@renovatinghollingworth: Replying to @Robin

renovatinghollingworth
renovatinghollingworth
Open In TikTok:
Region: GB
Wednesday 09 September 2026 21:53:00 GMT
125379
2098
23
184

Music

Download

Comments

mickaloo31
mickalooooo :
hi, what colour is on your walls?
2026-09-20 15:17:14
0
sarahemerson77
Sarah loo :
I thought they were a scam website
2026-09-10 13:41:28
0
steadyeddy798
steadyeddy79 :
What colour is this one please
2026-09-10 06:31:58
2
kats_fave_things
Kat’s Favourite Things :
That is so stunning! Does it not move?
2026-09-12 12:30:25
1
pgcemumdiaries
PGCEMumDiaries :
Where’s your flooring from xx
2026-09-09 23:08:22
1
cathyheslin4
Katy :
It’s a flat weave. [Heartwarming]
2026-09-24 19:11:16
0
deborahwatson66
deborahwatson66 :
Think it would get dirty so quick z but I do love it
2026-09-12 11:24:44
3
gxmzee
Gamze :
Where is your floors form the vyln?
2026-09-22 15:01:37
0
elyshiadraper
Elyshia :
Ooo love that!
2026-09-10 20:04:10
2
bella69570
Bella :
I think a good male friend can bring happiness into everyday life. 😍
2026-09-17 05:09:16
0
scottishsue63
scottishsue63 :
🥰lovely
2026-09-11 17:28:04
1
ash_arthur.george.mama
Ashleigh.teenmama2under2♡ :
I am supporting x
2026-09-10 10:46:14
1
angiegray28
Angie gray :
🥰🥰🥰
2026-09-10 06:52:32
1
To see more videos from user @renovatinghollingworth, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Apakah Ibnu Sina kafir? Pembahasan tentang status keislaman Ibnu Sina tidak sesederhana “Ibnu Sina kafir” atau “Ibnu Sina pasti tidak kafir”. Dalam sejarah pemikiran Islam, memang ada ulama yang mengkafirkan pemikiran Ibnu Sina, dan yang paling terkenal adalah Imam al-Ghazali. Dalam kitab Tahāfut al-Falāsifah (The Incoherence of the Philosophers), al-Ghazali membahas sekitar 20 persoalan filsafat yang menurutnya bermasalah. Namun, dari semuanya, ada 3 ajaran yang secara khusus ia anggap sampai pada tingkat kufur, yaitu: 1. Alam dianggap azali — Ibnu Sina dan para filsuf yang ia kritik berpendapat bahwa alam tidak mempunyai permulaan dalam waktu. Al-Ghazali menolak pandangan ini karena menurutnya alam adalah ciptaan Allah dan tidak kekal seperti Allah. 2. Pengetahuan Allah terhadap hal-hal partikular — dalam pembacaan al-Ghazali terhadap filsafat Ibnu Sina, pengetahuan Allah mengenai perkara-perkara tertentu dipahami tidak sama dengan pengetahuan manusia terhadap kejadian individual. Al-Ghazali menganggap pandangan tersebut bertentangan dengan ajaran Islam tentang ilmu Allah. 3. Kebangkitan jasmani — filsafat Ibnu Sina memahami kehidupan setelah kematian dengan cara yang berbeda dari pemahaman teologis Islam tentang kebangkitan tubuh. Al-Ghazali menganggap penolakan terhadap kebangkitan jasmani bertentangan dengan ajaran Al-Qur'an mengenai kehidupan setelah kematian. Karena tiga persoalan tersebut, al-Ghazali menyatakan bahwa orang yang secara terbuka mengajarkan ketiga pandangan itu dapat dihukumi kafir. Jadi, memang benar bahwa Ibnu Sina dikafirkan oleh al-Ghazali dalam konteks pemikiran filsafat tertentu. Namun, mengatakan bahwa “semua ulama sepakat Ibnu Sina kafir” juga tidak tepat. Perdebatan mengenai filsafat, takfir, dan batas-batas kekufuran sangat kompleks. Bahkan dalam karya al-Ghazali yang lain, Fayṣal al-Tafriqa, ia menjelaskan bahwa tidak setiap kesalahan atau bid'ah otomatis menjadikan seseorang kafir. Ia membahas batas-batas takfir dengan lebih hati-hati. Jadi, kesimpulan yang lebih tepat adalah: Ibnu Sina adalah seorang filsuf Muslim yang pemikirannya mengandung beberapa doktrin yang ditolak keras oleh al-Ghazali. Al-Ghazali menganggap tiga doktrin tersebut sebagai kufur dan mengaitkannya dengan Ibnu Sina serta al-Farabi. Tetapi persoalan “apakah Ibnu Sina secara keseluruhan adalah seorang kafir” tidak sebaiknya disederhanakan menjadi klaim bahwa seluruh ulama sepakat mengenai hal tersebut. Yang juga penting, kritik terhadap pemikiran seseorang dan vonis terhadap pribadi seseorang adalah dua pembahasan yang harus dibedakan. Sejarah intelektual Islam memang memperlihatkan adanya perdebatan keras antara para filsuf dan teolog, tetapi perdebatan tersebut tidak dapat diringkas hanya dengan satu label. - #CapCut #jjelitis #ibnusina #islam
Apakah Ibnu Sina kafir? Pembahasan tentang status keislaman Ibnu Sina tidak sesederhana “Ibnu Sina kafir” atau “Ibnu Sina pasti tidak kafir”. Dalam sejarah pemikiran Islam, memang ada ulama yang mengkafirkan pemikiran Ibnu Sina, dan yang paling terkenal adalah Imam al-Ghazali. Dalam kitab Tahāfut al-Falāsifah (The Incoherence of the Philosophers), al-Ghazali membahas sekitar 20 persoalan filsafat yang menurutnya bermasalah. Namun, dari semuanya, ada 3 ajaran yang secara khusus ia anggap sampai pada tingkat kufur, yaitu: 1. Alam dianggap azali — Ibnu Sina dan para filsuf yang ia kritik berpendapat bahwa alam tidak mempunyai permulaan dalam waktu. Al-Ghazali menolak pandangan ini karena menurutnya alam adalah ciptaan Allah dan tidak kekal seperti Allah. 2. Pengetahuan Allah terhadap hal-hal partikular — dalam pembacaan al-Ghazali terhadap filsafat Ibnu Sina, pengetahuan Allah mengenai perkara-perkara tertentu dipahami tidak sama dengan pengetahuan manusia terhadap kejadian individual. Al-Ghazali menganggap pandangan tersebut bertentangan dengan ajaran Islam tentang ilmu Allah. 3. Kebangkitan jasmani — filsafat Ibnu Sina memahami kehidupan setelah kematian dengan cara yang berbeda dari pemahaman teologis Islam tentang kebangkitan tubuh. Al-Ghazali menganggap penolakan terhadap kebangkitan jasmani bertentangan dengan ajaran Al-Qur'an mengenai kehidupan setelah kematian. Karena tiga persoalan tersebut, al-Ghazali menyatakan bahwa orang yang secara terbuka mengajarkan ketiga pandangan itu dapat dihukumi kafir. Jadi, memang benar bahwa Ibnu Sina dikafirkan oleh al-Ghazali dalam konteks pemikiran filsafat tertentu. Namun, mengatakan bahwa “semua ulama sepakat Ibnu Sina kafir” juga tidak tepat. Perdebatan mengenai filsafat, takfir, dan batas-batas kekufuran sangat kompleks. Bahkan dalam karya al-Ghazali yang lain, Fayṣal al-Tafriqa, ia menjelaskan bahwa tidak setiap kesalahan atau bid'ah otomatis menjadikan seseorang kafir. Ia membahas batas-batas takfir dengan lebih hati-hati. Jadi, kesimpulan yang lebih tepat adalah: Ibnu Sina adalah seorang filsuf Muslim yang pemikirannya mengandung beberapa doktrin yang ditolak keras oleh al-Ghazali. Al-Ghazali menganggap tiga doktrin tersebut sebagai kufur dan mengaitkannya dengan Ibnu Sina serta al-Farabi. Tetapi persoalan “apakah Ibnu Sina secara keseluruhan adalah seorang kafir” tidak sebaiknya disederhanakan menjadi klaim bahwa seluruh ulama sepakat mengenai hal tersebut. Yang juga penting, kritik terhadap pemikiran seseorang dan vonis terhadap pribadi seseorang adalah dua pembahasan yang harus dibedakan. Sejarah intelektual Islam memang memperlihatkan adanya perdebatan keras antara para filsuf dan teolog, tetapi perdebatan tersebut tidak dapat diringkas hanya dengan satu label. - #CapCut #jjelitis #ibnusina #islam

