@kischtee: 60s astax + 120s grape seed, combo that will last for about 2 months if ikut dosage✅ #swisse #ultiboost #astaxanthinglutathione #grapeseed

skincare + life 🌙
skincare + life 🌙
Open In TikTok:
Region: MY
Saturday 12 September 2026 12:00:00 GMT
314
11
0
0

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @kischtee, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Gunung Anak Krakatau merupakan gunung api yang berada di Selat Sunda, tepatnya di antara Pulau Jawa dan Sumatra. Gunung ini dikenal sebagai salah satu gunung api paling aktif di Indonesia dan memiliki sejarah yang berkaitan erat dengan letusan dahsyat Krakatau pada 1883. Sebelum Anak Krakatau muncul, kawasan tersebut merupakan tempat berdirinya Gunung Krakatau. Pada 26–27 Agustus 1883, Krakatau mengalami serangkaian letusan besar yang menghancurkan sebagian besar tubuh gunung. Letusan Krakatau 1883 menjadi salah satu bencana vulkanik terbesar dalam sejarah modern. Ledakannya terdengar hingga wilayah yang sangat jauh, sementara material vulkanik terlontar ke atmosfer dan tsunami besar menerjang pesisir Jawa serta Sumatra. Bencana tersebut menewaskan puluhan ribu orang. Sebagian besar korban meninggal akibat tsunami yang dipicu oleh runtuhnya sebagian tubuh Krakatau ke laut. Namun, aktivitas vulkanik di kawasan tersebut tidak berhenti. Pada 1927, muncul aktivitas erupsi dari bawah laut yang kemudian membentuk daratan baru. Daratan hasil aktivitas vulkanik tersebut terus bertambah hingga akhirnya dikenal sebagai Gunung Anak Krakatau. Gunung ini secara bertahap tumbuh akibat penumpukan material dari erupsi. Anak Krakatau kemudian terus mengalami aktivitas vulkanik dan beberapa kali erupsi. Bentuk serta ukuran tubuh gunung pun berubah dari waktu ke waktu akibat aktivitas letusan dan proses alam lainnya. Pada 22 Desember 2018, sebagian lereng Anak Krakatau longsor ke laut saat gunung mengalami aktivitas erupsi. Longsoran tersebut memicu tsunami yang menerjang pesisir Banten dan Lampung serta menimbulkan banyak korban jiwa dan kerusakan. Hingga kini, Gunung Anak Krakatau tetap menjadi gunung api yang aktif dan terus dipantau. Sejarahnya menjadi pengingat bahwa kawasan Selat Sunda memiliki potensi bahaya vulkanik sekaligus tsunami yang perlu diwaspadai. #viral #fyp #jurnalperistiwa #krakatau #erupsi
Gunung Anak Krakatau merupakan gunung api yang berada di Selat Sunda, tepatnya di antara Pulau Jawa dan Sumatra. Gunung ini dikenal sebagai salah satu gunung api paling aktif di Indonesia dan memiliki sejarah yang berkaitan erat dengan letusan dahsyat Krakatau pada 1883. Sebelum Anak Krakatau muncul, kawasan tersebut merupakan tempat berdirinya Gunung Krakatau. Pada 26–27 Agustus 1883, Krakatau mengalami serangkaian letusan besar yang menghancurkan sebagian besar tubuh gunung. Letusan Krakatau 1883 menjadi salah satu bencana vulkanik terbesar dalam sejarah modern. Ledakannya terdengar hingga wilayah yang sangat jauh, sementara material vulkanik terlontar ke atmosfer dan tsunami besar menerjang pesisir Jawa serta Sumatra. Bencana tersebut menewaskan puluhan ribu orang. Sebagian besar korban meninggal akibat tsunami yang dipicu oleh runtuhnya sebagian tubuh Krakatau ke laut. Namun, aktivitas vulkanik di kawasan tersebut tidak berhenti. Pada 1927, muncul aktivitas erupsi dari bawah laut yang kemudian membentuk daratan baru. Daratan hasil aktivitas vulkanik tersebut terus bertambah hingga akhirnya dikenal sebagai Gunung Anak Krakatau. Gunung ini secara bertahap tumbuh akibat penumpukan material dari erupsi. Anak Krakatau kemudian terus mengalami aktivitas vulkanik dan beberapa kali erupsi. Bentuk serta ukuran tubuh gunung pun berubah dari waktu ke waktu akibat aktivitas letusan dan proses alam lainnya. Pada 22 Desember 2018, sebagian lereng Anak Krakatau longsor ke laut saat gunung mengalami aktivitas erupsi. Longsoran tersebut memicu tsunami yang menerjang pesisir Banten dan Lampung serta menimbulkan banyak korban jiwa dan kerusakan. Hingga kini, Gunung Anak Krakatau tetap menjadi gunung api yang aktif dan terus dipantau. Sejarahnya menjadi pengingat bahwa kawasan Selat Sunda memiliki potensi bahaya vulkanik sekaligus tsunami yang perlu diwaspadai. #viral #fyp #jurnalperistiwa #krakatau #erupsi

About