@delicate966: #CapCut

delicate💯👀🔥🥰🤑
delicate💯👀🔥🥰🤑
Open In TikTok:
Region: TZ
Wednesday 09 September 2026 16:57:31 GMT
84
4
0
1

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @delicate966, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Menjadi anak yatim memang bukan perkara yang mudah. Ada kehilangan yang mungkin tidak bisa digantikan, ada kerinduan yang hanya bisa dipendam, dan ada perjuangan yang terkadang harus dijalani lebih cepat daripada anak-anak lainnya. Tetapi ingat, menjadi yatim bukan berarti ditakdirkan untuk hidup dalam kegagalan. Menjadi yatim bukan alasan untuk berhenti bermimpi, berhenti berjuang, atau merasa bahwa kebahagiaan bukan milik kita. Lihatlah manusia paling mulia, Nabi Muhammad ﷺ. Beliau telah kehilangan ayahnya sebelum lahir dan kemudian kehilangan ibunya ketika masih kecil. Namun keadaan itu tidak menghalangi beliau menjadi manusia yang paling mulia, membawa risalah Islam, berdakwah kepada umat manusia, dan menjadi teladan hingga hari ini. Sebagaimana ungkapan: حَسْبُ الْيَتِيمِ سَعَادَةً أَنَّ الَّذِي نَشَرَ الْهُدَى فِي النَّاسِ عَاشَ يَتِيمًا “Cukuplah menjadi kebahagiaan bagi seorang yatim, bahwa orang yang menyebarkan petunjuk kepada manusia juga hidup dalam keadaan yatim.” Maka, jika hari ini kamu seorang yatim, jangan jadikan kehilangan sebagai alasan untuk menyerah. Jadikan ia sebagai alasan untuk tumbuh lebih kuat. Jangan terus bertanya, “Mengapa aku harus kehilangan?” Tetapi belajarlah berkata, “Apa yang bisa aku perjuangkan setelah kehilangan ini?” Sebab kemuliaan seseorang tidak ditentukan oleh lengkap atau tidaknya keluarganya, tetapi oleh bagaimana ia menjalani hidup dengan sabar, ikhtiar, dan tetap dekat kepada Allah. Yatim bukan berarti lemah. Yatim bukan berarti tidak punya masa depan. Dan yatim bukan berarti tidak boleh bahagia. Bisa jadi, di balik kehilangan yang besar, Allah sedang menyiapkan jalan menuju kemuliaan yang jauh lebih besar. #guskautsar #guskautsarploso #terasgubuk #dawuhterasgubuk #nderekpusatofficial
Menjadi anak yatim memang bukan perkara yang mudah. Ada kehilangan yang mungkin tidak bisa digantikan, ada kerinduan yang hanya bisa dipendam, dan ada perjuangan yang terkadang harus dijalani lebih cepat daripada anak-anak lainnya. Tetapi ingat, menjadi yatim bukan berarti ditakdirkan untuk hidup dalam kegagalan. Menjadi yatim bukan alasan untuk berhenti bermimpi, berhenti berjuang, atau merasa bahwa kebahagiaan bukan milik kita. Lihatlah manusia paling mulia, Nabi Muhammad ﷺ. Beliau telah kehilangan ayahnya sebelum lahir dan kemudian kehilangan ibunya ketika masih kecil. Namun keadaan itu tidak menghalangi beliau menjadi manusia yang paling mulia, membawa risalah Islam, berdakwah kepada umat manusia, dan menjadi teladan hingga hari ini. Sebagaimana ungkapan: حَسْبُ الْيَتِيمِ سَعَادَةً أَنَّ الَّذِي نَشَرَ الْهُدَى فِي النَّاسِ عَاشَ يَتِيمًا “Cukuplah menjadi kebahagiaan bagi seorang yatim, bahwa orang yang menyebarkan petunjuk kepada manusia juga hidup dalam keadaan yatim.” Maka, jika hari ini kamu seorang yatim, jangan jadikan kehilangan sebagai alasan untuk menyerah. Jadikan ia sebagai alasan untuk tumbuh lebih kuat. Jangan terus bertanya, “Mengapa aku harus kehilangan?” Tetapi belajarlah berkata, “Apa yang bisa aku perjuangkan setelah kehilangan ini?” Sebab kemuliaan seseorang tidak ditentukan oleh lengkap atau tidaknya keluarganya, tetapi oleh bagaimana ia menjalani hidup dengan sabar, ikhtiar, dan tetap dekat kepada Allah. Yatim bukan berarti lemah. Yatim bukan berarti tidak punya masa depan. Dan yatim bukan berarti tidak boleh bahagia. Bisa jadi, di balik kehilangan yang besar, Allah sedang menyiapkan jalan menuju kemuliaan yang jauh lebih besar. #guskautsar #guskautsarploso #terasgubuk #dawuhterasgubuk #nderekpusatofficial

About