@f7.mt7: - الحمدلله على نعمه الامن والامان والسعودية 🤍🇸🇦. #اكسبلورexplore_فولو_لايك🤍 #بلوقر_فاطمه_الاسمري #اكسبلورexplore_لايك_كومنت_فولو #الممكله_العربيه_السعوديه🇸🇦 #اكسبلورexplore_لايك_كومنت_فولو

بلوقر |𝑭𝑨𝑻𝐈𝑴𝑨 📸
بلوقر |𝑭𝑨𝑻𝐈𝑴𝑨 📸
Open In TikTok:
Region: SA
Thursday 10 September 2026 13:39:40 GMT
1856
89
3
12

Music

Download

Comments

mga1409
🖤 :
2026-09-11 01:29:35
0
To see more videos from user @f7.mt7, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

“DON’T LOOK BACK IN ANGER” — OASIS Tahun 1995, Oasis sedang berada di puncak perjalanan mereka. Di tengah proses pengerjaan album What’s the Story Morning Glory?, Noel Gallagher menulis sebuah lagu yang kelak menjadi salah satu lagu paling dikenang dalam sejarah Britpop. Judulnya... “DON’T LOOK BACK IN ANGER.” Menariknya, lagu ini awalnya tidak ditulis untuk Noel nyanyikan sendiri. Noel sempat memberikan lagu tersebut kepada Liam Gallagher. Namun akhirnya Noel mengambil alih vokalnya. Dan ternyata, keputusan itu menjadi salah satu momen penting dalam sejarah Oasis. Dengan piano sederhana di awal lagu, kemudian gitar dan vokal Noel yang emosional, lagu ini terdengar seperti seseorang yang sedang berbicara kepada masa lalunya. Tentang kesalahan. Tentang kehilangan. Tentang penyesalan. Dan tentang belajar melepaskan kemarahan. Noel juga terinspirasi oleh musik yang sangat ia kagumi, terutama The Beatles dan John Lennon. Nuansa piano di awal lagu bahkan sering dibandingkan dengan gaya “Imagine”. Namun kekuatan terbesar lagu ini bukan hanya pada musiknya. Pesannya. Kita semua pernah punya masa lalu yang ingin kita ubah. Pernah kecewa kepada seseorang. Pernah berharap sesuatu berjalan berbeda. Tapi waktu tidak pernah berjalan mundur. Jadi mungkin, yang bisa kita lakukan hanyalah menerima semuanya sebagai bagian dari perjalanan. Tidak harus melupakan. Tidak harus memaafkan semuanya sekaligus. Cukup belajar untuk melihat ke belakang... tanpa lagi membawa kemarahan. 🎹 So, don’t look back in anger. 📀 Oasis — (What’s the Story) Morning Glory? 🎸 1995 #Oasis #DontLookBackInAnger #WhatsTheStoryMorningGlory #Britpop #NoelGallagher
“DON’T LOOK BACK IN ANGER” — OASIS Tahun 1995, Oasis sedang berada di puncak perjalanan mereka. Di tengah proses pengerjaan album What’s the Story Morning Glory?, Noel Gallagher menulis sebuah lagu yang kelak menjadi salah satu lagu paling dikenang dalam sejarah Britpop. Judulnya... “DON’T LOOK BACK IN ANGER.” Menariknya, lagu ini awalnya tidak ditulis untuk Noel nyanyikan sendiri. Noel sempat memberikan lagu tersebut kepada Liam Gallagher. Namun akhirnya Noel mengambil alih vokalnya. Dan ternyata, keputusan itu menjadi salah satu momen penting dalam sejarah Oasis. Dengan piano sederhana di awal lagu, kemudian gitar dan vokal Noel yang emosional, lagu ini terdengar seperti seseorang yang sedang berbicara kepada masa lalunya. Tentang kesalahan. Tentang kehilangan. Tentang penyesalan. Dan tentang belajar melepaskan kemarahan. Noel juga terinspirasi oleh musik yang sangat ia kagumi, terutama The Beatles dan John Lennon. Nuansa piano di awal lagu bahkan sering dibandingkan dengan gaya “Imagine”. Namun kekuatan terbesar lagu ini bukan hanya pada musiknya. Pesannya. Kita semua pernah punya masa lalu yang ingin kita ubah. Pernah kecewa kepada seseorang. Pernah berharap sesuatu berjalan berbeda. Tapi waktu tidak pernah berjalan mundur. Jadi mungkin, yang bisa kita lakukan hanyalah menerima semuanya sebagai bagian dari perjalanan. Tidak harus melupakan. Tidak harus memaafkan semuanya sekaligus. Cukup belajar untuk melihat ke belakang... tanpa lagi membawa kemarahan. 🎹 So, don’t look back in anger. 📀 Oasis — (What’s the Story) Morning Glory? 🎸 1995 #Oasis #DontLookBackInAnger #WhatsTheStoryMorningGlory #Britpop #NoelGallagher

About