" আর বেশি দিন নাই"! চলে যাচ্ছি, ক্যারিয়ার ঘরতে,নিজের দেশ-ছেড়ে অন্য দেশে।খুব কষ্ট হইতাছে বা মায়া লাগতাছে,যে নিজের দেশ ছেড়ে চলে যাবো...😓🖤 পরিবার ছেড়ে চলে যাবো....প্রিয় মানুষ'টাকে রাইখা চলে যাবো..আসলে কিছু করার নাই। বুক পাটলেও মুখ পাটানো যাবে না... আমাদের কষ্ট আমাদের ভিতরেই রাখতে হবে। কারণ ক্যারিয়ার তো গুছাইতে হবে-কিছু করার নাই.! শুধু একটা কথাই বলবো আল্লাহ আপনি আমার প্রিয় মানুষটারে দেইখা রাইখেন..তারে ধৈর্য্য বাড়ায় দিয়েন.. আমার ফিলিংস যাতে তার মন থাইকা না সরে,,, সে আমাকে ভুলে না যায়...💔💔 এই একটাই চাওয়া আপনার কাছে 🤍🖤🥀 নয়ন " কখনো ভুলো না আমায়, আর পাশে থেকো চিরদিন 🤍 সারাজীবন আমার হয়েই থাইকো 🥺❤️‍🩹 #nm_shimul #foryoupage #bangladesh🇧🇩 #foryou #veiws #shimul_750 #viral #bangladeshtiktok #veiws #nm_shimul #viralvideo #nm_shimul #veiws #foryoupage

About