@kumparan: Dugaan penghinaan terhadap Nabi Muhammad SAW yang menyeret nama pimpinan Majelis Dzikir Nurul Hikam, Asep Setiawan alias Abah Setu, memicu kemarahan warga Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi. Puluhan warga mendatangi majelis tersebut pada Senin (7/9) malam setelah video yang diduga berisi pernyataan penghinaan terhadap Nabi Muhammad SAW viral di media sosial. Majelis Dzikir Nurul Hikam berada di Desa Telajung, Cikarang Barat. Warga datang untuk meminta penjelasan langsung terkait isi video yang dinilai mengandung penghinaan terhadap Nabi Muhammad SAW. Polisi dari Polres Metro Bekasi bersama Polsek Cikarang Barat segera mendatangi lokasi untuk mencegah situasi berkembang menjadi tindakan anarkistis. Polisi kemudian memanggil Abah Setu untuk dimintai klarifikasi pada Selasa (8/9). Dalam keterangannya kepada penyidik, Abah Setu membantah telah menghina Nabi Muhammad SAW. Abah Setu juga mengklaim video yang beredar merupakan potongan rekaman yang telah mengalami penambahan maupun perubahan menggunakan teknologi kecerdasan buatan atau AI. Menurut dia, video tersebut tidak menggambarkan pernyataannya secara utuh. Aliyani mengatakan kepolisian telah meminta keterangan dari pihak terkait sebagai bagian dari proses pendalaman terhadap video yang beredar. 📸: Dok. Istimewa. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play. 📝: newsupdate | update | news | svl | R018 | R164 | E023 #bicarafaktalewatberita #kumparan