Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
API
Home
How To Use
Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
Detail
@imma.okiff:
Zer0 9
Open In TikTok:
Region: TG
Thursday 10 September 2026 17:57:06 GMT
5101
252
6
19
Music
Download
No Watermark .mp4 (
3.16MB
)
No Watermark(HD) .mp4 (
3.91MB
)
Watermark .mp4 (
0MB
)
Music .mp3
Comments
✞ 𝕻𝖆𝖙𝖊𝖗𝖓𝖊 ✞ :
Comment ça il va chercher quelqu'un d'autre 😂😂
2026-09-10 20:56:43
0
Jean Wesley Pierre :
2026-09-10 20:50:09
0
Sir Anthony :
Je suis comme ça c'est le pays de mon oncle 🤣🤣🤣
2026-09-10 19:59:22
0
le missionnaire :
😂😂😂😂
2026-09-10 20:18:18
0
Bodjess :
😂😂😂😂😂😂😂
2026-09-10 21:14:01
0
To see more videos from user @imma.okiff, please go to the Tikwm homepage.
Other Videos
#رهف❤️🔥 #ليبيا🇱🇾
If you’ve lost money on rental application fees, this one’s for you #law #californialaw #tenantrights #rentersrights #renters
#skich #galary #foryou #artist #namo
#OVERLAY pedido: @bruno | 𝗗𝗘𝗔𝗗𝗟𝗜𝗡𝗘⁴ nao ia postar, masvo ta postando #overlay #aftereffects #tutorial #tutorials 🔍 overlay sparkles
#dieu est ma force #muslim #abdulnassergarba #arewa__tiktok #👂👂👂
Polisi mengungkap terdapat sejoli berinisial VA (17) dan pacarnya WAP (18) yang mengubur bayi hasil hubungan di luar nikah di Bandungan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Bayi tersebut ternyata pertama kali ditemukan oleh ayah WAP sendiri di sebuah kebun. Kasat Reskrim Polres Semarang AKP M. Bodia Teja Lelana mengatakan, awalnya VA— yang baru lulus SMA— melahirkan seorang diri di kamar mandi rumahnya pada 3 September 2026 sekitar pukul 02.30 WIB. Ia melahirkan secara terburu-buru karena takut diketahui orang lain, bahkan menarik paksa bayi untuk keluar dari rahim. “Selanjutnya bayi dibersihkan, dibungkus menggunakan daster, kemudian dimasukkan ke dalam kantong plastik hitam. Bayi tersebut lalu diletakkan di bawah angkong di samping rumah,” jelas Bodia dalam jumpa pers di Polres Semarang, Rabu (9/9), Bodia mengatakan, bayi tersebut kemudian ditemukan oleh ayah WAP yang saat itu sedang mencari rumput di kebunnya. Ia tidak sengaja menemukan jasad bayi tersebut setelah melihat adanya gundukan di kebun. Berdasarkan hasil autopsi, bayi tersebut meninggal akibat kekurangan napas setelah ditarik paksa dari rahim. Bodia mengatakan bayi tersebut seharusnya masih dapat hidup apabila proses persalinan dilakukan secara normal. 📸: Dok. kumparan/Intan Alliva, Polres Semarang. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play. 📝: newsupdate | update | news | svl | R120 | E164 | E127 #bicarafaktalewatberita #kumparan
About
Robot
API
Legal
Privacy Policy