@berita_lampung: Pemerintah menyiapkan sekitar Rp 11 triliun dari APBN untuk membuka rekening secara massal bagi lebih dari 200 juta masyarakat. Setiap rekening akan mendapat dana pembukaan sebesar Rp 50.000, dengan program ditargetkan mulai berjalan sebelum akhir 2026. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan skema pembukaan rekening masih dibahas bersama Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). “Kita akan siapkan dalam waktu dekat. Roll out-nya kita akan bahas dengan BI dan OJK,” terangnya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (9/9/2026). Pembukaan rekening akan dilakukan bertahap melalui mekanisme yang disiapkan pemerintah, termasuk dengan mempertimbangkan sinkronisasi data kependudukan. Sumber: Antara Penulis: Teuku Muhammad Valdy Arief