@feccorporation: Video penganiayaan yang diduga dilakukan dua oknum anggota TNI terhadap seorang warga viral di media sosial. Peristiwa itu terjadi di Kampung Rangko, Desa Tanjung Bolong, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, pada Selasa, 8 September 2026. Dalam video yang beredar terlihat sejumlah orang berada di area kebun dan halaman rumah. Narasi dalam video menyebutkan korban bernama Syarif mengalami pengeroyokan di depan istri dan anaknya. Adik kandung korban, Syafruddin, 41 tahun, menceritakan kronologi kejadian. Menurutnya, peristiwa bermula saat Syarif baru pulang memancing dan hendak beristirahat di rumah. Ia kemudian meminta istrinya memasak nasi dan ikan. Selain pagar, sejumlah tanaman di kebun Syarif disebut juga mengalami kerusakan. Melihat kondisi tersebut, Syarif lalu menggunakan telepon genggam untuk merekam situasi. Menurut keterangan keluarga, setelah merekam kejadian itu, Syarif diduga mengalami aksi kekerasan. Korban saat ini dirawat di RSU Siloam Labuan Bajo karena mengalami luka. Sementara itu, pihak lain bernama Daniel menyebut persoalan tersebut berkaitan dengan masalah keluarga. Ia mengatakan korban dan dua oknum TNI masih memiliki hubungan keluarga. Terkait kasus ini, Komandan Kodim 1630/Manggarai Barat Letkol Inf Budiman Manurung telah memanggil dua oknum TNI yang disebut dalam video untuk dimintai klarifikasi. #sorotanpublik #fyppppppppppppppppppppppp #TNIAD #viral

FEC Official
FEC Official
Open In TikTok:
Region: ID
Wednesday 09 September 2026 09:03:07 GMT
111031
2408
143
56

