Had to try on mpele dance. @Brian derulo

Afro shasha
Afro shasha
Open In TikTok:
Region: FR
Wednesday 09 September 2026 07:31:46 GMT
3426370
392870
8626
8678

Music

Download

Comments

mercy.miles45
Mercy miles :
someones wife to be🤣🤣🤣🤣
2026-09-09 10:15:43
1570
real.me1800
real me :
ani gwe binyumidde nga nze
2026-09-09 13:35:33
1854
ugandazabu22
Comments Section President 👀 :
But Uganda is in which country??🥰🥰
2026-09-10 16:30:13
408
jenetmiria
janeneges🤙🥰 :
but those clothes they're not changeable
2026-09-09 09:37:55
234
freemanlegacy0
Legacy ug Media :
Am from Goodlife eddy
2026-09-09 20:05:01
887
ceasoronduma
CEASOR BAFANA ONDUMA :
If its your first time to see her please 🙏 let's gather some way for meeting about her 🥰🥰🥰
2026-10-30 21:26:24
0
mesfinmulugeta1
Mesfin Mulugeta :
great power and potential
2026-10-31 20:22:14
0
user6938206156106
Bbossa 256 twagale ensi yaffe :
nze kukya museveni must gooo kwesiva🤞🏿🤞🏿🤞🏿
2026-09-09 23:58:32
159
user57lkk
Africa turyomunsi :
TikTok is better than DSTv🤣🤣🤣
2026-09-09 17:09:23
181
shege162
SHEGE :
Who can challenge me
2026-09-09 17:02:47
141
user610083703
only hope :
this is how am dancing in my mind
2026-09-09 18:52:15
144
mc.tea.comedy
MC tea comedy :
you good baby
2026-10-30 22:21:50
0
.kenshan
KenShan💞 :
content is gonna kill one non livithing
2026-09-09 17:44:49
11
emillyntd1
Emilly Rubirizi Gal🇺🇬 🇦🇪 :
mwebale nkusabira navudde kulujja kati ddi kulubaraza
2026-09-19 19:56:21
24
dannysoko34
Danny Soko :
congratulations 👍👏 you have graceful dancing
2026-09-09 16:02:01
5
cutie8652939806304
@Righteo~us 🥰💕💕🫶🥰 :
ndozviziva kuti muripo🥰🥰
2026-09-12 19:52:45
14
user74297449143515
Donald :
i see more dan ten times
2026-09-10 23:19:30
2
lovely.babe554
lovely babe :
wow much love
2026-09-09 09:21:33
5
kalsumabdu
kalsum the humble :
for those of us who are using TikTok to forget our problems may we never luck Data
2026-10-08 16:49:07
10
nictavero5
nictavero :
binyumidde nze 🤣
2026-09-09 17:48:34
8
cedrkbryn
🤜💥cedrk❤️bryn💥🤛 :
According to my investigation, she is nt alone
2026-09-22 22:40:09
5
waiswa30
wasswa :
mukama mpayoo omukazii amenyee omutima
2026-09-09 09:31:55
17
ngogasam0
Ngoga sam :
Dancer she is class above thanx mu uganda gwasoka🥰
2026-09-10 09:35:33
7
am.just.a.gal5
Am 💕just 💕a gal💕 :
My favorite part 🥰🥰🥰🥰
2026-09-18 19:44:26
23
To see more videos from user @afroshasha1, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Dulu, monolog ini lahir dari sebuah tugas kuliah. Aku mengambil cerpen Seno Gumira Ajidarma, Aku Pembunuh Munir, lalu mencoba mengalihwahanakannya menjadi sebuah pertunjukan monolog. Tapi dalam prosesnya, aku sadar bahwa karya ini bukan sekadar tentang bagaimana memainkan sebuah teks. Aku mulai membongkar kembali: siapa Munir? mengapa kematiannya begitu penting? siapa yang diuntungkan dari sebuah pembunuhan yang tak pernah benar-benar menemukan titik terang? dan kenapa sebuah bangsa bisa begitu lama hidup bersama pertanyaan yang tak kunjung dijawab? Semakin jauh aku mengenal Munir, semakin aku merasa bahwa monolog ini bukan sedang bercerita tentang masa lalu. Ia sedang berbicara tentang hari ini. Tentang kekuasaan yang terus berganti wajah, tetapi sering kali mempertahankan cara kerja yang sama. Tentang ingatan yang perlahan dibuat samar. Tentang keadilan yang terus ditunda sampai publik lelah untuk bertanya. Dan ketika aku melihat kembali kondisi rezim hari ini, ada perasaan yang sulit dihindari: kita seperti sedang menyaksikan kemunduran yang seharusnya sudah kita lewati. Monolog ini mungkin dibuat bertahun-tahun lalu untuk memenuhi kebutuhan akademik. Tapi hari ini, ketika aku melihatnya kembali, pertanyaannya justru terasa semakin aktual: Apa yang sebenarnya berubah? Mungkin karya seni tidak selalu punya kekuatan untuk menyelesaikan sebuah persoalan. Tapi setidaknya ia punya kemampuan untuk menjaga sesuatu tetap hidup: ingatan, pertanyaan, dan kegelisahan. Karena ketika negara gagal memberi jawaban, barangkali tugas kita adalah terus bertanya.  #mahasiswa #ham #hukum
Dulu, monolog ini lahir dari sebuah tugas kuliah. Aku mengambil cerpen Seno Gumira Ajidarma, Aku Pembunuh Munir, lalu mencoba mengalihwahanakannya menjadi sebuah pertunjukan monolog. Tapi dalam prosesnya, aku sadar bahwa karya ini bukan sekadar tentang bagaimana memainkan sebuah teks. Aku mulai membongkar kembali: siapa Munir? mengapa kematiannya begitu penting? siapa yang diuntungkan dari sebuah pembunuhan yang tak pernah benar-benar menemukan titik terang? dan kenapa sebuah bangsa bisa begitu lama hidup bersama pertanyaan yang tak kunjung dijawab? Semakin jauh aku mengenal Munir, semakin aku merasa bahwa monolog ini bukan sedang bercerita tentang masa lalu. Ia sedang berbicara tentang hari ini. Tentang kekuasaan yang terus berganti wajah, tetapi sering kali mempertahankan cara kerja yang sama. Tentang ingatan yang perlahan dibuat samar. Tentang keadilan yang terus ditunda sampai publik lelah untuk bertanya. Dan ketika aku melihat kembali kondisi rezim hari ini, ada perasaan yang sulit dihindari: kita seperti sedang menyaksikan kemunduran yang seharusnya sudah kita lewati. Monolog ini mungkin dibuat bertahun-tahun lalu untuk memenuhi kebutuhan akademik. Tapi hari ini, ketika aku melihatnya kembali, pertanyaannya justru terasa semakin aktual: Apa yang sebenarnya berubah? Mungkin karya seni tidak selalu punya kekuatan untuk menyelesaikan sebuah persoalan. Tapi setidaknya ia punya kemampuan untuk menjaga sesuatu tetap hidup: ingatan, pertanyaan, dan kegelisahan. Karena ketika negara gagal memberi jawaban, barangkali tugas kita adalah terus bertanya. #mahasiswa #ham #hukum

About