@kompascom: Mantan Kepala BMKG Prof. Dwikorita Karnawati menilai integrasi seharusnya dilakukan antara BMKG dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), bukan dengan seluruh Badan Geologi Kementerian ESDM. “Setelah tsunami Selat Sunda yang karena longsor laut, BMKG itu sudah mengajukan usulan, bukan Badan Geologi tapi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi itu bisa disatukan ke dalam BMKG,” ujarnya saat acara diskusi Pojok Bulaksumur di UGM, Rabu (9/9/2026). Dwikorita menjelaskan, usulan tersebut muncul karena fasilitas dan perlengkapan pemantauan aktivitas gunung api berada di PVMBG, sementara sistem peringatan dini berada di BMKG. Menurut dia, kondisi tersebut membuat proses analisis dan perhitungan membutuhkan koordinasi antarlembaga. Usulan tersebut kemudian kembali disampaikan pada 2023. Dwikorita juga menilai penggabungan seluruh Badan Geologi justru dapat membuat BMKG keluar dari tugas utamanya. “Kalau itu semua satu badan dimasukkan BMKG, malah BMKG lupa tugas utamanya. Nanti jadi ngurus yang lain-lain. Jadi ambil aja yang tentang bencana, tentang mitigasi bencana. Dan realitanya kalau kita pelajari, yang dilakukan di PVMBG itu sama dengan yang ada di BMKG, duplikasi kan,” ujarnya. Penulis: Wijaya Kusuma Editor: Sari Hardiyanto ~J #BMKG #Kebijakan #Pemerintah
Kompas.com
Region: ID
Wednesday 09 September 2026 14:49:29 GMT
Music
Download
Comments
mitski🐢 :
first
2026-09-09 14:59:10
0
To see more videos from user @kompascom, please go to the Tikwm
homepage.