@gilmlnzk: Secara eksistensial, quote ini menggambarkan tragedi kehidupan manusia yang lahir dari ketidakseimbangan antara luasnya kemungkinan dan sempitnya keberadaan kita. Manusia mampu membayangkan begitu banyak kehidupan yang ingin dijalani, buku yang ingin dibaca, keterampilan yang ingin dikuasai, pengalaman yang ingin dirasakan, bahkan berbagai versi diri yang mungkin ingin diwujudkan. Namun kita hanya memiliki waktu, tubuh, dan kesempatan yang terbatas. Setiap pilihan berarti meninggalkan kemungkinan lain. Karena itu, tragedinya bukan sekadar bahwa hidup itu singkat, tetapi bahwa kesadaran kita tentang kemungkinan jauh lebih luas daripada kemampuan kita untuk mengalaminya. Kita dapat membayangkan seribu kehidupan, tetapi hanya dapat menjalani satu. Dalam perspektif eksistensial, keterbatasan ini membuat hidup sekaligus tragis dan bermakna: kita tidak mungkin memiliki semuanya, sehingga kita dipaksa memilih apa yang akan kita jadikan hidup. #CapCut
sapiens muda 🔬🧫
Region: ID
Wednesday 09 September 2026 17:40:45 GMT
Music
Download
Comments
HoujouYuuki :
everyone same problem
2026-09-09 18:40:09
3
Yang ytta aja :
peak
2026-09-24 18:00:10
0
Clapt◢ ◤ :
sosok wanita yg paling aku kagumi, Sylvia Plath
2026-09-10 12:26:01
11
NewLife :
Kehidupan adalah penderitaan, dan akar dari semua penderitaan adalah keinginan
2026-09-10 09:35:16
9
lelmove :
mau pake foto sendiri,tapi kata katanya gabisa disalin
2026-09-23 11:19:47
0
Sanha📚 :
2026-09-12 11:56:17
1
kinjin807 :
mengapa engkau ingin dirimu yang selalu melakukannya dan bukan orang lain yang seharusnya ada di sana sebagai mana adanya? tidakah anda merasa kita terlalu egois bahkan untuk sesuatu yang sentimental ini.
2026-09-14 12:58:02
1
jamalmasyaallah :
pas bgt gw baru baca the midnight library
2026-09-14 19:55:13
2
mm :
💯
2026-09-10 13:24:04
0
mas_shoffi :
peak
2026-09-16 08:56:08
1
🅰️lvares🇵🇭 :
😁😁😁
2026-09-11 03:25:18
0
To see more videos from user @gilmlnzk, please go to the Tikwm
homepage.