Music

Download

Comments

oghory_h
kangkung Tumis :
Salut sama kalian berdua kakak beradik yang kebetulan anggota TNI, netijen yang baik hati kasus ini berawal dari sengketa kepemilikan lahan di rangko, lahan tersebut secara sah dimiliki oleh orang tua dari kedua anggota TNI tersebut yang berdasarkan putusan pengadilan dan perlu saya sampaikan juga bahwa selama ini lahan tersebut di serobot dan di garap oleh oknum oknum yang katanya korban dari tindakan keduanya KAKAK BERADIK yang kebetulan anggota TNI tersebut, coba saudara saudara pikir saat mereka jauh dari orang tua nya dan menjalankan tugas negara dan disaat saat itu orang tua mereka mendapatkan intimidasi dari preman preman kampung yang dengan sengaja menggarap milik orang tua dari kedua anggota TNI TERSEBUT dan mengabaikan putusan pengadilan dan dengan sadar melawan hukum, bahkan saat orang tua dari kedua anggota TNI itu mau menggarap lahan nya selalu mendapatkan ancaman oleh preman preman kampung itu, bahkan beberapa tahun lalu ibu dari kedua anggota TNI itu pernah mendapatkan tindakan kekerasan oleh para preman itu dan kasusnya masih di proses, dan video ini dibuat di lahan milik orang tua dari kedua anggota TNI itu, sebenarnya persoalan ini tidak akan pernah terjadi jika para preman mengindahkan himbauan untuk tidak melakukan aktifitas di atas lahan milik orang tua kedua anggota TNI,, SALUT SAMA KALIAN KAKAK BERADIK YANG KEBETULAN ANGGOTA TNI, KALIAN TELAH MEMPERTAHANKAN DAN MEMPERJUANGKAN HARKAT DAN MARTABAT ORANG TUA MU, Kalian luar biasa Kaka bangga sama kalian kalian rela mempertaruhkan seragam demi harkat martabat orang tua klian yg di injak2 bertahun2 oleh preman kampung itu Sejak kalian menginjak bangku sekolah dasar Kaka sangat bangga Kami akan selalu berdoa kalian tetap di beri kesehatan dan selalu membela kebenaran
2026-09-09 11:00:02
139
bangfer48
Bang Fer :
klau sya si dukung dengan kedua pak TNI ini,,, sehat selalu komdan 🙏
2026-09-09 10:25:45
54
stefanus0800
henddy :
itu tanah milik ortu DRI k2 tentara tersebut
2026-09-09 09:48:06
24
ceoternate
KofiaRusdi1 :
Masaalah apapun Namanya Tni menganiyaya Masarakat itu kejahatan luar biasa
2026-09-09 10:28:05
18
akegalemoq
glemix :
jgn lihat video setengah² dan lihat apa dulu permasalahan dan kronologi awal
2026-09-09 10:55:29
24
ri.yan544
polisi penyelamat bangsa :
kalo udah orang tua jangan kan baju nyawa pun jadi taruhan
2026-09-11 04:48:33
13
hugodolan54
Hugo Dolan :
Itu tanah milik orang tua dari TNI, Udah lama di bicarakan baik², Malah si korban intimidasi orang tuanya si TNI
2026-09-09 10:59:09
12
stillalone524
—— Lihat 16 balasan ⌄ :
dimana ini
2026-09-09 09:47:54
1
ri.yy61
user22829866561 :
tdk ada api kalau tdk ada asap
2026-09-09 11:46:32
1
ikana06
£®win💓😍 :
bangga sama kk TNI salut bagett👍👍
2026-09-09 11:50:30
5
endenesia42
ENDENESIA 🇮🇩 :
sekalipun org itu salah tp bukan bgt caranya.msh bnyk cra lain tp bukan dng kekerasan apalg pk atribut TNI sprt itu,dan lbh fatalnya lg ada anak kecil di situ yaitu anak dr bpk tersebut bsrta istrinya tp kalian mcm tdk hiraukan sma skli.ini mau pamer ego,makan puji atau apa sbnrnya.
2026-09-09 10:51:18
3
zull30112008
zull30112008 :
Tdak mungkin tni mau melalukan diluan klau tanpa alasan lah
2026-09-09 10:31:44
11
gen.miliniel
gen miliniel :
tolong jelaskan kronologinya kk
2026-09-09 12:11:50
0
user5816839668463
Daniel :
tidak dibenarkan melakukan kekerasan
2026-09-09 10:12:38
0
kaprokatuh2x
kaprokatuh2x :
anak mana yg ga sakit hati kalau ortunya di injak injak sama orang lain
2026-09-09 12:53:52
3
ra.pa657
ra pa :
setidaknya jangn langsung main pukul 🫤
2026-09-09 11:49:02
2
devan.lau
Novi dasilva🌹🥰 :
masala nya apa si ngak jelas
2026-09-09 10:37:47
0
rzd8084
user288283678254 :
apapun alasannya, tindakan penganiayaan tdk bisa dibenarkan... silahkan berproses melalui jalur hukum bkn main hakim sendiri.
2026-09-09 11:32:15
0
florianus.alvino
sabar menanti🍁🍁🍁 :
yg vidio g jelas ni
2026-09-09 10:54:53
3
degenz6
degenz6 :
laporkan saja ke pom. tindakan pidana.
2026-09-09 10:26:13
2
user3805788133182
tengki :
kasian ya di pukul depan anak dan istri
2026-09-09 09:51:20
3
eryco.fernandez
Eryco Fernandez Jr :
amatir kamera shot nya putar ke kiri putar kanan atas bawa🙃
2026-09-09 10:40:27
3
theabia2
Marsya140507 :
Kamu di kasih lahan utk tinggal sementara sambil itu cari tanah bukannya lahan org jadi milik inikan salah juga
2026-09-09 10:49:50
1
juliussetiawan3
mas yus :
astaga Allah
2026-09-15 04:39:29
0
risnawatiahmad2
bungsu🐼 :
ini tegalnya apa
2026-09-09 09:23:45
0
To see more videos from user @feccorporation, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos


About