@100894463halona: Combo 2 Nước giặt OMO Matic #nuocgiat #nuocgiatomo #ecomobi #hoptaccungunilever #omomatic

Híu nhỏ xíu
Híu nhỏ xíu
Open In TikTok:
Region: VN
Thursday 10 September 2026 12:46:29 GMT
172
1
3
0

Music

Download

Comments

minh.nh.cute5
✨Minh Anh daily ✨ :
Thơm
2026-09-11 06:37:13
0
100894463halona
Híu nhỏ xíu :
🥰
2026-09-11 06:26:46
0
100894463halona
Híu nhỏ xíu :
👍🏻👍🏻👍🏻
2026-09-11 02:58:04
0
To see more videos from user @100894463halona, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

🏗️ Pentingnya Translasi dan Rotasi Saat Gempa Ketika gempa terjadi, bangunan tidak hanya bergoyang ke satu arah. Struktur akan mengalami pergerakan yang kompleks berupa translasi dan rotasi. Translasi adalah pergerakan bangunan secara horizontal akibat gaya gempa. Pada analisis struktur, translasi biasanya terjadi pada arah X dan Y. Jika bangunan mampu mengendalikan translasi dengan baik, maka gaya gempa dapat didistribusikan secara merata ke elemen-elemen struktur seperti kolom, balok, dinding geser, dan sistem bracing. Namun, tantangan yang lebih berbahaya adalah rotasi (torsi). Rotasi terjadi ketika pusat massa bangunan tidak berimpit dengan pusat kekakuan struktur. Akibatnya, saat gempa datang, bangunan tidak hanya bergeser tetapi juga berputar. Kondisi ini dapat menyebabkan sebagian kolom menerima beban jauh lebih besar dibanding kolom lainnya sehingga meningkatkan risiko kerusakan bahkan kegagalan struktur. Video gempa yang terjadi di Filipina menunjukkan bagaimana bangunan tinggi dapat mengalami kombinasi pergerakan translasi dan rotasi akibat energi gempa yang sangat besar. Pergerakan tersebut sebenarnya merupakan perilaku alami struktur dalam meredam energi gempa. Yang terpenting adalah memastikan simpangan dan rotasi masih berada dalam batas yang diizinkan oleh standar desain. Sebagai seorang engineer, kita tidak mendesain bangunan agar tidak bergerak saat gempa. Justru kita mendesain bangunan agar dapat bergerak secara terkontrol, menyerap energi gempa, dan tetap memberikan waktu bagi penghuni untuk menyelamatkan diri. Karena itu, pada proses analisis menggunakan ETABS atau software lainnya, pemeriksaan translasi, rotasi, drift antar lantai, ketidakberaturan torsi, dan partisipasi massa menjadi langkah yang sangat penting untuk memastikan bangunan memiliki kinerja yang baik ketika menghadapi gempa besar. Bangunan yang baik bukanlah bangunan yang kaku tanpa pergerakan, tetapi bangunan yang mampu bergerak secara terkendali tanpa mengalami keruntuhan. #StrukturBangunan #Gempa #EarthquakeEngineering #BIMEngineer #StructuralEngineer
🏗️ Pentingnya Translasi dan Rotasi Saat Gempa Ketika gempa terjadi, bangunan tidak hanya bergoyang ke satu arah. Struktur akan mengalami pergerakan yang kompleks berupa translasi dan rotasi. Translasi adalah pergerakan bangunan secara horizontal akibat gaya gempa. Pada analisis struktur, translasi biasanya terjadi pada arah X dan Y. Jika bangunan mampu mengendalikan translasi dengan baik, maka gaya gempa dapat didistribusikan secara merata ke elemen-elemen struktur seperti kolom, balok, dinding geser, dan sistem bracing. Namun, tantangan yang lebih berbahaya adalah rotasi (torsi). Rotasi terjadi ketika pusat massa bangunan tidak berimpit dengan pusat kekakuan struktur. Akibatnya, saat gempa datang, bangunan tidak hanya bergeser tetapi juga berputar. Kondisi ini dapat menyebabkan sebagian kolom menerima beban jauh lebih besar dibanding kolom lainnya sehingga meningkatkan risiko kerusakan bahkan kegagalan struktur. Video gempa yang terjadi di Filipina menunjukkan bagaimana bangunan tinggi dapat mengalami kombinasi pergerakan translasi dan rotasi akibat energi gempa yang sangat besar. Pergerakan tersebut sebenarnya merupakan perilaku alami struktur dalam meredam energi gempa. Yang terpenting adalah memastikan simpangan dan rotasi masih berada dalam batas yang diizinkan oleh standar desain. Sebagai seorang engineer, kita tidak mendesain bangunan agar tidak bergerak saat gempa. Justru kita mendesain bangunan agar dapat bergerak secara terkontrol, menyerap energi gempa, dan tetap memberikan waktu bagi penghuni untuk menyelamatkan diri. Karena itu, pada proses analisis menggunakan ETABS atau software lainnya, pemeriksaan translasi, rotasi, drift antar lantai, ketidakberaturan torsi, dan partisipasi massa menjadi langkah yang sangat penting untuk memastikan bangunan memiliki kinerja yang baik ketika menghadapi gempa besar. Bangunan yang baik bukanlah bangunan yang kaku tanpa pergerakan, tetapi bangunan yang mampu bergerak secara terkendali tanpa mengalami keruntuhan. #StrukturBangunan #Gempa #EarthquakeEngineering #BIMEngineer #StructuralEngineer

About